MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Jumat, 16 Februari 2018 07:22
Perayaan Terbesar di Bumi

PROKAL.CO, GELOMBANG migrasi warga Tionghoa sesungguhnya berlangsung ke hampir sekujur belahan dunia. Migrasi besar-besaran dari Tiongkok meledak pada abad ke-19 hingga 1949. Penduduk dalam jumlah besar keluar dari Negeri Tirai Bambu karena perang dan kelaparan. Keadaan itu disebabkan Tiongkok diinvasi negara asing sampai korupsi dan persoalan politik setempat.

Sebagian besar imigran hijrah dan mencari peruntungan ke tempat seperti Amerika, Australia, Afrika Selatan, Selandia Baru, hingga Asia Tenggara. Pada 2012, diestimasikan terdapat 50 juta populasi warga Tionghoa di luar negeri sebagaimana diungkap Huiyao Wang dalam China's Competition for Global Talents: Strategy, Policy, and Recommendations(2012).

Thailand adalah negara dengan populasi warga Tionghoa terbesar yakni 10 juta, diikuti Malaysia (7,4 juta), dan Amerika Serikat (5 juta). Indonesia di posisi keempat dengan total populasi 2,8 juta.

Dari estimasi tersebut, perayaan Tahun Baru Imlek selalu menjadi ajang migrasi terbesar di bumi. Pada momen itulah, kelompok besar warga Tionghoa bepergian serentak untuk menandai satu hari besar yang menghasilkan aktivitas manusia termasif di bumi.

Menandai kedatangan Tahun Anjing Tanah pada 2018, sebanyak 385 juta orang Tionghoa diprediksi bertolak dari negara domisili untuk mengunjungi keluarga di Tiongkok, sebagaimana dilansir Forbes awal pekan ini. Angka "arus mudik" tersebut menunjukkan peningkatan 12 persen dibanding tahun lalu.

Pengalaman itu selalu memberi kesulitan bagi mereka yang melakukan perjalanan. Bandara, jalan raya, hingga kereta, dipastikan kelebihan kapasitas. Persoalan itu baru akan teratasi beberapa tahun mendatang seiring pengembangan jaringan rel kereta api berkecepatan tinggi yang sedang bergulir. Tahun lalu, untuk pertama kalinya orang-orang di Tiongkok memilih kereta berkecepatan tinggi ketimbang kereta konvensional.

Tahun Baru Imlek jika dibandingkan dengan event tahunan Amerika Serikat dengan tingkat migrasi terbesar yaitu Thanksgiving 2017, menunjukkan perbedaan signifikan. Thanksgiving hanya menghasilkan 50,9 juta traveler tahun lalu. Volume pergerakan masuk ke Tiongkok pada Imlek tahun ini tujuh kali lebih besar dari Thanksgiving. Populasi warga Tionghoa yang masif memainkan peran penting menjadikan Spring Festival, ajang Tahun Baru Imlek, sebagai migrasi terbesar di dunia.

Migrasi dalam jumlah besar juga tercatat di beberapa peristiwa. Momen ziarah terbesar dunia adalah Ziarah Arba'een di Irak yang melibatkan 40 juta orang pada 2016. Sedangkan ibadah haji di Makkah, Arab Saudi, tercatat mendatangkan 2 juta jamaah tahun lalu. (tim kp)


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 11:00

Dorong Pendapatan Petani, Gubernur Mau Petani Jual Karet Langsung ke Perusahaan

SAMARINDA - Petani karet diimbau tidak menjual hasil perkebunannya kepada tengkulak alias langsung ke…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:51

Minta Perda Baca Tulis Alquran Disahkan

TANA PASER – Sebanyak 768 santri Taman Pendidikan Alquran (TPA) dan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:35

Kaltim Peringkat Nasional Kepemilikan Akta Kelahiran

SAMARINDA – Provinsi kaltim menempati urutan ke dua dalam peringkat nasional untuk kepemilikan…

Jumat, 19 Oktober 2018 06:52

Ekonomi Lesu, Donatur Zakat Kaltim Meningkat

BALIKPAPAN - Perekonomian Indonesia tercatat pada tiga tahun terakhir ini menunjukkan grafik yang melesu.…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:15

DUAARR..!! Ledakan di Kampus Tewaskan 18 Orang

MOSKOW – Sebuah ledakan memorak-porandakan kampus Politeknik Kerch di timur Crimea kemarin (17/10).…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:46

Cerita Perjalanan Sunarman, Napi Palu yang Menyerahkan Diri ke Rutan Solo

Bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) beberapa…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:40

Waduh, Utang Luar Negeri Indonesia Naik, Tembus Rp 5.410 Triliun..!!

JAKARTA- Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tumbuh sebesar USD 360,7 miliar atau Rp 5.410 triliun (kurs…

Selasa, 16 Oktober 2018 11:14

MAAF..!! Tol Balikpapan - Samarinda Molor, Ngga Jadi Diresmikan Jokowi

SAMARINDA- Tol Balikpapan-Samarinda batal diresmikan akhir tahun ini. Padahal mantan Gubernur Kaltim…

Senin, 15 Oktober 2018 11:42
Menelisik Prostitusi Online di Kota Semarang

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota…

Senin, 15 Oktober 2018 11:36
Romo Leo Joosten Ginting Suka, Warga Belanda yang Lestarikan Budaya Batak Karo

Lestarikan Budaya Batak karena Cinta

Begitu menginjakkan kaki di Tapanuli Utara pada 1971, Leo Joosten langsung jatuh cinta dengan tanah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .