MANAGED BY:
MINGGU
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Selasa, 13 Februari 2018 19:58
Belanja di Pasar, Tentara Tewas Didor

PROKAL.CO, TNI berduka. Serangan separatis bersenjata di Papua menewaskan Anggota TNI Satgas Ban Timsus Sinak, Praptu Sandi Novian.

Sandi tewas ditembak Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) saat sedang belanja kebutuhan sehari-hari di Pasar Sinak, Kabupaten Puncak, Papua, Senin (12/2).

Pria dengan NRP 31120352521191 ini ditembak sekitar pukul 10.00 WIT. Pelaku diduga dari kelompok KKSB pimpinan Tenius.

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit membenarkan adanya kasus penembakan oleh KKSB yang menyebabkan satu anggotanya tewas. Menurut Pangdam, Pratu Sandi meninggal akibat luka tembakan yang dialaminya di telinga kiri hingga tembus ke pipi.

Korban diduga tewas ditembak dari jarak dekat. "Kelompok tersebut menembak Pratu dari jarak dekat, kemungkinan ada kelengahan anggota di sana atau saat kejadian anggota sedang dalam keadaan tidak siap dan mereka pikir itu masyarakat biasa, ternyata KKSB pimpinan Tenius yang menyamar masuk ke dalam pasar," ujar Pangdam kepada Cenderawasih Pos.

Dia menjelaskan, saat kejadian Pratu Sandi terpisah dari rekannya. Padahal seharusnya protapnya berpasangan, di mana saat itu ada tiga orang anggota yang belanja ke pasar termasuk korban sendiri. "Setelah kejadian tersebut, anggota langsung melakukan pengejaran terhadap kelompok KKSB pimpinan Tenius yang saat itu berjumlah sebanyak lima orang," ujar Pangdam.

Saat dikejar, kelompok tersebut melepas tembakan. Selain itu, kelompok KKSB tersebut berhasil membawa kabur satu pucuk pistol jenis FN milik korban. "Dua tim kecil dengan jumlah 16 hingga 20 orang sedang melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut, untuk situasi di lapangan sendiri aman dan jenazah Pratu Sandi Novian sudah diterbangkan ke Kampung halamannya di Jawa Barat," pungkas George Supit.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi menambahkan, anggota saat itu bermaksud belanja kebutuhan di pos mereka ke Pasar Sinak. Di tengah-tengah keramaian pasar, tiba-tiba lima orang anggota KKSB bersenjata golok dan pistol menyerang anggota TNI.

Pratu SN yang saat itu sedang terpisah dari kelompoknya mendapat serangan secara mendadak ditembak di bagian telinga kiri serta senjata pistolnya dirampas KKSB. Setelah berhasil merampas pistol kelompok KKSB tersebut melarikan diri ke arah Kampung Akenggeng Distrik Sinak.

Mendengar suara tembakan, anggota Pos dipimpin oleh Lettu Inf Iqbal datang memberi bantuan dan pengejaran namun mendapatkan tembakan balasan dari KKSB sehingga terjadi kontak tembak. Sambil melancarkan tembakan anggota KKSB berhasil meloloskan diri ke arah hutan secara berpencar. (fia/tri)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 20:16
Tokoh Tionghoa Bicara Soal Pilpres

“Kami Bukan Tak Suka Jokowi, Kami Ini Pendukung, tapi Cukup sampai di Sini”

Sejumlah tokoh Tionghoa dari berbagai profesi dan organisasi yang tergabung dalam Forum Aspirasi Rakyat…

Kamis, 24 Mei 2018 12:19

Menkeu : Gaji Ke 13 Baru Akan Diterima Bulan Juli

JAKARTA - Setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan telah ditandatanganinya Peraturan Pemerintah…

Minggu, 20 Mei 2018 10:10

KPK Lanjutkan Kasus Century

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya melanjutkan penanganan kasus skandal korupsi…

Sabtu, 19 Mei 2018 14:03

BIKIN GADUH..!! Kemenag Rilis 200 Mubalig yang Dianggap Penuhi Kriteria Berceramah

JAKARTA- Mengawali Ramadan, Kementerian Agama (Kemenag) melansir pengumuman penting, yakni 200 mubalig…

Sabtu, 19 Mei 2018 13:36

4 Kg Sabu Masuk Lapas, Kepala Lapas Akhirnya Dipenjara Juga

BANDARLAMPUNG - Kasus lolosnya 4 kilogram sabu-sabu dan ekstasi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas…

Sabtu, 19 Mei 2018 13:34

Tuntutan Mati Aman Abdurrachman Dipastikan Tidak Pengaruhi Pergerakan Teror

JAKARTA -Mabes Polri memastikan tuntutan mati terhadap terdakwa otak pengeboman MH Thamrin, Aman Abdurrachman,…

Sabtu, 19 Mei 2018 12:53

Bos JAD Aman Abdurrachman, Dituntut Hukuman Mati, Ini Alasan Kejagung

JAKARTA -Kejaksaan Agung mengungkapkan alasan tim jaksa penuntut umum (JPU) menuntut hukuman mati terhadap…

Sabtu, 19 Mei 2018 11:54

Mantap..!! Presiden Dewan ICAO Anugerahkan Indonesia Council President Certificate

MONTREAL- Indonesia mendapatkan penghargaan dari International Civil Aviation Organization (ICAO). Penghargaan…

Rabu, 16 Mei 2018 21:32

GILAA..!! Hanya karena Dipaksa Sarapan Pagi, Suami Gorok Leher Istrinya

Seorang suami bernama Ahmad Pahmi, 36, di Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumsel, tega menghabisi nyawa…

Rabu, 16 Mei 2018 21:10

Demokrat dan Gerindra Makin Akrab, Tanda-Tanda Berkoalisi?

JAKARTA- Konstelasi pemilihan presiden bergerak semakin dinamis seiring makin dekatnya pendaftaran capres…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .