MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Minggu, 18 Februari 2018 07:28
Bentuk Karakter Calon Pemimpin Indonesia

Master of Ceremony dan Kepemimpinan OSIS XIII

SERAH TERIMA: Tri Rezki Pahdoni (kanan) menyerahkan plakat kepada Ruspitasari (kiri) selaku pemateri pada acara Master of Ceremony dan Kepemimpinan OSIS, Sabtu (17/2). (AZHAR/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Sebagai pengurus OSIS, tentunya menjadi sorotan semua warga sekolah. Para anggota yang telah dididik dalam kader mempunyai jiwa kepemimpinan, pribadi yang santun, dan dapat bekerja sama untuk meningkatkan kualitas sekolahnya. Seperti yang dilakukan OSIS SMA 2 Samarinda. Tahun ini, mereka kembali menyelenggarakan Master of Ceremony dan Kepemimpinan OSIS (MCKO) XIII. Bertempat di Gedung Guru Samarinda, sebanyak 49 peserta dari 14 sekolah se-Kaltim, menghadiri acara tersebut.

Para peserta yang hadir akan diberi starter pack banyak ilmu yang harus dimiliki sebagai anggota OSIS yang membanggakan sekolah. Sesuai nama acaranya, panitia memiliki tujuan membentuk karakter melalui materi kepemimpinan, serta soft skill untuk tampil di depan umum sebagai master of ceremony dengan retorika yang baik. “Karena untuk berorganisasi tidak mudah. Sebagai anak organisasi, tentunya harus punya tujuan, seperti tujuan untuk belajar dan mencari pengalaman baru,” ungkap Patresia selaku seksi acara.

Acara yang diselenggarakan pada 17-18 Februari 2018 ini, menghadirkan berbagai pemateri yang expert di bidangnya. Gilang M membawakan ilmu retorika dan public speaking, Ruspitasari pada materi master of ceremony, M Hatta dengan materi kepemimpinan, serta Hendro Kuncoro dengan dinamika kelompok.

Yup, anggota OSIS lebih dari sekadar penyelenggara event sekolah, gengs. Mereka juga dibentuk untuk memiliki karakter sebagai calon pemimpin bangsa. Seperti yang disampaikan oleh Tri Rezki Pahdoni selaku ketua panitia. “Menurut saya, bangsa ini telah kehilangan karakter pemimpin. Kami membutuhkan sosok pemimpin yang fresh untuk memimpin Indonesia ke arah yang lebih baik,” tambahnya.

Acara ini pun sebagai bukti bahwa kids zaman now yang dipandang sebagai generasi kehilangan moral ialah stigma yang salah. Karena sebagai agent of change mereka bisa jadi pemimpin dengan mengikuti dan melaksanakan kegiatan yang punya ilmu bermanfaat bagi siapa saja yang mau mengamalkannya di kemudian hari.

Para panitia berharap ke depannya, masih bisa mengadakan acara yang satu-satunya ada di Samarinda ini. Serta dapat menjangkau teman-teman dari sekolah luar daerah. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu peserta asal SMA 1 Tenggarong. M Fadhlur Rohman mengetahui acara ini dari sang kakak kelas yang telah mengikuti MCKO tahun lalu. “Pengalaman yang aku dapatkan dari para pemateri membuat aku sadar, bahwa hal-hal ini harus dimiliki setiap anggota OSIS. Menurutku, materi yang telah disampaikan bisa disebarke adik kelas yang nantinya melanjutkan jabatan sebagai pengurus OSIS,” tutupnya. (*/yun/*/ewy/k15)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 07:12

Attack on Titan/Human

PERJUANGAN Eren dan kawan-kawan dalam melindungi umat manusia di serial Shingeki no Kyojin atau Attack…

Kamis, 21 Juni 2018 07:07

KRONIK MANUSIA DAN TITAN

MELIHAT keseruan Eren dan kawan-kawan dalam menghadapi Titan emang nggak ada habisnya. Selalu berhasil…

Kamis, 21 Juni 2018 07:02

Mengabdi demi Mencerdaskan Negeri

SEKARANG enggak sulit menemukan komunitas menjadi volunteer alias relawanyang rela menyisihkan waktu…

Kamis, 21 Juni 2018 06:59

Kenalkan Permainan Zaman Old Kepada Generasi Zaman Now

Oleh: Balikpapan Youth Spirit SABTU (2/6), tepat di hari ke-17 Ramadan dan sehari setelah peringatan…

Kamis, 21 Juni 2018 06:55

Temanku Serigala Berbulu Domba

PASTINYA semua Zet Rangers pernah memiliki teman atau sekadar kenal dengan seseorang bermuka dua, atau…

Kamis, 21 Juni 2018 06:51

Cara Memulai Bisnis

AGAR Indonesia bisa menjadi negara maju dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat, seenggaknya jumlah entrepreneur…

Rabu, 20 Juni 2018 07:12

Buat Karya Seni Dipahami

PAMERAN seni adalah ruang bagi seniman untuk mempertemukan karyanya dengan audiens. Namun, acap kali…

Rabu, 20 Juni 2018 07:10

Merintis dari Pameran Pribadi

BERNAMA lengkap Multaza Akbar Junaedi, remaja ini tertarik di bidang kuratorial sejak menginjak bangku…

Rabu, 20 Juni 2018 07:09

Haram bagi Kurator

EMANG sih, tafsir terhadap seni kontemporer cukup beragam dan bebas-bebas aja. Tapi, nggak lantas tidak…

Rabu, 20 Juni 2018 07:07

Gagas Kegiatan Seni di Kampus dengan Inovasi

YUK kenalan dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni dan Kreativitas dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .