MANAGED BY:
SENIN
18 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Rabu, 21 Februari 2018 09:36
Lepas dari Candu Batu Bara dan Migas

Siapkan Industri Hilir, Pariwisata dan Pertanian Masa Depan

PROKAL.CO, SAMARINDA – Kaltim jangan terlena dengan membaiknya harga batu bara. Sebaliknya, meski harga emas hitam stabil tinggi, perekonomian provinsi ini diharapkan tak bergantung dengan sumber daya alam tersebut. Harga batu bara acuan yang dirilis Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Februari 2018 sebesar USD 100,69 per ton. Angka itu cukup tinggi ketimbang akhir tahun lalu sebesar USD 94,04 per ton.

Demi tak terus bergantung dengan batu bara, minyak dan gas, Pemprov Kaltim merencanakan struktur ekonomi ke depan yang mengacu pada sumber daya yang bisa diperbarui. Dalam gelaran Kaltim Summit III, Kamis (15/2) lalu, dalam wawancaranya kepada media ini, pakar ekonomi Indonesia Rhenald Kasali mengungkapkan, perekonomian Kaltim bisa lepas dari candu migas dan batu bara. Namun, itu baru bisa terealisasi setelah dua periode lagi gubernur Kaltim.

Akan tetapi, catatan yang harus dipegang adalah meneruskan perencanaan yang sudah dibuat, bahkan diperkuat. Dia tidak menyarankan tak perlu membuat perencanaan baru. Yang perlu adalah belajar dari evaluasi.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim Zairin Zain mengungkapkan, ke depan Kaltim menyiapkan pengembangan industri hilir untuk struktur ekonomi Kaltim setelah migas dan batu bara.

Zain menerangkan, sedikitnya ada enam sektor yang sedang disiapkan pengembangannya. Di antaranya, hilirisasi komoditas sawit, batu bara, pertanian, industri kecil beserta usaha kecil menengah (UKM), pariwisata, dan hilirisasi industri perikanan.

Semua sektor tersebut, mulai digenjot sejak tahun ini hingga 2030. “Yang terpenting komitmen para stakeholder dalam penerapannya,” ujar pria yang juga menjabat pejabat sementara (Pjs) wali kota Samarinda itu.

Menurut dia, transformasi ekonomi Kaltim dari batu bara dan migas ke agroindustri dan agrobisnis adalah mimpi Kaltim yang harus tercapai. “Hingga 2030, Kaltim mesti melewati lima fase,” ujarnya.

Periode pertama adalah periode hilirisasi, dilanjutkan fase pengembangan kapasitas, kemudian menuju fase peningkatan nilai tambah dan penguatan nilai. Zairin mengatakan, kini Kaltim sudah pada fase ketiga. “Fase tersebut dimulai sejak 2015–2020 mendatang,” ujarnya.

Dua fase ekonomi yang akan dihadapi Kaltim plus menjadi pekerjaan rumah pemimpin Kaltim selanjutnya adalah fase industri ramah lingkungan dan inovasi industri. Zain mengungkapkan, bisnis sawit kini menjadi investasi yang sedang menggeliat. Nyaris semua investor di Kaltim mulai melirik sektor industri hilir.

Untuk sawit, banyak investor bakal membangun pabrik pengolahan crude palm oil (CPO). Pembangunan diinisiasi pengusaha yang memiliki kebun di atas 6.000 hektare. Jumlahnya diprediksi lebih 60 pabrik. Iklim investasi yang baik di sektor perkebunan membuat investor melirik membangun pabrik pengolahan produk turunannya. Pabrik bahan bakar biodiesel, misalnya, dibangun PT Kutai Refinery Nusantara. Menurut rencana, pabrik diresmikan Juli 2018.

Sebelumnya, pada 2013, Pemprov Kaltim menargetkan investasi Rp 30 triliun. Realisasinya berhasil tembus hingga mencapai Rp 31,7 triliun. Demikian pula pada 2014, dari target Rp 35 triliun, realisasi mencapai Rp 37,8 triliun. Lalu 2015, target Rp 37,1 triliun realisasi mencapai Rp 39,3 triliun. Tingginya investasi dalam tiga tahun itu dipengaruhi masuknya kucuran investasi ke sektor pertambangan dan perkebunan. (*/fch/rom/k8)


BACA JUGA

Senin, 18 Juni 2018 07:55

Bukan Panggung Rookie

PIALA Dunia 2018 bukan untuk rookie. Peringatan ini wajib didengar Inggris. Apalagi setelah melihat…

Minggu, 17 Juni 2018 01:37

Libur Panjang Reduksi Kepadatan

SAMARINDA  –  Kebijakan pemerintah memberi porsi besar untuk cuti bersama pada periode…

Minggu, 17 Juni 2018 01:26

Ambulans saat Lebaran

SETELAH salat Idulfi tri, dari Balikpapan saya dan keluarga langsung bertolak ke Sangasanga, Kutai Kartanegara.…

Minggu, 17 Juni 2018 01:20

Perjalanan Via Darat, Waspada Mobil Terbakar

ANCAMAN  dalam setiap perjalanan darat, termasuk saat arus balik, bisa menimpa siapa saja. Tragedi…

Minggu, 17 Juni 2018 01:11

Minimalisir Kebakaran, Remajakan Listrik Setiap 15 Tahun

SANGATTA  -  Musibah tak mengenal momen. Perayaan Idulfitri hari kedua di Sangatta, diwarnai…

Minggu, 17 Juni 2018 01:08

Siapa pun yang Menang, Rakyat Korbannya

Seandainya koalisi tidak melancarkan serangan besar-besaran ke Al Hudaida pekan lalu, dunia mungkin…

Sabtu, 16 Juni 2018 13:00

Libur Lebaran, Wisata Tirta Bakal Ramai

KALTIM menyimpan banyak destinasi wisata yang tak kalah menarik dan indah dengan tempat-tempat di luar…

Sabtu, 16 Juni 2018 12:00

Mobil Terbakar setelah Mogok, Truk BBM Terguling Tak Terkendali

SAMARINDA – Sementara banyak umat Islam merayakan Hari Kemenangan dan penuh sukacita, sebagian…

Sabtu, 16 Juni 2018 01:34

Tinggal Puing setelah Salat

MUSIBAH  tak dapat terelakkan meski momen Idulfitri sekalipun. Jika sebagian besar warga melewati…

Sabtu, 16 Juni 2018 01:12

2022 Mulai Tidak Kompak

PEMERINTAH boleh bersyukur penetapan awal puasa dan lebaran tahun ini bersamaan. Tetapi, jika penyatuan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .