MANAGED BY:
KAMIS
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Rabu, 14 Februari 2018 07:34
Berdayakan Anggota untuk Raup Penghasilan

Sketsa Samarinda

SENIMAN: Anggota Sketsa Samarinda memamerkan masing-masing sketsanya. (AZHAR/KP)

PROKAL.CO, YUK, kenalan dengan komunitas sketsa di Samarinda. Mereka memanggil dengan sebutan Sketsa Samarinda (SketSam). Komunitas ini mengumpulkan siapa saja yang memiliki minat dan hobi di bidang sketsa. Meliputi sketsa wajah, pemandangan, bangunan, dan objek-objek lainnya.

Soal nama yang unik, usut punya usut rupanya nama tersebut diambil dari tempat mereka hangout pertama kali. Sebuah sanggar yang mirip ladang dan ditumbuhi banyak pohon pisang. Komunitas ini terus konsisten berdiri sejak dua tahun lalu. Sekarang, SketSam beranggotakan sepuluh orang. Stan mereka bisa dijumpai di Mahakam Lampion Garden, Samarinda yang saat ini menjadi base camp-nya.

Kegiatan rutin yang mereka lakukan, yakni sketch walk, yaitu kegiatan membuat sketsa objek umum secara live. “Kami menentukan terlebih dahulu tempat yang akan dijadikan lokasi. Setelah itu, kami berkumpul dan langsung mencari objek sekitar yang akan digambar,” beber Sintya Alfatika, salah satu anggota SketSam yang saat ini tengah berkuliah di Universitas Mulawarman Samarinda.

Mereka juga mengadakan pameran karya sketsa dengan berbagai jenis material dan media. “Tanggapan orang yang berkunjung, banyak yang positif. Sambil berjalan menikmati silir angin melambai dari Mahakam, SketSam suguhkan karya seni yang manis. Masyarakat antusias melihat karya-karya yang dipajang,” tambahnya.

Enggak hanya untuk menyalurkan hobi, SketSam juga memberdayakan anggotanya agar bisa mendapatkan penghasilan. Bagi anggota yang sudah mahir, mereka biasa menerima pesanan dari pengunjung Lampion Garden yang datang. Harga seikhlas pengunjung, lho. Namun, jika request kualitas yang lebih bagus dan detail, harga akan disesuaikan oleh seniman.

Bagi yang pengin bergabung untuk belajar, SketSam dengan senang hati menerima. Kata cewek yang hobi menari ini, pada umumnya memerlukan waktu satu hingga dua bulan untuk menguasai teknik dasar jika belajar dari nol. Tapi jangan takut, karena dalam prosesnya akan diajari sampai bisa kok. “Persyaratannya, hanya minat atau keinginan yang kuat. Kalau bingung peralatan apa saja yang digunakan, secara sederhana menggunakan pensil biasa pun bisa. Prinsip utama kita adalah belajar bersama,” tutup Sintya. (*/fzn/*/ewy/k15)


BACA JUGA

Rabu, 30 Januari 2019 07:18

Dogfight Kembali ke Pakem

Ace Combat 7 Genre: Flight 3D Shooting Mesin: PS4 dan…

Kamis, 24 Januari 2019 07:54

Stiker Lokal Rasa Global

TAHU sticker set ala tumblr yang lucu-lucu? Eits, nggak perlu…

Rabu, 23 Januari 2019 07:43

”Katanya” dan ”Faktanya”

DALAM membuat karya kreatif di Instagram story, banyak mitos ”katanya”…

Selasa, 22 Januari 2019 07:39

Tertib karena Video Parodi

ATCS punya cara tersendiri mengingatkan para pengguna jalan untuk tertib…

Selasa, 22 Januari 2019 07:38

Tumbuhkan Jiwa Entrepreneurship lewat Food Fest

MENJADI entrepreneur muda emang bukan sesuatu hal yang mustahil. Apalagi,…

Senin, 21 Januari 2019 07:34

Welcome to Fantasy, Welcome to Twiceland!

’’Likey! Me likey likey likey!’’ SIAPA yang familier dengan cuplikan…

Senin, 21 Januari 2019 07:27

ONCE Said…

SELAIN menyajikan keseruan konser, Twiceland jadi ajang untuk lebih mengetahui…

Senin, 21 Januari 2019 07:24

Hadirkan Musisi Hit Korsel hingga Lokal

ARE you ready for Lalala Festival 2019? Yup, festival tahunan…

Minggu, 20 Januari 2019 06:59

Si Lembut Suka Menghasut

BIASANYA, cowok yang terlihat biasa-biasa aja atau bahkan cenderung punya…

Kamis, 17 Januari 2019 08:16

Pesona Musik dalam Kembang Api

SIAPA sih yang nggak tahu dancing fountain atau air mancur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*