MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 14 Februari 2018 07:14
Pasar BBM Industri Dominan di Kalimantan

Pertamina Turut Incar Momen Pemulihan Ekonomi

IKUT PULIH: Di Kalimantan, pasokan bahan bakar Pertamina untuk kalangan industri lebih besar dibanding untuk konsumsi masyarakat. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Momen perbaikan ekonomi di Kaltim turut menjadi pantauan PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI. Khususnya terkait pasokan produk BBM industri, yang berpotensi tumbuh, seiring meningkatnya kinerja bisnis batu bara.

Februari ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali mematok harga batu bara acuan (HBA) naik ke level USD 100,69 per metrik ton. Sepanjang tahun lalu, harga emas hitam juga tercatat naik 38,95 persen dibanding rata-rata 2016.

Tren positif tersebut merupakan momen titik balik bagi Pertamina dalam memasarkan produk BBM industri. Itu karena beberapa tahun sebelumnya, perseroan sempat turut merasakan dampak penurunan harga batu bara.

General Manager Pertamina MOR VI Made Adi Putra mengatakan, pasokan produk mereka di Kalimantan masih didominasi segmen industri. “Ibaratnya, kalau kami memasok 5 juta kiloliter, sekitar 3 juta kiloliter itu untuk sektor industri,” ucapnya kepada Kaltim Post, Selasa (13/2).

Karenanya, di samping tren konsumsi BBM pada masyarakat, perkembangan dunia industri juga menjadi sorotan Pertamina. Di Kaltim maupun daerah lain di Kalimantan, kata dia, perusahaan batu bara dan pengolahan sawit disebut paling banyak menyerap produk BBM industri perusahaan pelat merah ini.

“Kalimantan merupakan wilayah dengan konsumen terbesar kami untuk kelompok industri. Tentu saja, karena banyak industri pertambangan yang berpusat di kawasan ini. Tapi, dominasi itulah yang juga sempat membuat pasokan kami melambat sekitar tiga tahun lalu,” beber dia.

Karenanya, pulihnya harga batu bara sejak akhir 2016 lalu, menjadi angin segar bagi Pertamina MOR VI. Optimisme terkait serapan produk pun kian besar.

Meski menghadapi optimisme, Made menilai, peluang untuk memulihkan bisnis saat ini sudah tak semudah dulu. Pasalnya, kini Kalimantan juga semakin ramai didatangi pemasok BBM dari perusahaan kompetitor, yang bahkan bisa menawarkan harga lebih murah.

“Itu sudah jadi tantangan kami. Harus bersaing. Jika ingin membangun negara, tentunya industri yang mengutamakan Pertamina,” serunya.

Tantangan lain, lanjut dia, adalah harga bahan baku yang meningkat, serta beban dari penjualan BBM subsidi untuk masyarakat. “Saat ini, harga minyak sudah di kisaran USD 60 per barel. Trennya sedang meningkat,” imbuhnya. (aji/man/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:18

Manjakan Konsumen lewat Semarak Kemerdekaan

BALIKPAPAN  -  Long weekend pekan ini dimanfaatkan ACE Hardware dengan menggeber penjualan.…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:16

Tekan Impor Migas

JAKARTA  -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta PT Pertamina (Persero) untuk mengurangi…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:15

Enggan Bergantung Komoditas

SAMARINDA  -   Perekonomian Kaltim pada triwulan II 2018 mengalami pertumbuhan sebesar…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:15

Dua Kapal Tertunda, Logistik Masih Aman

BALIKPAPAN  -   Cuaca buruk dan gelombang tinggi yang terjadi dua pekan terakhir, membuat…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:13

Bulan Depan, Harga TBS Diprediksi Membaik

SAMARINDA  -  Tren penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kaltim kembali…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:11

Optimistis Rupiah Kukuh di Kisaran 14.000 Per USD

JAKARTA  –   Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019 telah…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:08

Tahun Depan, Gaji ASN Naik 5 Persen

JAKARTA  –  Kabar baik menghampiri Aparatur Sipil Negara (ASN). Berdasar Rancangan Anggaran…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:06

Target Turunkan Angka Kemiskinan 8,5 Persen

JAKARTA  –   Pemerintah bertekad menurunkan angka kemiskinan di Tanah Air mencapai 8,5…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:03

Belum Swasembada Kedelai

SURABAYA  –  Tingginya konsumsi kedelai di Tanah Air masih belum diimbangi dengan suplai…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:02

Maksimalkan Kapal Penangkap Ikan

SURABAYA  –   Kebijakan pemerintah di sektor maritim melalui pengembangan infrastruktur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .