MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 17 Februari 2018 06:25
Pendapatan Negara Tetap Prioritas

Menkeu Tanggapi Rencana Penghapusan PPnBM Sedan

POTENSI DAN RISIKO: Kementerian Keuangan belum menerima rincian penjelasan terkait rencana penghapusan PPnBM untuk mobil jenis sedan.

PROKAL.CO, JAKARTA   -  Kementerian Keuanganbelum dapat memutuskan langkah lanjutan terkait penghapusan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk mobil sedan dalam waktu dekat ini. Kementerian Perindustrian yang mengajukan usulan tersebut, akan diminta menjelaskan keuntungan sekaligus risiko kebijakan yang berpotensi mengurangi penerimaan negara tersebut.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, Kemenperin baru menyampaikan bahwa mobil sedan ini tak lagi cocok dikategorikan sebagai kategori barang mewah. Jadi, ada kemungkinan PPnBM akan disesuaikan dengan strategi industri otomotif.

Saat ini, ketentuan PPnBM kendaraan bermotor diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 33 Tahun 2017. Dalam beleid tersebut, mobil sedan atau station wagon dengan motor bakar nyala kompresi atau cetus api dikenakan PPnBM 30 persen. Sementara kendaraan penumpang selain kategori tersebut, dikenakan PPnBM 10 hingga 20 persen.


“Skema dari sisi pajaknya akan disesuaikan dengan kebutuhan strategi industri dalam negeri. Seperti mobil listrik dan penumpang serta meningkatkan TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri). Biasanya, nanti kami akan bahas di tim tarif,” jelas Sri Mulyani di Direktorat Jenderal Bea Cukai, Kamis (15/2).


Hanya saja, dia menyebut, kebijakan penghapusan atau penurunan PPnBM itu tidak tepat jika industri ingin mencegah impor sedan. Oleh karenanya, Sri Mulyani masih ingin mendengar pendapat lain. “Kalau misal keinginannya adalah mengurangi impor, harusnya cukai (yang dikenakan),” kata dia.


Menurutnya, Kemenkeu akan tetap melanjutkan kajian mengenai relaksasi PPnBM sedan ini tanpa menghiraukan masalah potensi kehilangan penerimaan negara. “Penerimaan dari sektor ini memang bukan hal utama,” ungkap dia.


Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakan, draf usulan terkait penghapusan pajak barang mewah telah berada di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sejak tahun lalu dan berharap aturannya rampung kuartal I tahun ini. Itu dilakukan untuk meningkatkan produksi mobil sedan di Indonesia yang saat ini 1,4 juta hingga 1,5 juta unit per tahun, menjadi 2 juta unit.

Jika pajak barang mewah dihilangkan untuk mobil sedan, otomatis harganya bakal lebih murah. Hal tersebut akan meningkatkan permintaan pasar.
“Apalagi pabrik mobil di Australia tutup semua. Pasarnya sebanyak 2 juta unit, sekarang banyak dipasok dari Thailand dan Jepang,” tutur Airlangga. (ant/man/k15)


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 06:51

Properti Optimistis Tatap Pilpres

BALIKPAPAN - Sektor properti di Bumi Etam pada 2019 diprediksi…

Rabu, 12 Desember 2018 06:49

Berharap Rupiah Konsisten Menguat

JAKARTA - Perdagangan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih…

Rabu, 12 Desember 2018 06:47

Pemerintah Terbitkan SBN Rp 826 Triliun

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana menerbitkan Surat Berharga Negara…

Rabu, 12 Desember 2018 06:46

Kinerja Perbankan Membaik

BALIKPAPAN - Optimisme ekonomi di Kota Minyak kian membaik. Hal…

Rabu, 12 Desember 2018 06:43

Intermediasi Perbankan Syariah Kian Meningkat

SAMARINDA - Intermediasi perbankan syariah mengalami peningkatan pada triwulan III…

Rabu, 12 Desember 2018 06:41

Dituntut Segera Turunkan Harga BBM Nonsubsidi

JAKARTA – Pemerintah meminta evaluasi yang dilakukan PT Pertamina untuk…

Rabu, 12 Desember 2018 06:40

PT PII Ajukan Suntikan Rp 1 Triliun

JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia Investama (PII) mengajukan suntikan modal…

Rabu, 12 Desember 2018 06:40

Kadin Dukung Industri Animasi

JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia berkomitmen mendukung…

Rabu, 12 Desember 2018 06:39

Tandai Saham Emiten Bermasalah

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mengimplementasikan sistem I-Suite…

Rabu, 12 Desember 2018 06:39

Gopay dan T-Cash Bisa Cairkan Kredit Usaha

JAKARTA - Pemerintah meluncurkan Digitalisasi Pembiayaan Usaha Ultra Mikro (UMi)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .