MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Senin, 19 Februari 2018 10:19
Deklarasi Kampanye Damai, Cawagub Ini Malah Bilang Samarinda Tak Layak Huni...

Bawaslu: Paslon Sebaiknya Fokus ke Program

-

PROKAL.CO, SAMARINDA – Keempat Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim tampil satu panggung kemarin (18/2). Mereka hadir dalam gelaran Deklarasi Kampanye Damai dan Keterbukaan Informasi Publik yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim di Kompleks Stadion Madya Sempaja.

Belum juga jadwal kampanye akbar masing-masing paslon ditentukan, tapi sudah ada benih-benih “serangan” di antara kandidat. Dalam acara deklarasi kemarin, masing-masing paslon memang diperkenankan melakukan orasi politik selama 7 menit.

Sesuai nomor urut paslon, pasangan Andi Sofyan Hasdam-Nusyirwan Ismail (AnNur) mendapat kesempatan pertama orasi. Dilanjutkan Syaharie Jaang-Awang Ferdian Hidayat (JaDi), Isran Noor-Hadi Mulyadi, dan ditutup dengan orasi Rusmadi Wongso-Safaruddin.

Dari semua paslon, calon wakil gubernur pasangan nomor urut tiga, Hadi Mulyadi tak hadir. Posisi Hadi digantikan oleh Ketua DPW PAN Kaltim Darlis Pattalongi. Dari keempat paslon, orasi politik yang disampaikan calon wakil gubernur urutan 4 Safaruddin paling mencuri perhatian.

Pasalnya, dalam orasi terbuka pertamanya itu, mantan kapolda Kaltim tersebut mengkritik perkembangan Samarinda yang menurutnya mesti banyak pembenahan. Pada awal orasinya, terutama masalah banjir. Safaruddin meminta maaf kepada para pendukungnya yang tak bisa hadir ke acara deklarasi lantaran rumahnya tergenang air.

“Banyak yang mau hadir ke sini (Stadion Madya Sempaja) tapi terjebak banjir,” tuturnya. Bahkan, Safaruddin menyinggung survei yang dilakukan oleh Kementerian Agraria beberapa waktu lalu yang menempatkan Samarinda sebagai salah satu kota yang masuk kategori tidak layak huni.

“Ini bukan saya yang bilang, tapi survei. Lalu, apa yang mau diharapkan dari pengelolaan kota tak layak huni?” ujarnya disambut sorakan pendukungnya.

Mestinya, kata dia, sebagai pemimpin harus memikirkan warganya yang tak bisa tidur karena dihantui genangan air. Selain Safaruddin, kandidat lain menggunakan orasi politik sebagai penyampaian visi-misi. Sofyan Hasdam misalnya, menyampaikan program Kaltim adalah Kita. “Kami berkomitmen menjaga Pilgub Kaltim 2018 tetap aman, tanpa politik uang, politisasi SARA, dan menyebar hoax,” ujarnya.

Untuk hal terakhir, dia menegaskan kepada para pendukungnya, jangan menjadi penyebar hoax. Calon gubernur nomor urut 2 Syaharie Jaang menyampaikan pasangan JaDi akan membangun Kaltim dengan mengedepankan sumber daya alam yang bisa diperbarui. “Dengan menitikberatkan pada pertanian dalam arti luas. Perkebunan, perikanan, dan peternakan,” jelas Jaang.

Sementara itu, Isran Noor justru menyerahkan orasi politiknya kepada Darlis Pattalongi yang mewakili Hadi Mulyadi. Mengenai orasi Safaruddin yang berpotensi menyinggung calon lain, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim Saipul Bahtiar mengungkapkan, dirinya sudah memberi peringatan secara lisan kepada pasangan nomor urut 4.

“Acara hari ini (kemarin) kan mestinya diselenggarakan KPU Kaltim demi terwujudnya pemilihan kepala daerah (pilkada) damai di Kaltim. Jadi mestinya keempat paslon konsisten dengan komitmen tersebut,” ujarnya.

Diwawancara terpisah, pihak pasangan JaDi yang diduga menjadi sasaran orasi Safaruddin sangat menyayangkan kejadian tersebut. “Sindiran seperti itu tak pantas dikemukakan di arena pilkada. Saya minta KPU dan Bawaslu tegas menindak,” kata Rusman Yaqub, ketua tim pemenangan JaDi. Di media sosial, video Safaruddin itu langsung viral dan banyak yang mengecam. (*/fch/kri/k9)

 


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 21:03

Jaringan Pengedar Sabu Kutai Timur Dibongkar, Mobil dan Motor Disita

Samarinda - Jajaran Badan Narkotika Nasional Provinsi Kaltim membongkar jaringan…

Rabu, 12 Desember 2018 21:00

Tower Lampu Hias di Taman Samarendah Ternyata Sumbangan XL

SAMARINDA- - Tower lampu hias di bagian tengah Taman Samarendah…

Rabu, 12 Desember 2018 09:18

Rapat 30 Menit, Inspektur Tambang Dapat Pembagian Laptop

SAMARINDA - Menindak lanjuti tuntutan Komite Lawan Tambang yang berunjuk…

Rabu, 12 Desember 2018 08:20

Tersangka Kasus Pasar Baqa Bertambah

SAMARINDA – Jumlah tersangka dalam dugaan korupsi pembangunan Pasar Baqa…

Senin, 10 Desember 2018 21:48

Mahasiswa Nyerocos dan Mengejek, Wagub Sempat Berang

SAMARINDA  - Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi merasa berang terhadap…

Senin, 10 Desember 2018 13:40

HANTU KACAK BERAKSI..!! Korban Lapor Polisi, Pelaku Pura-Pura Gila?

SAMARINDA - Jajaran kepolisian dari Polsek Samarinda Ilir mengamankan seorang…

Senin, 10 Desember 2018 07:59

Smart City Dimulai 2019

SAMARINDA – Konsep Smart Cityterus digaungkan Pemkot Samarinda dua tahun…

Senin, 10 Desember 2018 07:36

DPRD Minta Transparan

SAMARINDA - Sejumlah instansi pemerintah pusat maupun daerah sudah mengumumkan…

Senin, 10 Desember 2018 07:36

Harga TBS Anjlok, Ini yang Harus Dilakukan Pemerintah

SAMARINDA - Lemahnya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit…

Minggu, 09 Desember 2018 23:16

Dua Pasar di Samarinda Dapat Penghargaan

Pasar Baqa dan Pasar Lok Bahu Raih Penghargaan dari Kemendag Samarinda-…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .