MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Rabu, 21 Februari 2018 09:36
Lepas dari Candu Batu Bara dan Migas

Siapkan Industri Hilir, Pariwisata dan Pertanian Masa Depan

PROKAL.CO, SAMARINDA – Kaltim jangan terlena dengan membaiknya harga batu bara. Sebaliknya, meski harga emas hitam stabil tinggi, perekonomian provinsi ini diharapkan tak bergantung dengan sumber daya alam tersebut. Harga batu bara acuan yang dirilis Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Februari 2018 sebesar USD 100,69 per ton. Angka itu cukup tinggi ketimbang akhir tahun lalu sebesar USD 94,04 per ton.

Demi tak terus bergantung dengan batu bara, minyak dan gas, Pemprov Kaltim merencanakan struktur ekonomi ke depan yang mengacu pada sumber daya yang bisa diperbarui. Dalam gelaran Kaltim Summit III, Kamis (15/2) lalu, dalam wawancaranya kepada media ini, pakar ekonomi Indonesia Rhenald Kasali mengungkapkan, perekonomian Kaltim bisa lepas dari candu migas dan batu bara. Namun, itu baru bisa terealisasi setelah dua periode lagi gubernur Kaltim.

Akan tetapi, catatan yang harus dipegang adalah meneruskan perencanaan yang sudah dibuat, bahkan diperkuat. Dia tidak menyarankan tak perlu membuat perencanaan baru. Yang perlu adalah belajar dari evaluasi.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim Zairin Zain mengungkapkan, ke depan Kaltim menyiapkan pengembangan industri hilir untuk struktur ekonomi Kaltim setelah migas dan batu bara.

Zain menerangkan, sedikitnya ada enam sektor yang sedang disiapkan pengembangannya. Di antaranya, hilirisasi komoditas sawit, batu bara, pertanian, industri kecil beserta usaha kecil menengah (UKM), pariwisata, dan hilirisasi industri perikanan.

Semua sektor tersebut, mulai digenjot sejak tahun ini hingga 2030. “Yang terpenting komitmen para stakeholder dalam penerapannya,” ujar pria yang juga menjabat pejabat sementara (Pjs) wali kota Samarinda itu.

Menurut dia, transformasi ekonomi Kaltim dari batu bara dan migas ke agroindustri dan agrobisnis adalah mimpi Kaltim yang harus tercapai. “Hingga 2030, Kaltim mesti melewati lima fase,” ujarnya.

Periode pertama adalah periode hilirisasi, dilanjutkan fase pengembangan kapasitas, kemudian menuju fase peningkatan nilai tambah dan penguatan nilai. Zairin mengatakan, kini Kaltim sudah pada fase ketiga. “Fase tersebut dimulai sejak 2015–2020 mendatang,” ujarnya.

Dua fase ekonomi yang akan dihadapi Kaltim plus menjadi pekerjaan rumah pemimpin Kaltim selanjutnya adalah fase industri ramah lingkungan dan inovasi industri. Zain mengungkapkan, bisnis sawit kini menjadi investasi yang sedang menggeliat. Nyaris semua investor di Kaltim mulai melirik sektor industri hilir.

Untuk sawit, banyak investor bakal membangun pabrik pengolahan crude palm oil (CPO). Pembangunan diinisiasi pengusaha yang memiliki kebun di atas 6.000 hektare. Jumlahnya diprediksi lebih 60 pabrik. Iklim investasi yang baik di sektor perkebunan membuat investor melirik membangun pabrik pengolahan produk turunannya. Pabrik bahan bakar biodiesel, misalnya, dibangun PT Kutai Refinery Nusantara. Menurut rencana, pabrik diresmikan Juli 2018.

Sebelumnya, pada 2013, Pemprov Kaltim menargetkan investasi Rp 30 triliun. Realisasinya berhasil tembus hingga mencapai Rp 31,7 triliun. Demikian pula pada 2014, dari target Rp 35 triliun, realisasi mencapai Rp 37,8 triliun. Lalu 2015, target Rp 37,1 triliun realisasi mencapai Rp 39,3 triliun. Tingginya investasi dalam tiga tahun itu dipengaruhi masuknya kucuran investasi ke sektor pertambangan dan perkebunan. (*/fch/rom/k8)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 12:00

KEJI..!! Bapak-Anak Habisi Bos Sendiri

BALIKPAPAN – Aksi kejahatan yang masih mewarnai Balikpapan membuat kota ini tak lagi aman. Setelah…

Selasa, 18 September 2018 08:51

Menang setelah Lima Tahun

TENGGARONG – Mitra Kukar berhasil mematahkan kutukan tak pernah menang dari Persipura Jayapura…

Selasa, 18 September 2018 08:47

DPRD Kaltim Ngotot Bentuk Pansus

SAMARINDA - Upaya DPRD Kaltim membentuk panitia khusus (pansus) proyek multiyears contract (MYC) tidak…

Selasa, 18 September 2018 08:44

Edy Sinergi dengan Program Gubernur

DUKUNGAN untuk para kandidat anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI daerah pemilihan (dapil) Kaltim…

Senin, 17 September 2018 09:24

PPU Buka Jalur Alternatif

PENAJAM – Bentang utama atau tengah Jembatan Pulau Balang terus berprogres. Namun, persoalan baru…

Senin, 17 September 2018 09:21

Edy Nyaman di Puncak, Ferdian Membuntuti

PERSAINGAN dan dukungan kepada kandidat calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di polling garapan…

Minggu, 16 September 2018 12:00

Waswas Jadi Jembatan “Abunawas”

SAMARINDA – Pembangunan Jembatan Pulau Balang yang menghubungkan Balikpapan dan Penajam Paser…

Minggu, 16 September 2018 12:00

Mantan Jubir Kemendagri, Tiga Bulan Jadi Pj Gubernur

SAMARINDA - Teka-teki penjabat (Pj) gubernur Kaltim yang ditunjuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)…

Minggu, 16 September 2018 11:00

Pusat Bakal Jatuhkan Sanksi

JAKARTA - Pemerintah tidak ingin disebut lambat menjatuhkan sanksi untuk 2.259PNS kasus korupsi yang…

Minggu, 16 September 2018 08:53

Beri Tanda Khusus Caleg Eks Koruptor

JAKARTA – Tak ada yang bisa membatalkan putusan Mahkamah Agung (MA) yang membolehkan bakal calon…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .