MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 14 Februari 2018 07:06
Subsidi EBT Mestinya Setara Energi Fosil
-

PROKAL.CO, PEKANBARU - Pemerintah dinilai belum optimal mendukung pengembangan dan penggunaan energi baru/terbarukan (EBT). Salah satu acuannya, terlihat dari kucuran subsidi yang belum sebesar energi fosil.

“Energi terbarukan harus mendapat subsidi pemerintah seperti energi fosil. Kalau tidak, energi terbarukan tidak bisa berkembang. Sementara kita butuh cadangan energi baru,” ungkap Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir di Pekanbaru, Riau, belum lama ini.

Saat ini, lanjut dia, harga solar Rp 6.500 per liter, sedangkan bahan bakar nabati (BBN) untuk pasar yang sama dibanderol Rp 8 ribu. Selisih harga ini, lanjut Nasir, akan menyulitkan EBT untuk bersaing. Solusinya adalah pemberian subsidi agar bisa bersaing.

“Bila ini sudah sukses, inovasi terkait renewable energy akan kami mintakan agar mendapat fasilitas yang sama seperti energi fosil. Yakni melalui subsidi, sehingga harganya kompetitif,” tuturnya.

Dia menjelaskan, biodiesel harganya lebih tinggi karena tidak ada subsidi. Kemenristekdikti, ujar Nasir, sudah melapor ke Kementerian Keuangan agar semua inovasi mendapatkan insentif.

“Kalau urusan energi mungkin pada subsidi. Untuk yang lain bisa pada pengurangan pajak dua kali. Soal subsidi EBT sudah disampaikan pada Kemenkeu, dan sudah direspons,” terangnya.

Nasir menambahkan, potensi EBT di Indonesia sangat besar. Salah satunya, karena pasokan limbah kelapa sawit yang melimpah di berbagai daerah, dan dapat diolah jadi energi biomassa. (esy/jpnn/man/k15)


BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 09:27

Pengembang Berharap Perlakuan Khusus

BALIKPAPAN - Pengembang di segmen rumah subsidi masih keberatan dengan suku bunga kredit yang diterapkan…

Selasa, 20 Februari 2018 09:23

Target Satu Juta Per Tahun Belum Tercapai

PROGRAM satu juta rumah belum terealisasi sesuai target. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat…

Selasa, 20 Februari 2018 09:17

Pengangguran Didorong Garap Sektor Nonformal

BALIKPAPAN - Selain memaksimalkan serapan industri dari investasi baru, Pemkot Balikpapan telah menyiapkan…

Selasa, 20 Februari 2018 09:14

Gaya Hidup Tak Sehat Masyarakat Jadi Potensi Pasar

Pangsa pasar sektor consumer goods di Indonesia masih didominasi makanan pokok dan cepat saji. Produk…

Senin, 19 Februari 2018 07:25

Impor Barang Produksi Turun Tajam

SAMARINDA – Berbeda dengan ekspor yang melesat tajam, kinerja impor Kaltim sepanjang 2017 lalu…

Senin, 19 Februari 2018 07:24

Long Weekend, Hotel di Samarinda Perbaiki Okupansi

SAMARINDA - Momen long weekend edisi Imlek lalu membawa berkah bagi bisnis perhotelan di Samarinda.…

Senin, 19 Februari 2018 07:18

Tekan Biaya Produksi Padi, Petani Akan Kelola Kotoran Sapi

Salah satu cara membuat sektor pertanian tetap menarik adalah menjaga margin keuntungan dari si petani.…

Minggu, 18 Februari 2018 11:49

Mengoleksi Sekaligus Berbisnis

BERBAGAI tas bermerek tersusun rapi di sebuah meja. Tas tersebut merupakan koleksi miliki Della Anastasya.…

Minggu, 18 Februari 2018 11:45

Utamakan Kualitas dan Keaslian

TAS menjadi salah satu kebutuhan yang sangat diperhatikan Della Anastasya. Sebab itu, dia sangat memperhatikan…

Minggu, 18 Februari 2018 11:44

Merawat Tas agar Tahan Lama

TAK hanya karena harga yang mahal, kecintaannya terhadap tas membuat Della Anastasya sangat menjaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .