MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 14 Februari 2018 07:24
Pangsa BPR Tergerus Bank Umum

Kredit Menurun, NPL Malah Makin Tinggi

BERBAGI DEBITUR: Sepanjang 2017 lalu, rasio NPL dari BPR di Kaltim masih di angka 11,92 persen. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Agresivitas pembiayaan dari bank umum, khususnya untuk segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), rupanya memakan korban. Sepanjang 2017 lalu, kinerja kredit bank perkreditan rakyat (BPR) di Kaltim menurun 8,48 persen dibanding tahun sebelumnya.

Penurunan kinerja kredit pada BPR di Kaltim juga diikuti melorotnya penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), yang turun 3,01 persen. Pada saat yang sama, kredit bank umum tumbuh 3,86 persen. Bahkan, di segmen UMKM, kucuran pembiayaan dari kategori kreditur terbesar ini tumbuh lebih besar di angka 6,74 persen.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim Dwi Ariyanto mengatakan, membenarkan adanya penurunan kinerja dari BPR. Sepanjang tahun lalu, kata dia, segmen kreditur ini mengucur Rp 225 miliar untuk nasabahnya di Benua Etam. Sementara, penghimpunan DPK tercatat lebih kecil, senilai Rp 186 miliar.

“Penurunan kinerja (kredit dan DPK), salah satunya karena banyak nasabah potensial diambil bank umum,” ungkapnya saat diwawancarai Kaltim Post, Selasa (13/2).

Dia merincikan, kredit BPR sampai saat ini terbanyak diserap modal kerja, dengan porsi 44,45 persen. Disusul kredit konsumsi dengan pangsa 42,12 persen, dan kredit investasi sebesar 13,43 persen.

“Dari sisi lapangan usahanya, 43,85 persen kredit BPR disalurkan untuk sektor perdagangan besar dan eceran. Nilainya Rp 57,16 miliar sepanjang tahun lalu,” katanya.

Dwi menyebut, cukup disayangkan jika pasar kredit dari BPR sampai dalam posisi terancam. Pasalnya, sejauh ini, kreditur khusus ini memberi kontribusi positif terhadap kinerja UMKM.

“Tahun lalu, khusus untuk UMKM, kredit BPR Rp 121 miliar. Dibanding 2016, penurunannya signifikan, mencapai 15 persen,” beber dia.

Ironisnya, penurunan kinerja kredit BPR itu diikuti dengan risiko yang masih tinggi. Itu terlihat dari rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross, yang masih bercokol di posisi 11,92 persen. Rasio NPL tertinggi berasal dari kredit modal kerja, sebesar 14,22 persen.

“Berdasarkan lapangan usaha, rasio NPL dari BPR paling tinggi berasal dari debitur di sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial, mencapai 54,12 persen. Sementara itu pada sektor UMKM, NPL tertinggi berasal dari segmen usaha menengah, sebesar 18,33 persen,” pungkasnya.

UMKM di Kaltim kian mendapat porsi dari perbankan. Sepanjang tahun lalu, debitur dari segmen ini mendapat kucuran kredit Rp 21,32 triliun.

Nilai itu naik 6,74 persen dibanding periode 2016. Sementara porsinya, setara 31,65 persen dari total penyaluran kredit bank umum yang tahun lalu mencapai Rp 67,38 triliun. Pangsa tersebut lebih besar dari target rata-rata yang ditetapkan regulator, di angka 10 persen. (*/ctr/man/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 08 Desember 2018 10:00

Bernostalia dengan Era 1970-an

BALIKPAPAN  –  Maskapai Garuda Indonesia (GA) memberikan pelayanan baru dan…

Sabtu, 08 Desember 2018 06:13

DPK Korporasi Meningkat

SAMARINDA  –  Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) perbankan yang bersumber…

Sabtu, 08 Desember 2018 06:06

Alokasikan KUR Khusus Peternak

WONOGIRI  –  Akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah…

Sabtu, 08 Desember 2018 06:05

Target Produksi 84 Juta Ton Padi

JAKARTA  –  Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan peningkatan produksi sejumlah…

Sabtu, 08 Desember 2018 06:01

Solusi Ketahanan Harga Kelapa Sawit

JAKARTA   –  Badan Pengelola Dana Perkebunan Sawit (BPDP-KS) diminta memperluas…

Sabtu, 08 Desember 2018 05:59

2018, Target Sejuta Rumah Terpenuhi

JAKARTA  -  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki…

Sabtu, 08 Desember 2018 05:58

Konsisten Hadirkan Pembiayaan Rumah bagi MBR

JAKARTA   -   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk siap…

Jumat, 07 Desember 2018 08:15

Rumah Terjangkau, Butuh Dukungan Perbankan

DENPASAR - PT Bank Tabungan Negara (BBTN) siap menjadi integrator…

Jumat, 07 Desember 2018 06:49

Momen Bangkit Industri Perkapalan

SAMARINDA – Pengusaha perkapalan di Kaltim punya momentum untuk memperbaiki…

Jumat, 07 Desember 2018 06:46

Terdepan karena Rangkul Milenial

BALIKPAPAN – Asuransi Astra Balikpapan telah siap menatap era bonus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .