MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 14 Februari 2018 07:13
Rumuskan Prioritas Pembangunan Daerah

Ulas Transformasi Ekonomi dalam Kaltim Summit III 2018

-

PROKAL.CO, SAMARINDA - Empat tahun berjalan, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim yang dijalankan sejak 2013 lalu dinilai sudah cukup baik. Itu terlihat dari sasaran pembangunan yang ditetapkan dalam lima misi utama, kini masih on the track.

Meski begitu, bukan berarti Kaltim tanpa catatan peringatan. Struktur ekonomi yang masih didominasi pemanfaatan produk primer sumber daya alam (SDA) tak terbarukan, membuat daerah ini cenderung rapuh saat terjadi krisis di sektor utama.

Untuk menghindari kerapuhan tersebut, Kaltim harus secara cerdas mengelola produksi sumber daya alam. Pada saat yang sama, pemerintah juga harus menginvestasikan hasil tersebut untuk lapangan usaha atau bidang-bidang perekonomian berkelanjutan. Upaya hilirisasi produk primer juga perlu dilakukan dalam upaya meningkatkan nilai tambah komoditas.

“Secara umum, beberapa permasalahan utama Kalimantan Timur yang dapat dirumuskan. Antara lain, rendahnya daya saing SDM, transformasi ekonomi yang belum optimal, aksesibilitas dan konektivitas wilayah yang kurang maksimal, serta adanya penurunan kualitas lingkungan hidup dan belum optimalnya kinerja pemerintahan,” tulis Biro Humas dan Protokol Pemprov Kaltim, dalam pengantar Kaltim Summit III 2018, yang berlangsung di Gedung Convention Hall Samarinda, Kamis (15/2) besok.

Penyelesaian permasalahan utama di daerah ini, harus dilakukan secara serius, dengan melibatkan seluruh komponen pembangunan. Pertemuan dalam Kaltim Summit III tahun ini pun diharapkan dapat menjadi babak baru perumusan prioritas pembangunan, strategi, dan arah kebijakan, dalam rangka penyelesaian masalah utama pembangunan daerah. Pada akhirnya, hasil tersebut juga diharapkan berkontribusi signifikan dalam pencapaian Visi Kaltim 2030.

“Kaltim Summit III bertujuan menjaring input inovatif dan konstruktif dari pemangku kepentingan. Terutama dalam rangka menyamakan persepsi guna penyempurnaan prioritas pembangunan, strategi, arah kebijakan, dan program prioritas Kaltim 2018-2023 menuju Visi Kaltim 2030,” lanjut pengantar tersebut.

Tujuan lainnya, adalah memperluas rasa memiliki seluruh stakeholders terhadap prioritas pembangunan Kaltim. Itu semua bisa dilakukan dengan membangun kesamaan persepsi, antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam memformulasikan kebijakan dan program penyelesaian pembangunan daerah.

Materi-materi yang disampaikan nanti terfokuskan kepada faktor-faktor penghambat pencapaian sasaran pembangunan. Juga untuk melihat dinamika perubahan pembangunan yang begitu cepat, serta mengarah pada beberapa isu strategis.

Isu-isu tersebut, antara lain terkait tata kelola sumber daya alam, yang mencakup hilirisasi komoditas primer berbasis agroindustri dan mineral tambang. Lalu infrastruktur dan konektivitas daerah, pengembangan sumber daya manusia, regulasi perizinan dan investasi, kemandirian fiskal, pangan, dan energi, pengembangan pariwisata, serta pengembangan nuklir dan technopark di Buluminung.

Pencapaian Visi Kaltim 2030 bukan semata kewajiban pemerintah. Perlu dukungan dan kontribusi seluruh elemen masyarakat, akademisi, dan swasta. Pemangku kepentingan perlu duduk bersama dalam upaya sinkronisasi, koordinasi, konsultasi dan negosiasi dalam wadah diskusi dan rapat kerja yang dikemas dalam Forum Kaltim Summit III Tahun 2018.

Pertemuan tahunan tersebut bakal menghadirkan kurang lebih 600 orang dari berbagai unsur. Antara lain, para ahli dan pakar nasional, calon gubernur dan wakil gubernur periode 2018-2023, forum komunikasi pimpinan daerah se-Kaltim, staf ahli, perwakilan dunia usaha, serikat pekerja, media massa, akademisi, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat. (man2/k15)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 06:59
Permintaan Bertambah, Harga Acuan Meningkat

Batu Bara Kembali Menjadi Primadona

SAMARINDA - Kaltim bisa membantu pemerintah dalam memacu kinerja ekspor dan memperbaiki neraca perdagangan,…

Selasa, 18 September 2018 06:55

Tiongkok dan AS Jadi Tujuan Utama Ekspor

JAKARTA – Upaya pemerintah menggenjot ekspor masih belum menunjukkan hasil membanggakan. Badan…

Selasa, 18 September 2018 06:49

Wajib Pajak Tak Patuh Bakal Diperiksa

JAKARTA – Masyarakat diminta tak perlu takut menghadapi pemeriksaan pajak seiring keluarnya Surat…

Selasa, 18 September 2018 06:45

Sasar Komunitas Kaum Hawa

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (BBTN) menyasar komunitas kaum hawa sebagai nasabah tabungan dan kredit.…

Selasa, 18 September 2018 06:45

Lanjutkan Program Pengendalian Inflasi

BALIKPAPAN – Guna menekan laju inflasi di Kota Minyak, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI)…

Senin, 17 September 2018 07:11

Selamatkan Devisa lewat B20

SAMARINDA – PT Pertamina (Persero) terus mengintensifkan monitoring implementasi mandatori Biodiesel…

Senin, 17 September 2018 07:09

Asa Pariwisata Kota Minyak

BALIKPAPAN – Pemerintah tampaknya harus bekerja lebih serius dalam meningkatkan pariwisata. Minimnya…

Senin, 17 September 2018 07:05

Cocok dengan Medan Kaltim

SAMARINDA – Hadirnya produk baru, New Triton Athlete berhasil mendongkrak penjualan mobil Mitsubishi.…

Senin, 17 September 2018 07:02

Impor Barang Rp 1,1 Juta Kena Bea Masuk

JAKARTA – Pemerintah mengubah ketentuan batas nilai impor barang kiriman dengan mengenakan bea…

Senin, 17 September 2018 06:56

RI Poros Ekonomi Kreatif 2030

JAKARTA – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) berkomitmen menjadikan Indonesia sebagai salah satu poros…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .