MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Senin, 19 Februari 2018 10:34
Abses Peritonsiler, Bernanah Sekitar Amandel
SERAK: Nyeri pada tenggorokan merupakan gejala abses peritonsiler karena nanah yang tertimbun.

PROKAL.CO, Pada ujung dalam mulut terdapat tonsil atau yang dikenal dengan amandel. Saat nyeri menelan, biasanya akibat dari radang amandel. Jika radang amandel tidak diatasi, penyakit ini akan meluas dan terjadi komplikasi. Salah satu komplikasi dari radang amandel adalah abses peritonsiler.

“Abses peritonsiler adalah penimbunan nanah di daerah sekitar tonsil (amandel). Abses peritonsiler bisa menyerang anak-anak yang lebih besar, remaja, dan dewasa muda,” terang dr Moriko Pratiningrum SpTHT-KL, saat diwawancarai Jumat (16/2).

Abses peritonsiler, lanjut dia, dapat terjadi pada umur 10–60 tahun, namun paling sering terjadi pada umur 20–40 tahun. Tetapi sejak penggunaan antibiotik untuk mengobati tonsilitis, penyakit ini sekarang relatif jarang ditemukan.

“Abses peritonsiler paling sering disebabkan oleh bakteri streptokokus. Tetapi terkadang bisa juga disebabkan bakteri lainnya. Ada beberapa faktor yang meningkatkan kemungkinan terbentuknya penyakit ini, yakni infeksi gigi dan gusi, tonsillitis kronis, infeksi mononucleosis, merokok, leukemia limfositik kronik, dan endapan kalsium atau batu pada tonsil,” terang dokter spesialis telinga, hidung, tenggorok, kepala, dan leher tersebut.

Moriko mengatakan, gejala yang dialami penderita abses peritonsiler biasanya nyeri tenggorokan, pembengkakan kelenjar getah bening leher, air liur menetes, sakit kepala, demam dan kadang-kadang suara serak.

“Untuk mengatasi nyeri bisa diberikan analgetik (obat pereda nyeri). Nanah biasanya dibuang dengan cara menyedotnya dengan jarum suntik atau dengan membuat sayatan pada abses. Tonsilektomi merupakan indikasi absolut pada orang yang menderita abses peritonsilaris atau abses yang meluas pada ruang jaringan sekitarnya. Abses peritonsiler mempunyai kecenderungan besar untuk kambuh,” pungkas dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda tersebut. (*/yuv2/k8)


BACA JUGA

Minggu, 09 Desember 2018 06:20

Icip-Icip Olahan Sambal Gami

SIAPA tidak kenal sambal gami? Olahan khas Bontang itu kini…

Minggu, 09 Desember 2018 06:18

Tips Olah Ayam Bakar Nikmat

SAAT ini, banyak ditemukan tempat makan yang menjual ayam bakar.…

Senin, 03 Desember 2018 10:07

Anak Ngambek, Bunda Jangan Stress, Lakukan Ini

Ketika mengajak anak ke mal atau ketika mereka menginginkan sesuatu,…

Minggu, 02 Desember 2018 10:06

Percaya Diri dengan Tubuh Mini

TIDAK sedikit dari kaum hawa harus menghadapi berbagai tekanan yang…

Minggu, 02 Desember 2018 06:26

Terinspirasi Pernikahan Sendiri

Tangan kanan Widy berhati-hati tatkala melukis di punggung tangan kliennya.…

Minggu, 02 Desember 2018 06:22

17 Jam Melayani Satu Keluarga

PENGALAMAN adalah guru terbaik, hal itu diyakini Widyasari yang sudah…

Minggu, 02 Desember 2018 06:18

Belajar dari Pengalaman untuk Menjadi Orang Besar

NYARIS seluruh daerah terpencil di Kalimantan pernah disambangi Widyasari untuk…

Minggu, 02 Desember 2018 06:16

Inovasi Kue Tradisional

BANYAK orang berlomba-lomba mengembangkan kreativitas demi menciptakan menu terbaru. Salah…

Minggu, 02 Desember 2018 06:13

Terang Bulan Cake

HENNY Chandra tertarik membuat keik dengan konsep dari terang bulan…

Selasa, 27 November 2018 11:35

Cantik dengan Tomat, Begini Caranya...

Tomat kaya akan beta-karoten, vitamin C dan lycopene, ini yang membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .