MANAGED BY:
RABU
23 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Rabu, 14 Februari 2018 09:04
Surat Izinnya Perlu Dicermati
-

PROKAL.CO, SEBULAN lebih bertugas di Balikpapan, Dewi Sita Yuliani begitu hati-hati menilai adanya kartel sapi di Kaltim. Kepala Kantor Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Balikpapan ini menyebut, pemerintah daerah selaku operator perlu transparan. Itu terkait mekanisme penunjukan pengusaha pemasok sapi ke Bumi Etam. Berikut penuturannya kepada Kaltim Post saat ditemui di kantornya, kemarin (13/2).

Lebih dari 70 persen kebutuhan daging sapi Kaltim didatangkan dari luar daerah. Apakah ini bisa memicu permainan kartel?

Kalau memang ada kesepakatan di antara para pengusaha itu untuk menahan pasokan, berarti berhubungan dengan kuota. Kalau menahan pasokan dan jadi langka, harga otomatis naik dan konsumen dirugikan. Yang perlu dicermati lagi, surat izin. Dalam kuota itu, pasti ada termin waktunya. Kapan harus masuk dengan kuota berapa. Kalau soal harga pasti dilempar ke pasar. Kalau kuota enggak ada harga praktis naik.

Jadi adanya kartel sapi memungkinkan terjadi di Kaltim?

Belum ada temuan dalam dua tahun terakhir. Kami baru tahu ini, ternyata, "ada masalah”. Kalau memang ada peraturan dari dinas terkait bahwa yang boleh masuk si A atau si B, maka kami akan masuk.

Masalah yang ada maksud?

Karena awalnya banyak yang memasok (sapi), sekarang berkurang. Padahal, semakin banyak yang memasok, akan semakin bagus. Tapi, mereka tidak boleh saling berkoordinasi (harga). Itu sama saja dengan kartel. Tapi masih perlu waktu. Perlu pendalaman lagi. Karena sama sekali kami belum pernah masuk, apalagi harga selama ini stabil saja. Harga memang tidak ada gejolak saat ini, tapi dari pasokan.

Apakah instansi pemerintah daerah yang berwenang dengan pemasokan sapi ke Kaltim terlibat kartel?

Karena kami belum pernah masuk jadi enggak bisa ngomong soal itu apalagi klarifikasi belum dilakukan. Kalau untuk penunjukan siapa yang bisa memasok sapi ke Kaltim, itu wewenang Dinas Peternakan Provinsi. Yang perlu dicermati KPPU, bagaimana mekanisme penunjukan pemasok itu. Kalau memang penunjukan itu mekanismenya tender atau lelang, harus transparan. Intinya kalau di KPPU selama pasokan aman, maka harga aman. Kalau harga aman konsumen senang.

Catatan Anda terkait fungsi Dinas Peternakan yang belum mampu membina petani agar lepas dari jeratan tengkulak?

Dinas Peternakan harus lebih aktif lagi mengedukasi peternak. Dinas Perdagangan juga harus mengatur mekanisme pemasokan. Harus dibuka akses peternak. Pemerintah harus memangkas tengkulak. Dinas Peternakan harus masuk lebih dalam lagi. Kasihan peternak dapat capeknya saja, tidak dapat untung. (tim kp)


BACA JUGA

Selasa, 22 Mei 2018 09:24

Sekwan Mundur karena Tekanan

BALIKPAPAN – Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Balikpapan Purnomo akhirnya bersuara. Dia menyebut,…

Selasa, 22 Mei 2018 09:17

Banjir Cobaan saat Ramadan

SAMARINDA – Banjir terus menjadi momok bagi warga Samarinda. Kemarin (21/5), hujan yang mengguyur…

Selasa, 22 Mei 2018 09:11

BSB Target Layani Mudik Lebaran

SAMARINDA – Peresmian Bandara Internasional Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto tinggal menunggu…

Selasa, 22 Mei 2018 09:10

Satgas Endus Monopoli Ayam

BALIKPAPAN – Laporan utama Kaltim Post edisi Senin (21/5), terkait melambungnya harga daging ayam…

Selasa, 22 Mei 2018 09:08

Sahur di Udara, Berbuka dengan Tendon di Ginza

LAPORAN DARI TOKYO: FAROQ ZAMZAMI CUACA di Tokyo, Jepang, tahun ini agaknya bersahabat bagi umat muslim…

Senin, 21 Mei 2018 08:49

Irianto: Listrik Adalah Kebutuhan Dasar

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie terus melakukan berbagai upaya untuk percepatan…

Minggu, 20 Mei 2018 13:10

Setelah Homili, Baru Harry Tersenyum

WINDSOR – Anggun dalam balutan gaun pengantin Givenchy rancangan Clare Waight Keller, Meghan Markle…

Minggu, 20 Mei 2018 07:52
Diduga Ada Permainan Distributor, Pemprov Awasi Pemasok

Stok Aman tapi Harga Meroket

SAMARINDA – Pada saat stok aman, justru harga keperluan pokok di Kaltim malah meroket. Celakanya,…

Minggu, 20 Mei 2018 07:47

Kasus Ceceran Minyak di Teluk Balikpapan, Karyawan Pertamina Tersangka

BALIKPAPAN - Tumpahan minyak di Teluk Balikpapan akhir Maret akhirnya menyeret “korban”…

Minggu, 20 Mei 2018 07:42

ATM Kembali Ingkar Janji, Agen Terpaksa Keluarkan Kocek Pribadi hingga Miliaran

BALIKPAPAN - Puluhan calon jamaah umrah PT Arafah Tamasya Mulia (ATM) berkumpul tadi malam (19/5) sekitar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .