MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Rabu, 14 Februari 2018 09:28
Proyek Semu Dua Juta Sapi
BISNIS MENGGIURKAN: Sapi-sapi kurban di wilayah Balikpapan. Bisnis daging sapi masih menguntungkan para tengkulak ketimbang peternak. (FOTO ILUSTRASI)

PROKAL.CO, PROGRAM dua juta sapi yang dicanangkan Pemprov Kaltim disebut sebagai langkah jitu memupus permainan daging sapi. Sayangnya, proyek prestisius itu masih jauh panggang dari api.

Gubernur Awang Faroek Ishak telah menetapkan program tersebut sejak lima tahun lalu. Pada akhir 2018, capaian yang diharapkan adalah populasi 2 juta sapi di Bumi Etam. Faktanya, sampai 10 bulan jelang tahun berakhir, baru 6,3 persen populasi yang terpenuhi. Jumlah sapi di Kaltim sebanyak 126 ribu ekor yang tersebar di 10 kabupaten/kota.

Pada awalnya, Faroek memulai program tersebut setelah mewujudkan 1 juta hektare kebun sawit pada 2013. Pria 69 tahun itu optimistis, dengan lahan kebun sawit yang sedemikian luas, program 2 juta sapi berakhir manis.

Langkah yang diajukan Gubernur adalah mengintegrasikan sapi dan sawit. Seluas 1,3 juta hektare kebun sawit, tiga sapi diintegrasikan untuk tiap hektarenya. Dari asumsi itu, 2 juta sapi dapat dipenuhi hanya dengan membuka peternakan di 600 ribu hektare kebun, atau tak sampai setengah dari seluruh area perkebunan.

Kepala Dinas Peternakan Kaltim Dadang Sudarya mengatakan, pemerintah telah mengintervensi program itu. Ditemui di kantornya pekan lalu, Dadang membuka dokumen yang memuat progres program 2 juta sapi. Pengembangan bibit sapi potong ditunjang enam sumber dana.

Dalam perjalanan, sebagian besar perusahaan sawit rupanya tak tertarik. Dari 400-an perusahaan, baru empat yang menerapkan integrasi sapi-sawit. Keempatnya adalah PT Indonesia Plantation Synergy, PT Bima Palma Nugraha, PT Fairco Agro Mandiri, dan PT Bona Mitra Multifarm.

“Belum sampai seribu ekor. Setiap perusahaan baru 50–100 sapi,” kata Dadang.

Dinas Peternakan sudah mengupayakan pertemuan antara investor dari luar Kalimantan dan perusahaan sawit. Setelah tiga kali pertemuan, Dadang berkata, “Belum ada yang nyangkut.” Kendala utama adalah lahan untuk peternakan di luar kebun sawit. Masalah bertambah pelik karena kesulitan berkoordinasi dengan perusahaan sawit di Kaltim. "Pemilik kebun tinggal di luar Kaltim," lanjutnya.

Padahal, terang Dadang, sebagian investor telah menyatakan minat dengan investasi yang tak sedikit. Namun, mereka meminta lahan ribuan hektare dalam satu kawasan. Sementara itu, lahan perkebunan tersebar.

Pemprov tidak tinggal diam. Lewat Peraturan Gubernur Kaltim Nomor 17/2015, integrasi sapi dan sawit diatur. Pergub menyatakan, pemberian izin dan non perizinan perkebunan sawit serta pertambangan harus memenuhi sejumlah syarat. Satu di antaranya, perusahaan berkomitmen mendukung program ketahanan pangan seperti reklamasi untuk tanaman pangan dan sapi.

“Jadi kalau mau izin baru atau memperpanjang izin, harus memenuhi syarat itu. Sekarang sudah terkumpul sekitar 2 ribu ekor dan sedang kami garap tahun ini,” lanjut Dadang. Lebih dari itu, pergub tadi telah dinaikkan statusnya menjadi peraturan daerah. Perda sudah diketuk dan tinggal menunggu nomor registrasi dari Kementerian Dalam Negeri.

Sampai 2017, pemerintah sudah mendatangkan 18.282 sapi potong maupun bibit dari total sasaran 75 ribu ekor. Dua bank diharapkan membantu pencapaian 2 juta sapi di Kaltim. Sistem kredit dengan bunga 9 persen disediakan untuk penggemukan. Bunga setinggi itu disebut tidak membuat petani melirik. "Harusnya ada subsidi," tutup Dadang. (timkp)


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 14:39
Sidang Tipikor Perdana Rita Widyasari

Ngga Tanggung-Tanggung..!! Ini Dakwaan Jaksa KPK kepada Rita

JAKARTA- KPK mengungkap adanya tim khusus di lingkaran Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari,…

Rabu, 21 Februari 2018 11:50
BREAKING NEWS

SIDANG PERDANA... Rita Berselfie Ria dengan iPhone Teranyar

JAKARTA- Dua ekspresi berbeda ditunjukkan dua terdakwa kasus korupsi Kutai Kartanegara (Kukar) Rita…

Selasa, 20 Februari 2018 11:05

Ribuan Calon Jamaah Digantung

BALIKPAPAN – Diduga ada ribuan calon jamaah umrah di Kaltim yang menanti kepastian kepada PT Amanah…

Selasa, 20 Februari 2018 11:04

Sinabung Meletus, Enam Kecamatan “Hujan” Abu

JAKARTA – Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, kembali meletus kemarin (19/2) pagi.…

Selasa, 20 Februari 2018 11:01

Pemkab Pilih Opsi Enklave di TNK

SANGATTA – Pembunuhan orangutan dengan bukti 130 peluru senapan angin di Taman Nasional Kutai…

Selasa, 20 Februari 2018 10:58

Apapun Partainya, Konstituen Istikamah

SAMARINDA – Anggota DPRD Kaltim Herwan Susanto menggelar reses di Masjid Nurussalam, Muang Ilir,…

Selasa, 20 Februari 2018 10:55

Dukung Calon Pemimpin Pilihan Anda

PEMILIHAN Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 tinggal menghitung waktu. Ya, pencoblosan dari pesta demokrasi…

Selasa, 20 Februari 2018 10:55

Tanggal Lahir Seingatnya, Kolom Agama Dikosongi Dulu

Apa jadinya bila masyarakat Baduy dengan tradisi yang kuat mengikuti perekaman KTP elektronik (KTP-el).…

Senin, 19 Februari 2018 09:38

Rasanya seperti Berlari dan Terus Berlari

Tak banyak orang kenal myasthenia gravis (MG). Jumlah penderita yang tidak terlalu banyak dan pengobatan…

Minggu, 18 Februari 2018 09:01

KEJI..!! Mereka Ini Membabi Buta Tembaki Orangutan

SANGATTA – Pelaku penembakan orangutan di Taman Nasional Kutai (TNK), Desa Teluk Pandan, Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .