MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 15 Februari 2018 22:30
Kembangkan Produk Batik Khas Berau
HOME INDUSTRI: Kepala Bidang Industri Diskoperindag Berau Endang Erian (kiri) memperlihatkan produk batik khas Berau, buah tangan anggota IKM Berau.SYAMSINAR BAHRI/BP

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Industri Kecil Menengah (IKM) Berau ikut mengembangkan batik khas Berau. Meski masih sekadar industri rumah tangga, batik khas Berau cukup diminati masyarakat.  “Kalau kami lihat, baru enam bulan berjalan batik yang saya kembangkan ini terjual mendekati 2.000 meter. Alhamdulillah, permintaan ada dari instansi, perusahaan, dan pribadi,” ujar Rolly Evanaly, perajin batik.

Untuk diketahui, corak motif khas Berau antara lain penyu, bunga kangkung, dan rutun, yang merupakan tumbuhan di Bumi Batiwakkal. Untuk kisaran harga batik khas Berau berkisar Rp 140–200 ribu per meter. “Sebelumnya, kami telah mengikuti pelatihan batik di Jogjakarta. Dari hasil pelatihan tersebut, kami coba untuk dikembangkan di Berau dengan ciri khas yang dimiliki,” jelasnya.

Rolly mengatakan, sebagai perajin batik, dia berharap terus dikembangkan, yang mulai menyasar anak muda. “Kami mencoba memberikan edukasi tentang batik, mulai proses awal hingga proses akhir di sekolah dan telah dilaksanakan di SMA 2 Berau,” katanya.

Data Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau menyebut, ada lima kelompok perajin batik Berau dari IKM. “Dalam mendukung industri batik, pemerintah telah memberangkatkan kelompok perajin batik tersebut untuk mengikuti pelatihan di Jogjakarta dan memberikan bantuan alat dan perlengkapan kepada masing-masing kelompok,” kata, Kepala Bidang Industri Diskoperindag Berau Endang Erian.

Selain itu, untuk mendukung produk IKM Berau, rencananya pada 2019 untuk mengusulkan hak cipta atau paten produk IKM Berau termasuk batik. “Setidaknya pemerintah bisa memfasilitasi produk IKM Berau, salah satunya dengan paten. Jika dibebankan ke pelaku IKM pastinya lebih memilih untuk modal usaha. Satu produk biaya paten berkisar Rp 15 juta," ungkapnya. (*/nar/iza/k16)


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 08:15

Datangkan Lima Kontainer Bibit Singkong

SENDAWAR – Pembukaan tanaman singkong mulai diwujudkan. Bibit singkong yang dikemas lima kontainer…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:56

TK2D Perlu Perda Status Huku

SANGATTA–Honorer alias tenaga kerja kontrak daerah (TK2D) di Kutim belum surut permasalahannya.…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:53

Sebut Kebijakan Bupati Disalahgunakan

SANGATTA–Pemkab Kutai Timur yang telanjur terlilit utang dengan pihak ketiga, terus dikejar-kejar…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:51

Cemburu Membara, Pisau Bicara

BONTANG–Pisau dapur mendarat di perut KD. Perempuan 40 tahun itu terlibat cekcok dengan RS (45).…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:48

Minta Lelang Proyek Dievaluasi

BONTANG–Lelang proyek pembangunan rumah ibadah dinilai harus dievaluasi ulang. Pasalnya, DPRD…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:47

Pemilik Sabu 1 Kilogram Masuk DPO

TANJUNG REDEB–Pengungkapan kasus sabu-sabu seberat 1 kilogram di Jalan Bulungan, RT 4, Kampung…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:46

Musnahkan Barang Bukti 20 Tersangka

TANJUNG REDEB–Barang bukti kasus narkotika jenis sabu-sabu dimusnahkan di Mapolres Berau, kemarin.…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:43

Desa Melintang Tak Lagi “Water World”

Euforia kebahagiaan warga Desa Melintang di Kecamatan Muara Wis, Kukar, tak lagi mampu dibendung. Suka…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:06

Berstatus Mandiri, Mahulu Terus Berbenah

UJOH BILANG–Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) merupakan daerah otonomi baru (DOB) yang dibentuk berdasarkan…

Kamis, 18 Oktober 2018 07:31

Empat Pasar Rakyat Rampung

PENAJAM – Pembangunan sejumlah pasar rakyat di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bakal rampung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .