MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Selasa, 20 Februari 2018 10:24
Waspadai D(L)erby
TANTANGAN BERAT: Dedi Gusmawan jadi pemain yang bertugas mengawal pertahanan Mitra Kukar dari gedoran penyerang Borneo FC. Salah satunya, Lerby Eliandry (foto kanan).

PROKAL.CO, TENGGARONG – Jelang bentrokan dengan Borneo FC di laga pembuka Piala Gubernur Kaltim (PGK) II/2018, skuad Mitra Kukar terus berbenah. Selain fokus terhadap kekuatan sendiri, menganalisis kekuatan lawan jadi hal yang paling ditekankan. Selain mewaspadai kolektivitas Pesut Etam, penggawa Naga Mekes dituntut mempelajari kekuatan lawan per individu.

Menilik dua pertemuan di Liga 1 musim lalu, sosok Lerby Eliandry dinilai patut mendapat perhatian khusus. Pasalnya, striker timnas tersebut selalu mencetak gol di setiap partai derbi. Total, pemain asli Samarinda itu sudah menjaringkan tiga gol ke gawang Mitra Kukar dari dua pertemuan. Sebagai target man, Lerby adalah sosok komplet. Punya postur tinggi dan piawai memanfaatkan peluang di depan gawang.

Bersama striker Persela Lamongan yang kini berseragam Barito Putera Samsul Arif, Lerby menjadi bomber lokal tersubur musim lalu dengan 16 gol. Jumlah yang cukup menjanjikan untuk ukuran penyerang lokal. Dengan kemampuannya tersebut, bukan tidak mungkin Lerby bakal menjadi momok bagi lini belakang tim Kota Raja.

Menanggapi hal itu, wing back kanan Mitra Kukar Abdul Gamal menuturkan, Lerby wajib mendapatkan pengawalan ketat. Membiarkan eks Bali United itu sama saja “bunuh diri”. Namun, eks Semen Padang itu menegaskan, Borneo FC bukan hanya Lerby. Pemain lain sekelas Srdan Lopicic, Amrizal Umanailo, dan Marlon da Silva, pun layak mendapat atensi.

“Lerby adalah salah satu pemain Borneo yang tak bisa dibiarkan berkreasi. Dia cukup mematikan di kotak 16. Tapi bukan berarti semua berfokus kepada Lerby, pemain lain juga tak kalah penting mendapatkan pengawalan ketat,” beber pemain 29 tahun tersebut.

Gamal menambahkan, timnya harus benar-benar bekerja keras jika tak ingin tersungkur di laga perdana PGK. Kendati manajemen tak mematok target, dia menegaskan, rekan setimnya selalu ada nilai persaingan di laga derbi. “Kami tidak dibebani target oleh manajemen, tapi kami tak mau jadi bulan-bulanan di PGK. Jika bisa memberikan yang terbaik, kenapa tidak?” pungkas pemain yang memulai karier di Persiter Ternate itu. (don/ndy/k16)


BACA JUGA

Rabu, 23 Januari 2019 07:28

Resmi ke Barito Putera

SAMARINDA – Setelah sempat bungkam soal masa depannya, Bayu Pradana…

Rabu, 23 Januari 2019 07:24

Mei, Kompetisi Liga 2 Bergulir

BALIKPAPAN  - Kepastian kompetisi Liga Indonesia akhirnya menemui titik terang.…

Rabu, 23 Januari 2019 07:19

Opsi Terbaik Ukur Kemampuan

SAMARINDA - Atensi maksimal diberikan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi)…

Rabu, 23 Januari 2019 07:17

Demi Pembinaan Jangka Panjang

BALIKPAPAN  -  Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI 2018 di Sangatta,…

Rabu, 23 Januari 2019 07:16

Ahlinya Transfer Nyeleneh

BARCELONA - Bukan Christian Stuani maupun Carlos Vela. Barcelona malah…

Selasa, 22 Januari 2019 12:30

Karolina Pliskova Bentrok dengan Serena

MELBOURNE - Upaya Serena Williams meraih trofi grand slam ke-24…

Selasa, 22 Januari 2019 07:25

Rekor The Tractor Terhenti

NAPLES - Bagi bek Lazio Francesco Acerbi, giornata ke-20 Serie…

Selasa, 22 Januari 2019 07:19

Serah Terima Legalitas Rampung

BALIKPAPAN  -  Manajemen baru Persiba Balikpapan bisa bernapas lega. Permasalahan…

Selasa, 22 Januari 2019 07:13

Sudah Dapatkan Pelatih Baru

MAKASSAR - PSM Makassar sudah mendapatkan pelatih baru untuk musim…

Selasa, 22 Januari 2019 07:07

Resmi Milik Messi

BARCELONA - Cepat atau lambat, Lionel Messi pasti mencetak gol…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*