MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Selasa, 13 Februari 2018 19:58
Belanja di Pasar, Tentara Tewas Didor

PROKAL.CO, TNI berduka. Serangan separatis bersenjata di Papua menewaskan Anggota TNI Satgas Ban Timsus Sinak, Praptu Sandi Novian.

Sandi tewas ditembak Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) saat sedang belanja kebutuhan sehari-hari di Pasar Sinak, Kabupaten Puncak, Papua, Senin (12/2).

Pria dengan NRP 31120352521191 ini ditembak sekitar pukul 10.00 WIT. Pelaku diduga dari kelompok KKSB pimpinan Tenius.

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit membenarkan adanya kasus penembakan oleh KKSB yang menyebabkan satu anggotanya tewas. Menurut Pangdam, Pratu Sandi meninggal akibat luka tembakan yang dialaminya di telinga kiri hingga tembus ke pipi.

Korban diduga tewas ditembak dari jarak dekat. "Kelompok tersebut menembak Pratu dari jarak dekat, kemungkinan ada kelengahan anggota di sana atau saat kejadian anggota sedang dalam keadaan tidak siap dan mereka pikir itu masyarakat biasa, ternyata KKSB pimpinan Tenius yang menyamar masuk ke dalam pasar," ujar Pangdam kepada Cenderawasih Pos.

Dia menjelaskan, saat kejadian Pratu Sandi terpisah dari rekannya. Padahal seharusnya protapnya berpasangan, di mana saat itu ada tiga orang anggota yang belanja ke pasar termasuk korban sendiri. "Setelah kejadian tersebut, anggota langsung melakukan pengejaran terhadap kelompok KKSB pimpinan Tenius yang saat itu berjumlah sebanyak lima orang," ujar Pangdam.

Saat dikejar, kelompok tersebut melepas tembakan. Selain itu, kelompok KKSB tersebut berhasil membawa kabur satu pucuk pistol jenis FN milik korban. "Dua tim kecil dengan jumlah 16 hingga 20 orang sedang melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut, untuk situasi di lapangan sendiri aman dan jenazah Pratu Sandi Novian sudah diterbangkan ke Kampung halamannya di Jawa Barat," pungkas George Supit.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi menambahkan, anggota saat itu bermaksud belanja kebutuhan di pos mereka ke Pasar Sinak. Di tengah-tengah keramaian pasar, tiba-tiba lima orang anggota KKSB bersenjata golok dan pistol menyerang anggota TNI.

Pratu SN yang saat itu sedang terpisah dari kelompoknya mendapat serangan secara mendadak ditembak di bagian telinga kiri serta senjata pistolnya dirampas KKSB. Setelah berhasil merampas pistol kelompok KKSB tersebut melarikan diri ke arah Kampung Akenggeng Distrik Sinak.

Mendengar suara tembakan, anggota Pos dipimpin oleh Lettu Inf Iqbal datang memberi bantuan dan pengejaran namun mendapatkan tembakan balasan dari KKSB sehingga terjadi kontak tembak. Sambil melancarkan tembakan anggota KKSB berhasil meloloskan diri ke arah hutan secara berpencar. (fia/tri)


BACA JUGA

Minggu, 18 Februari 2018 19:07

WAJIB BACA! Tes CPNS setelah Pilkada

Kapan kepastian tes CPNS tengah dimatangkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi…

Minggu, 18 Februari 2018 19:02

Habib Rizieq: Ada Tiket, Besok Pulang

Dikabarkan tengah mengurus kepulangan ke Tanah Air, Imam Besar Front Pembela Indonesia (FPI) Habib…

Minggu, 18 Februari 2018 18:57

Menjijikkan, Memalukan, Anies Dilarang Ikut Jokowi ke Podium Piala Presiden

Aksi Paspampres melarang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ikut mendampingi Presiden Joko Widodo naik…

Minggu, 18 Februari 2018 18:49

Ustad Somad Dicatut untuk Galang Dana

Jadi orang tenar ada juga tak enaknya. Inilah yang terjadi pada Ustaz Abdul Somad.  Sebagai pendakwah…

Jumat, 16 Februari 2018 19:39

Ongkos Pilkada Selangit, Korupsi Tak Terbendung

Sudah jadi rahasia umum, ongkos untuk bisa menjadi kepala daerah sangatlah mahal. Nah kondisi ini mendapat…

Jumat, 16 Februari 2018 19:36

Parpol Gagal, Banyak Calon di Pilkada Kena OTT KPK

Tertangkapnya sejumlah kepala daerah yang mencalonkan diri kembali di Pilkada 2018 merupakan bukti kegagalan…

Jumat, 16 Februari 2018 19:28

Imlek Lepas Burung, Apa Maknanya?

Ada tradisi unik mengiringi perayaan Imlek.  Warga Tionghoa biasanya menjalankan tradisi melepas…

Jumat, 16 Februari 2018 19:22

Adakah Peluang Habib Rizieq Jadi Capres 2019

Di tengah maraknya pemberitaan persaingan Jokowi dan Prabowo, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib…

Jumat, 16 Februari 2018 19:17

Albothyl Berbahaya, DPR Kritik BPOM

Anggota DPR gerah dan mengkritik habis Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Ini berkait hasil bahaya…

Selasa, 13 Februari 2018 19:47

Cueki UU MD3, KPK Tak Perlu Izin Presiden Garap Legislator Korup

Anggota DPR boleh saja berlindung di balik UU MD3, tapi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak mempersoalkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .