MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 14 Februari 2018 07:07
Selangkah Lagi, BTMU Caplok 40 Persen Saham Danamon
-

PROKAL.CO, JAKARTA - PT Bank Danamon Indonesia Tbk bakal menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS), 20 Maret mendatang. Salah satu pembahasan utamanya adalah tentang kemungkinan bertambahnya kepemilikan Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ (BTMU) atas saham perusahaan menjadi 40 persen.

Saat ini, BTMU baru mengantongi 19,9 persen saham Bank Danamon. “Persetujuan untuk BTMU memiliki 40 persen saham akan kami ajukan pada RUPS 20 Maret mendatang,” ujar Direktur Kepatuhan Bank Danamon Rita Mirasari di Jakarta, Senin (12/2) lalu.
Setelah memperoleh persetujuan pemegang saham, Rita menjelaskan, BTMU baru akan mengajukan izin kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjadi pemegang saham pengendali (PSP). Dia memastikan, perusahaan bakal mengikuti aturan yang diberlakukan otoritas.

BTMU sebelumnya menyatakan minat untuk memiliki saham Bank Danamon hingga 73,8 persen. Namun, sesuai ketentuan kepemilikan saham maksimum pada bank umum, BTMU sebagai lembaga keuangan hanya boleh memiliki maksimal 40 persen saham.

Kendati demikian, OJK tetap membuka peluang lembaga keuangan memiliki saham di atas 40 persen. Salah satu cara untuk meluluskan langkah tersebut sesuai aturan adalah melakukan penggabungan usaha. Saat ini, BTMU sudah memiliki kantor cabang bank asing (KCBA) di Indonesia.

Direktur Keuangan Bank Danamon Satinder Ahluwalia menambahkan, proses pengambilalihan saham Bank Danamon oleh BTMU akan sesuai aturan. Ahluwalia enggan berspekulasi atas langkah yang akan diambil BTMU jika ingin merealisasikan minatnya menguasai 73,8 persen saham Bank Danamon.
“Sekarang ini aturan maksimal saham itu 40 persen. Karena itu, pada step (langkah) kedua, kami minta BTMU hanya ambil alih 40 persen. Ikuti aturan yang ada, itu yang penting. Kalau mereka minta di atas itu, sulit,” terang dia.

PENCADANGAN TURUN, LABA MENANJAK

Terkait kinerja, sepanjang tahun lalu, Bank Danamon berhasil mencatatkan laba bersih Rp 3,68 triliun. Capaian itu naik 38 persen dibanding 2016 yang dilaporkan Rp 2,67 triliun. Tumbuhnya laba itu, terutama didorong oleh biaya pencadangan yang dipangkas, dari Rp 4,36 triliun menjadi Rp 3,47 triliun.

Tahun lalu, pendapatan bersih perseroan hanya naik 3 persen (yoy) menjadi Rp 14,17 triliun. Pendapatan nonbunga juga turun 11 persen (yoy), menjadi Rp 3,49 triliun.

Direktur Utama Bank Danamon Sng Seow Wah menjelaskan, laba bersih perseroan tahun lalu didorong membaiknya biaya dana, disiplin pada biaya operasional, termasuk perbaikan pada kualitas aset perseroan. “Pertumbuhan laba yang berkelanjutan ini adalah hasil dari upaya kami dalam melakukan diversifikasi pendapatan, memperkuat layanan nasabah, serta penerapan solusi berbasis teknologi dan digital secara komprehensif,” imbuhnya.

Sepanjang 2017 lalu, penyaluran kredit dan pemberian fasilitas perdagangan (trade finance) perseroan hanya tumbuh 3 persen menjadi Rp 129,72 triliun. Aset perseroan juga tercatat hanya tumbuh 3 persen menjadi Rp 177,26 triliun. (man2/k15)


BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 09:27

Pengembang Berharap Perlakuan Khusus

BALIKPAPAN - Pengembang di segmen rumah subsidi masih keberatan dengan suku bunga kredit yang diterapkan…

Selasa, 20 Februari 2018 09:23

Target Satu Juta Per Tahun Belum Tercapai

PROGRAM satu juta rumah belum terealisasi sesuai target. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat…

Selasa, 20 Februari 2018 09:17

Pengangguran Didorong Garap Sektor Nonformal

BALIKPAPAN - Selain memaksimalkan serapan industri dari investasi baru, Pemkot Balikpapan telah menyiapkan…

Selasa, 20 Februari 2018 09:14

Gaya Hidup Tak Sehat Masyarakat Jadi Potensi Pasar

Pangsa pasar sektor consumer goods di Indonesia masih didominasi makanan pokok dan cepat saji. Produk…

Senin, 19 Februari 2018 07:25

Impor Barang Produksi Turun Tajam

SAMARINDA – Berbeda dengan ekspor yang melesat tajam, kinerja impor Kaltim sepanjang 2017 lalu…

Senin, 19 Februari 2018 07:24

Long Weekend, Hotel di Samarinda Perbaiki Okupansi

SAMARINDA - Momen long weekend edisi Imlek lalu membawa berkah bagi bisnis perhotelan di Samarinda.…

Senin, 19 Februari 2018 07:18

Tekan Biaya Produksi Padi, Petani Akan Kelola Kotoran Sapi

Salah satu cara membuat sektor pertanian tetap menarik adalah menjaga margin keuntungan dari si petani.…

Minggu, 18 Februari 2018 11:49

Mengoleksi Sekaligus Berbisnis

BERBAGAI tas bermerek tersusun rapi di sebuah meja. Tas tersebut merupakan koleksi miliki Della Anastasya.…

Minggu, 18 Februari 2018 11:45

Utamakan Kualitas dan Keaslian

TAS menjadi salah satu kebutuhan yang sangat diperhatikan Della Anastasya. Sebab itu, dia sangat memperhatikan…

Minggu, 18 Februari 2018 11:44

Merawat Tas agar Tahan Lama

TAK hanya karena harga yang mahal, kecintaannya terhadap tas membuat Della Anastasya sangat menjaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .