MANAGED BY:
SELASA
18 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 14 Februari 2018 07:13
Rumuskan Prioritas Pembangunan Daerah

Ulas Transformasi Ekonomi dalam Kaltim Summit III 2018

-

PROKAL.CO, SAMARINDA - Empat tahun berjalan, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim yang dijalankan sejak 2013 lalu dinilai sudah cukup baik. Itu terlihat dari sasaran pembangunan yang ditetapkan dalam lima misi utama, kini masih on the track.

Meski begitu, bukan berarti Kaltim tanpa catatan peringatan. Struktur ekonomi yang masih didominasi pemanfaatan produk primer sumber daya alam (SDA) tak terbarukan, membuat daerah ini cenderung rapuh saat terjadi krisis di sektor utama.

Untuk menghindari kerapuhan tersebut, Kaltim harus secara cerdas mengelola produksi sumber daya alam. Pada saat yang sama, pemerintah juga harus menginvestasikan hasil tersebut untuk lapangan usaha atau bidang-bidang perekonomian berkelanjutan. Upaya hilirisasi produk primer juga perlu dilakukan dalam upaya meningkatkan nilai tambah komoditas.

“Secara umum, beberapa permasalahan utama Kalimantan Timur yang dapat dirumuskan. Antara lain, rendahnya daya saing SDM, transformasi ekonomi yang belum optimal, aksesibilitas dan konektivitas wilayah yang kurang maksimal, serta adanya penurunan kualitas lingkungan hidup dan belum optimalnya kinerja pemerintahan,” tulis Biro Humas dan Protokol Pemprov Kaltim, dalam pengantar Kaltim Summit III 2018, yang berlangsung di Gedung Convention Hall Samarinda, Kamis (15/2) besok.

Penyelesaian permasalahan utama di daerah ini, harus dilakukan secara serius, dengan melibatkan seluruh komponen pembangunan. Pertemuan dalam Kaltim Summit III tahun ini pun diharapkan dapat menjadi babak baru perumusan prioritas pembangunan, strategi, dan arah kebijakan, dalam rangka penyelesaian masalah utama pembangunan daerah. Pada akhirnya, hasil tersebut juga diharapkan berkontribusi signifikan dalam pencapaian Visi Kaltim 2030.

“Kaltim Summit III bertujuan menjaring input inovatif dan konstruktif dari pemangku kepentingan. Terutama dalam rangka menyamakan persepsi guna penyempurnaan prioritas pembangunan, strategi, arah kebijakan, dan program prioritas Kaltim 2018-2023 menuju Visi Kaltim 2030,” lanjut pengantar tersebut.

Tujuan lainnya, adalah memperluas rasa memiliki seluruh stakeholders terhadap prioritas pembangunan Kaltim. Itu semua bisa dilakukan dengan membangun kesamaan persepsi, antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam memformulasikan kebijakan dan program penyelesaian pembangunan daerah.

Materi-materi yang disampaikan nanti terfokuskan kepada faktor-faktor penghambat pencapaian sasaran pembangunan. Juga untuk melihat dinamika perubahan pembangunan yang begitu cepat, serta mengarah pada beberapa isu strategis.

Isu-isu tersebut, antara lain terkait tata kelola sumber daya alam, yang mencakup hilirisasi komoditas primer berbasis agroindustri dan mineral tambang. Lalu infrastruktur dan konektivitas daerah, pengembangan sumber daya manusia, regulasi perizinan dan investasi, kemandirian fiskal, pangan, dan energi, pengembangan pariwisata, serta pengembangan nuklir dan technopark di Buluminung.

Pencapaian Visi Kaltim 2030 bukan semata kewajiban pemerintah. Perlu dukungan dan kontribusi seluruh elemen masyarakat, akademisi, dan swasta. Pemangku kepentingan perlu duduk bersama dalam upaya sinkronisasi, koordinasi, konsultasi dan negosiasi dalam wadah diskusi dan rapat kerja yang dikemas dalam Forum Kaltim Summit III Tahun 2018.

Pertemuan tahunan tersebut bakal menghadirkan kurang lebih 600 orang dari berbagai unsur. Antara lain, para ahli dan pakar nasional, calon gubernur dan wakil gubernur periode 2018-2023, forum komunikasi pimpinan daerah se-Kaltim, staf ahli, perwakilan dunia usaha, serikat pekerja, media massa, akademisi, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat. (man2/k15)


BACA JUGA

Senin, 17 Desember 2018 11:41

Panasonic Kenalkan AC Tangguh di Segala Situasi

SAMARINDA – Perusahaan elektronik Panasonic mengenalkan produk baru berupa air…

Senin, 17 Desember 2018 10:20

Naiknya Dolar Berpengaruh Pada Impor

Oleh: Rizka Putri Nafisa Mahasiswa Prodi Manajemen Hari senin ke…

Senin, 17 Desember 2018 08:00

Investasi Udang Terbuka Luas

JAKARTA – Udang menjadi salah satu komoditas perikanan paling potensial…

Senin, 17 Desember 2018 06:54

Optimisme Konsumen Menurun

SAMARINDA – Kondisi ekonomi dan optimisme konsumen di Kaltim mengalami…

Senin, 17 Desember 2018 06:52

Lion Air Batalkan Penurunan Kuota Bagasi Gratis

BALIKPAPAN – Lion Air Group membatalkan rencana penurunan volume bagasi…

Senin, 17 Desember 2018 06:49

Astra Luncurkan Produk Baru Tahun Depan

BALIKPAPAN – Kondisi otomotif yang belum pulih membuat kinerja Asuransi…

Senin, 17 Desember 2018 06:47

Stabilitas Jasa Keuangan Kaltim Terjaga

SAMARINDA – Stabilitas sektor jasa keuangan Kaltim dan Kaltara sampai…

Minggu, 16 Desember 2018 12:11

Belum Lirik Industri Hilirisasi, Perbankan Main Aman

SAMARINDA - Perbankan di Kalimantan Timur masih enggan mengucurkan kredit…

Minggu, 16 Desember 2018 08:05

Olahan New York Cheesecake nan Lembut

HIDANGAN pencuci mulut tak selalu bercita rasa manis, ada pula…

Minggu, 16 Desember 2018 08:02

Renyah dan Lembut dari Scone

PERNAHKAH Anda mendengar kudapan bernama scone? Ya, kudapan yang satu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .