MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Rabu, 14 Februari 2018 10:46
Demi Marwah Tuan Rumah
Searah jarum jam dari kiri, Bayu Pradana (Mitra Kukar), Diego Michiels (Borneo FC), dan Bryan Cesar (Persiba) berkomitmen tampil maksimal di Piala Gubernur Kaltim (PGK) II/2018.

PROKAL.CO, Tim kontestan Piala Gubernur Kaltim (PGK) II/2018 mulai ambil ancang-ancang. Rupa lawan di babak penyisihan sudah diketahui dari hasil drawing pada manager meeting di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (12/2).

BORNEO FC tergabung dalam grup A. Mereka bersua Arema FC, Bali United, dan tetangganya, Mitra Kukar. Untuk tim Kaltim, babak penyisihan bak final dini. Pasalnya, partai Derby Mahakam itu akan menyedot animo penonton begitu tinggi dari dua daerah.

Tentang hasil drawing itu, Presiden Borneo FC Nabil Husein Said Amin tak ambil pusing. Menurutnya, terpenting bagi Borneo FC adalah bisa menjaga gengsi tuan rumah. "Siapa pun lawannya kami tidak perlu cemas. Borneo FC tampil dengan kekuatan penuh," kata Nabil.

‎Keyakinan Nabil cukup beralasan. Berstatus juara bertahan, timnya bakal diuntungkan karena melakoni penyisihan grup di Stadion Segiri, markas mereka. Dukungan penuh suporter dan masyarakat Samarinda diharapkan mampu menjadi suntikan mental dan moral kepada pemain.

"Mau bertemu tim mana pun, tetap ada nilai positif bagi kami sebagai tuan rumah. Semaksimal mungkin pasti dimanfaatkan," imbuhnya. Di tengah keyakinan Nabil, dirinya mendapat kabar jika salah satu peserta keberatan berada satu grup bersama Borneo FC. Hanya, dia tak bersedia membeberkan lantaran informasi tersebut belum terkonfirmasi.

"Saya harap semua tim bisa respek dengan turnamen multinasional ini. Apapun kelebihan atau kekurangannya harus diterima. Tugas setiap klub, ya, mendukung penuh agar sukses sampai selesai," bebernya.

Ya, hadir di Kaltim, kontestan PGK II/2018 cukup membawa skuadnya. Sebab, seluruh akomodasi tim ditanggung oleh panitia. Mulai transportasi, penginapan, hingga match fee.

Ditemui terpisah, kelompok suporter Borneo FC, Pusamania, siap memeriahkan PGK II/2018. Masyarakat pun diimbau bisa hadir di setiap pertandingan Pesut Etam. "Pusamania selalu welcome dengan siapa pun suporter tamu. Apalagi masyarakat dari luar Samarinda disilakan gabung. Mari sama-sama dukung turnamen lokal," kata Tommy.

Penunjukan Borneo FC sebagai salah satu tuan rumah dianggap pantas. Tommy menilai Stadion Segiri sangat layak menggelar turnamen besar. Selain itu, basis suporter mereka kini adalah yang terbesar di Kaltim.

Ajang PGK 2018 juga jadi obat kerinduan mereka akan aksi timnya berlaga di Samarinda. Melakoni uji coba kontra Kalteng Putra beberapa waktu lalu masih dianggap belum cukup menuntaskan rasa rindu. "Piala Presiden 2018, tim main di Bali. Lawan Kalteng Putra titelnya hanya uji coba. Geregetnya beda," imbuhnya.

Tidak hanya memimpikan lolos fase grup, Tommy yang mewakili Pusamania berharap, tim bisa mempertahankan gelar juara. Suporter yang identik dengan warna oranye ini menjanjikan suguhan atraktif di setiap laga Borneo FC.

"Apapun kami akan lakukan. Mulai koreografi hingga aktivitas penuh kreativitas lainnya di tribune," pungkasnya.

Sementara itu, Mitra Kukar yang juga tergabung dalam grup A menyambut baik hasil drawing. Berada satu grup bersama Arema FC, Bali United, dan tuan rumah Borneo FC, Naga Mekes siap bersaing. Kendati tak memasang target muluk, anak asuh Rafael Berges Marin tak ingin sekadar jadi tim penghibur di Piala Gubernur Kaltim (PGK) II/2018.

“Kami berada di grup yang di dalamnya terdapat tiga tim dengan kualitas bagus. Akan sangat menarik bagi kami karena memang tim ini butuh minimal tiga kali uji coba sebelum Liga bergulir,” jelas pelatih Rafa Berges.

Ya, Mitra Kukar menjadikan PGK sebagai ajang uji ketangguhan semua lini setelah gagal moncer di Piala Presiden 2018. Pemain yang jarang tampil di Piala Presiden diproyeksikan untuk mengisi skuad utama di PGK.

“Ada beberapa pemain yang tidak kami turunkan di Piala Presiden. Turnamen kali ini kami akan coba maksimalkan potensi semua pemain,” imbuh pelatih 47 tahun itu.

SIAPKAN SKENARIO KEJUTAN

Aral terjal dihadapi Persiba Balikpapan bila ingin lanjut ke babak berikutnya di PGK II/2018. Tergabung dalam grup B PGK II/2018, Beruang Madu harus bersaing dengan tiga klub papan atas Tanah Air, yakni Madura United, Sriwijaya FC, dan Persebaya Surabaya.

Atas hasil drawing pada manager meeting, manajemen tim Selicin Minyak enggan berkomentar. Hal tersebut disampaikan oleh Ryan Chong, perwakilan manajemen. “Ditanyakan ke pelatih saja, ya,” jelas dia saat dikonfirmasi Kaltim Post, Selasa (13/2).

Di tempat terpisah, pelatih Persiba Wanderley Junior mengutarakan, berkecimpung di grup B jadi tantangan besar bagi tim besutannya. “Bicara peluang, di atas kertas, berat bagi kami. Sebab, pesaing kami adalah tim bagus dan punya peluang juara Liga 1 musim depan,” jelas dia. Di grup B, hanya mereka yang berstatus klub Liga 2, kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia.

Tidak hanya, itu, perbandingan komposisi pemain pun jadi penilaiannya. Sebut saja Sriwijaya FC yang pada jeda musim mendatangkan sejumlah pemain sarat pengalaman, seperti Hamka Hamzah, Esteban Viscara, hingga Makan Konate. Padahal, sebelumnya mereka sudah cukup garang dengan kehadiran Manuchekhr Dzhalilov dan Alberto Goncalvez.

Adapun Madura United menambah amunisinya dengan pola yang sama, pemain matang, seperti Cristian Gonzales, Raphael Maitimo, Marcel Sacramento, dan Greg Nwokolo. Kemudian, Persebaya Surabaya, sebagai kampiun Liga 2 2017, Green Force jadi kuda hitam. “Mereka berinvestasi besar, banyak pemain Persipura yang mereka ambil. Permainan mereka juga sangat atraktif,” kata Wanderley.

Ya, terdapat empat eks pemain Persipura kini berseragam Persebaya, yakni Osvaldo Haay, Nerius Alom, Ferinando Pahabol, dan Ruben Sanadi. Selain itu, mereka mendatangkan dua pemain asing kenyang pengalaman: Robertino Pugliara dan Otavio Dutra.

Sementara itu, tim Wanderley tak diperkuat satu pun pemain asing. Meski begitu, hal itu bukan masalah baginya. Dia tak ingin para pemain kalah sebelum berperang. Dia menggaransi para pemain tetap tampil all out demi memberi kejutan di turnamen pramusim itu. “Bukan tidak mungkin. Kami minta doa dan dukungan warga Balikpapan,” jelas pelatih asal Brasil itu. (*/hul/*/abe/don/ndy/k11)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 10:53

Akhir Indah Don Andres

BARCELONA – Gracias, Don Andres. Begitulah media Catalan, Sport, menuliskan judul pada halaman…

Minggu, 20 Mei 2018 10:51

Bisa Jadi Asisten Guardiola

GIOVANNI van Bronckhorst, Henrik Larsson, dan Gianluca Zambrotta sudah menekuni dunia kepelatihan. Begitu…

Minggu, 20 Mei 2018 10:50

Perjuangan Parma Kembali Mengangkasa

SPEZIA – Sebenarnya, kemarin adalah hari bahagia bagi Juventus karena berhasil memastikan scudetto…

Minggu, 20 Mei 2018 10:48

Sinyal Kembali dari Gigi

MOMEN Parma promosi ke Serie A dibarengi dengan musim pemungkas Gianluigi Buffon bersama Juventus. Namun,…

Minggu, 20 Mei 2018 10:47

Cinta Parma Sampai Kiamat

BICARA mengenai masa bakti di klub, apa yang dilakukan Alessandro Lucarelli bersama Parma masih tergolong…

Minggu, 20 Mei 2018 10:45

Cicip Sensasi sebagai Rapper

BARCELONA pernah punya Dani Alves dan Neymar yang dikenal jago nge-rap. Bahkan, dua tahun lalu Alves…

Minggu, 20 Mei 2018 10:43

Pemungkas yang Pantas

ROMA – Serie A musim ini bisa dinobatkan sebagai salah satu yang paling seru sejak milenium baru.…

Minggu, 20 Mei 2018 10:42

Tak Keberatan Tinggalkan Lalu

JAKARTA – Tim 4x100 meter putra tidak akan diperkuat Lalu Muhammad Zohri pada Korea Open, 16–17…

Minggu, 20 Mei 2018 10:41

Dicap Idiot oleh Jogi

KEPUTUSAN Sandro Wagner pensiun dari timnas Jerman setelah tidak dimasukkan dalam skuat Piala Dunia…

Minggu, 20 Mei 2018 10:34

PR Makin Menumpuk

AREMA FC pulang dari Bali tanpa raihan satu poin pun. Mereka mengakui keunggulan Bali United yang menundukkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .