MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Rabu, 14 Februari 2018 09:23
Gubernur Pasang Badan untuk Kutai Pesisir
BERI DUKUNGAN: Awang Faroek Ishak (kanan) menerima rombongan Timses Kutai Pesisir di Ruang Serbaguna Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim kemarin. (FOTO HUMAS PEMPROV)

PROKAL.CO, Rencana pembentukan Kabupaten Kutai Pesisir terus disuarakan. Warga ingin daerahnya berpisah dari kabupaten induk, Kutai Kartanegara (Kukar).

MASYARAKAT dari lima kecamatan di wilayah Kutai Kartanegara (Kukar) terus berjuang agar terbentuk kabupaten pemekaran atau daerah otonomi baru (DOB) Kabupaten Kutai Pesisir. Lima kecamatan wilayah Kukar itu terdiri Kecamatan Muara Jawa, Kecamatan Sangasanga, Kecamatan Anggana, Kecamatan Samboja, dan Kecamatan Loa Janan Ulu.

Dalam pertemuan dengan tim sukses (timses) Kutai Pesisir di Ruang Serbaguna Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (13/2), dengan tegas Gubernur Awang Faroek Ishak menyatakan dukungannya terhadap pembentukan daerah pemekaran tersebut.

Bahkan, dia secara tegas akan melawan pemberlakuan moratorium pemekaran daerah baru (DOB) oleh pemerintah pusat. “Itu kan urusan pemerintah (moratorium DOB). Sekarang banyak yang dimoratorium tapi buktinya di DPR lolos. Untuk Kutai Pesisir saya pasang badan,” kata Faroek.

Moratorium yang diberlakukan pemerintah, lanjut dia, hanya bersifat penundaan, bukan pembatalan pembentukan DOB. Khusus pengusulan DOB Kutai Pesisir yang awalnya bernama Kutai Pantai sudah dilakukan sejak 1987, namun terus mengalami kendala karena masalah di daerah.

Faroek mengakui, Pemprov Kaltim secara penuh mendukung pembentukan daerah pemekaran baru dan semuanya sudah berjalan dengan baik bahkan maju. Pada waktu itu, ujar dia, DPRD Kaltim dan lembaga legislatif Kukar menyetujui terbentuknya Kutai Pantai. “Namun bupati saat itu (Syaukani HR) tidak bersedia menandatangani berita acara pembentukan,” jelasnya. Karena itu, pembentukan kabupaten Kutai Pesisir hingga saat ini masih terkendala dan sulit diwujudkan.

Faroek mengungkapkan, beberapa DOB di Kaltim sukses dan tidak mengalami permasalahan, malah sebaliknya semakin maju dan berkembang. Di antaranya, Kabupaten Kutai Timur dan Kota Bontang hasil pemekaran Kabupaten Kutai Kartanegara, termasuk juga Kutai Barat.

Selanjutnya, Penajam Paser Utara (PPU) pemekaran dari Kabupaten Paser dan sekarang kembali lagi diusulkan untuk DOB Paser Pesisir. Termasuk pemekaran Kabupaten Bulungan menjadi Kabupaten Malinau dan Tana Tidung di wilayah Provinsi Kalimantan Utara (saat masih wilayah Kaltim).

“Pokoknya saya dukung penuh pembentukan DOB Kutai Pesisir. Apalagi kalau keuangannya cukup, kenapa tidak? Kita perlu lakukan kajian akademislah nanti ya. Semoga pihak Kemendagri dan DPR setuju. Selesai sudah masalahnya,” harapnya.

Menurut gubernur, tuntutan masyarakat dari lima kecamatan di Kukar itu merupakan hal yang wajar demi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

"Pada dasarnya, Pemprov Kaltim mendukung pemekaran wilayah sesuai dengan semangat otonomi daerah," kata Awang.  Alasannya, karena pemekaran wilayah untuk meningkatkan pelayanan dan peningkatan taraf hidup masyarakat.

Selain itu, pemekaran mampu memperkukuh basis ekonomi rakyat dan memberikan kesempatan DOB dalam mengatur perimbangan keuangan daerah dan pusat. Bahkan, pembentukan DOB diyakini mampu membuka peluang dan lapangan pekerjaan. Juga memberikan peluang daerah mendapatkan investor secara langsung.

Sementara itu, Sekretaris Umum Timses Kutai Pesisir Andi Firman mengatakan, pihaknya sudah menyerahkan secara resmi surat dukungan maupun berita acara dari lima kecamatan yang tergabung dalam Kutai Pesisir.

“Surat dukungan maupun berita acara sudah kita serahkan ke Plt Bupati Kukar (Edi Damansyah) yang ditembuskan ke DPRD Kukar, Bapak Gubernur, dan DPRD Kaltim,” ungkapnya.

Dia berharap, gubernur memfasilitasi timses pemekaran untuk bertemu dengan Plt Bupati Kukar Edi Damansyah dan DPRD Kukar untuk mengagendakan sidang paripurna sebelum berlangsung Pilgub Kaltim 2018.

Tokoh masyarakat yang juga mantan anggota DPRD Kaltim, H Hermain Okol, mengungkapkan dukungan dalam perjuangan pembentukan Kutai Pesisir. Dia sudah melakukan sosialisasi bahkan deklarasi masyarakat lima kecamatan yang tergabung dalam Kutai Pantai (Kutai Pesisir sekarang).

“Saya ingat sekitaran 1980-an di Muara Jawa kami melakukan pidato deklarasi pembentukan Kabupaten Kutai Pantai. Kita akan terus berjuang untuk mewujudkannya,” beber Hermain.

Hadir dalam pertemuan tersebut Anggota Komisi II DPRD Kaltim Jumahir Jahidin dan lima camat dari wilayah Kutai Pesisir serta tokoh-tokoh masyarakat dan pemuda setempat. Mendampingi gubernur, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Ichwansyah serta Asisten Administrasi Umum Bere Ali, serta beberapa pimpinan OPD di lingkungan Pemprov Kaltim. (yans/sul/adv/dwi/k8)


BACA JUGA

Senin, 18 Juni 2018 08:19

Usai Lebaran, Selamat Datang Kemacetan

TENGGARONG – Hampir saban tahun saat Lebaran, jalan poros Balikpapan-Samarinda padat. Namun, titik…

Senin, 18 Juni 2018 08:05

TEGAS..!! RM Tahu Sumedang Harus Tutup saat Idulfitri

BATAS waktu pengurusan izin RM Tahu Sumedang, Jalan Soekarno-Hatta, Km 50, di kawasan Tahura Bukit Soeharto…

Senin, 18 Juni 2018 07:55

Bukan Panggung Rookie

PIALA Dunia 2018 bukan untuk rookie. Peringatan ini wajib didengar Inggris. Apalagi setelah melihat…

Senin, 18 Juni 2018 07:51

PLIISSSS NAH..!! Aturan KPR Dilonggarkan Dong....

SURABAYA – Pengembang properti meminta kelonggaran regulasi kredit pemilikan rumah (KPR). Itu…

Senin, 18 Juni 2018 07:50

Jalin Komunikasi dengan para Pemimpin hingga Jenguk Senior yang Sakit

Momen Idulfitri dimanfaatkan umat muslim untuk bersilaturahmi. Begitu juga yang dilakukan Gubernur Kalimantan…

Minggu, 17 Juni 2018 01:37

Libur Panjang Reduksi Kepadatan

SAMARINDA  –  Kebijakan pemerintah memberi porsi besar untuk cuti bersama pada periode…

Minggu, 17 Juni 2018 01:26

Ambulans saat Lebaran

SETELAH salat Idulfi tri, dari Balikpapan saya dan keluarga langsung bertolak ke Sangasanga, Kutai Kartanegara.…

Minggu, 17 Juni 2018 01:20

Perjalanan Via Darat, Waspada Mobil Terbakar

ANCAMAN  dalam setiap perjalanan darat, termasuk saat arus balik, bisa menimpa siapa saja. Tragedi…

Minggu, 17 Juni 2018 01:11

Minimalisir Kebakaran, Remajakan Listrik Setiap 15 Tahun

SANGATTA  -  Musibah tak mengenal momen. Perayaan Idulfitri hari kedua di Sangatta, diwarnai…

Minggu, 17 Juni 2018 01:08

Siapa pun yang Menang, Rakyat Korbannya

Seandainya koalisi tidak melancarkan serangan besar-besaran ke Al Hudaida pekan lalu, dunia mungkin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .