MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 19 Februari 2018 08:58
Bupati Resmikan Wisata Mangrove Bulalung
TERPANJANG: Kawasan wisata hutan mangrove di Tanjung Batu yang memiliki jalur untuk berjalan kaki terpanjang di Indonesia, diresmikan Bupati Berau Muharram hari ini (19/2). (Dok/hms)

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau pantas merasa bangga. Sekarang, memiliki satu daya tarik wisata yang baru di Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan. Yakni kawasan mangrove dengan jalur atau lintasan bagi pejalan kaki terpanjang di Indonesia, yakni 1.400 meter. Tempat wisata tersebut diresmikan Bupati Berau Muharram, Senin (19/2).

Penataan kawasan mangrove atau hutan bakau di Bulalung, Kampung Tanjung Batu, itu dilakukan  Millenium Challenge Account Indonesia (MCAI) bersama konsorsium Javleg. Hutan bakau yang diperkirakan merupakan generasi pertama di daerah ini, sudah sejak lama ingin dikembangkan sebagai satu kawasan wisata berbasis konservasi.

Hutan Mangrove Bulalung di Tanjung Batu menjadi pilihan untuk dikembangkan.  Bukan hanya membangun jalur untuk pejalan dari bahan kayu. Melainkan juga dibangun Pusat Informasi Mangrove (PIM). Diperkirakan, di kawasan yang dikembangkan tersebut, terdapat 42 jenis mangrove. Namun, baru teridentifikasi 21 jenis.

MCAI melalui konsorsium Javleg menggelontorkan dana yang cukup besar, yakni sekira Rp 3 miliar untuk membangun lintasan sepanjang 1.400 meter. Dibanding yang ada di Indonesia, dipastikan kawasan Tanjung Batu tersebut adalah daerah wisata mangrove dengan jalur  terpanjang. Dibangun selama hampir enam bulan, menggunakan bahan kayu yang direkomendasikan “halal” untuk dipakai.

Berikut, ada pula rumah panggung yang dijadikan sebagai Pusat Informasi Mangrove (PIM). Selanjutnya pemberdayaan masyarakat kampung melalui pelatihan dan bantuan peralatan membuat makanan (amplang dan bakso) berbahan ikan laut.

 Selanjutnya di Tanjung Batu, MCAI membangun pembangkit listrik tenaga surya di Kampung Teluk Alulu, Kecamatan Maratua, sebagai pendukung pabrik es balok untuk nelayan. Serta, pengolahan kelapa menjadi minyak goreng yang sehat. (hms/san/k9)


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 10:03

Bupati Minta Warga Bersabar

PENAJAM - Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Gafur Mas’ud…

Rabu, 12 Desember 2018 10:01

Membangun hingga ke Pelosok

TANA PASER – Hampir tiga tahun berjalan sejak dilantik Februari…

Rabu, 12 Desember 2018 10:00

Penghargaan Peduli HAM

BUPATI Paser Yusriansyah Syarkawi menerima penghargaan dari menteri Hukum dan…

Rabu, 12 Desember 2018 09:59

DPTHP-2 Paser 185.830 Pemilih

TANA PASER – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Paser baru saja…

Rabu, 12 Desember 2018 09:48

Lurah Sepaku Terbukti Dukung Caleg

PENAJAM - Sanksi disiplin menanti Haridsyah, lurah Sepaku, Kecamatan Sepaku,…

Rabu, 12 Desember 2018 09:46

15 Formasi CPNS Kosong

PENAJAM - Pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) calon pegawai negeri…

Rabu, 12 Desember 2018 09:43

Dipastikan Tak Tercecer, KTP Elektronik Rusak Digunting dan Disimpan di Gudang

BONTANG–Maraknya pemberitaan mengenai penemuan blangko kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el)…

Rabu, 12 Desember 2018 09:42

Meski Sembako Naik,Dinilai Masih Stabil

TANJUNG REDEB–Menjelang hari raya Natal dan menyambut Tahun Baru 2019,…

Selasa, 11 Desember 2018 10:59

Evaluasi PSM: Kurang Maksimalkan Potensi

Liga 1 2018 sudah berakhir. Para pemain PSM pun kini…

Selasa, 11 Desember 2018 10:45

Pegawai Dijatah Nonton Porprov

SANGATTA - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memberikan  kesempatan kepada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .