MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 15 Februari 2018 22:30
Kembangkan Produk Batik Khas Berau
HOME INDUSTRI: Kepala Bidang Industri Diskoperindag Berau Endang Erian (kiri) memperlihatkan produk batik khas Berau, buah tangan anggota IKM Berau.SYAMSINAR BAHRI/BP

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Industri Kecil Menengah (IKM) Berau ikut mengembangkan batik khas Berau. Meski masih sekadar industri rumah tangga, batik khas Berau cukup diminati masyarakat.  “Kalau kami lihat, baru enam bulan berjalan batik yang saya kembangkan ini terjual mendekati 2.000 meter. Alhamdulillah, permintaan ada dari instansi, perusahaan, dan pribadi,” ujar Rolly Evanaly, perajin batik.

Untuk diketahui, corak motif khas Berau antara lain penyu, bunga kangkung, dan rutun, yang merupakan tumbuhan di Bumi Batiwakkal. Untuk kisaran harga batik khas Berau berkisar Rp 140–200 ribu per meter. “Sebelumnya, kami telah mengikuti pelatihan batik di Jogjakarta. Dari hasil pelatihan tersebut, kami coba untuk dikembangkan di Berau dengan ciri khas yang dimiliki,” jelasnya.

Rolly mengatakan, sebagai perajin batik, dia berharap terus dikembangkan, yang mulai menyasar anak muda. “Kami mencoba memberikan edukasi tentang batik, mulai proses awal hingga proses akhir di sekolah dan telah dilaksanakan di SMA 2 Berau,” katanya.

Data Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau menyebut, ada lima kelompok perajin batik Berau dari IKM. “Dalam mendukung industri batik, pemerintah telah memberangkatkan kelompok perajin batik tersebut untuk mengikuti pelatihan di Jogjakarta dan memberikan bantuan alat dan perlengkapan kepada masing-masing kelompok,” kata, Kepala Bidang Industri Diskoperindag Berau Endang Erian.

Selain itu, untuk mendukung produk IKM Berau, rencananya pada 2019 untuk mengusulkan hak cipta atau paten produk IKM Berau termasuk batik. “Setidaknya pemerintah bisa memfasilitasi produk IKM Berau, salah satunya dengan paten. Jika dibebankan ke pelaku IKM pastinya lebih memilih untuk modal usaha. Satu produk biaya paten berkisar Rp 15 juta," ungkapnya. (*/nar/iza/k16)


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 11:48

Diizinkan sebelum Ada Larangan

PENAJAM – Masih ada pejabat di Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) yang menambah cuti setelah berakhirnya…

Kamis, 21 Juni 2018 11:47

Pemkab PPU Usulkan 175 Formasi CPNS

PENAJAM – Kepastian mengenai formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang ditetapkan untuk Kabupaten…

Kamis, 21 Juni 2018 11:46

Kenaikan Harga Daging Sapi Masih Normal

TANA PASER – Kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri lalu yakni daging sapi melonjak tinggi di…

Kamis, 21 Juni 2018 11:42

Halalbihalal Ketua, Wakil Ketua, dan Sekretaris DPRD Kaltim

SAMARINDA – Momentum Idulfitri 1439 Hijriah dimanfaatkan Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun, Wakil Ketua…

Kamis, 21 Juni 2018 11:40

Perlu Perhatian Lebih Pemerintah

SANGATTA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga Sangatta masih perlu perhatian lebih dari pemerintah.…

Kamis, 21 Juni 2018 11:39

Panwaslu Tangani Dugaan Pelanggaran

BONTANG – Sepekan menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu)…

Kamis, 21 Juni 2018 11:39

Polres Ajak Semua Pihak Amankan Pilgub

TANJUNG REDEB – Untuk pengamanan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018, Polres Berau akan melibatkan…

Kamis, 21 Juni 2018 08:23

Rumah Sakit Ini Perlu Perhatian Lebih Pemerintah

SANGATTA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga Sangatta masih perlu perhatian lebih dari pemerintah.…

Kamis, 21 Juni 2018 08:20

Panwaslu Tangani Dugaan Pelanggaran

BONTANG – Sepekan menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu)…

Kamis, 21 Juni 2018 08:19

Katering Masuk Radar Bapenda

TENGGARONG – Makin merosotnya dana perimbangan pusat dari dana bagi hasil (DBH) minyak dan gas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .