MANAGED BY:
KAMIS
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 13 Februari 2018 10:50
NTP Naik 0,18 Persen

Jaang: Bankaltim Banyak Duit, Tinggal Digelontorkan

Syaharie Jaang

PROKAL.CO, SAMARINDA – Meski berstatus pemerintahan kota, bukan berarti Samarinda tak memiliki potensi pertanian. Namun, para petani di kota ini masih sulit berkembang.

Selain karena dikepung pertambangan, petani juga belum mendapat jaminan penghidupan yang sejahtera. Mereka kesulitan mendapat tambahan modal karena tingginya bunga pinjaman.

Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai tukar petani (NTP) di Kaltim tahun ini sebesar 97,45 persen atau naik 0,18 persen dibanding tahun lalu. Peningkatan persentase NTP tersebut menunjukkan harga jual hasil pertanian meningkat, meski tidak siginfikan.

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang mengatakan, butuh waktu untuk merancang ekonomi melalui pertanian. Untuk memudahkan petani, kata dia, tidak melulu lewat APBD. Bank konvensional bisa berperan memberikan pinjaman modal dengan bunga rendah.

“Bankaltim kan banyak duit. Tinggal digelontorkan saja duit itu, lalu berikan bunga di bawah 5 persen. Kenapa tidak bisa?” katanya.

Argumennya adalah saham mayoritas Bankaltim masih dipegang oleh pemerintah, sehingga punya otoritas. “Nanti itu akan dibicarakan dengan OJK dan OPD terkait, sehingga hambatan petani bisa diperjuangkan maksimal,” lanjutnya.

Jaang menyebut, mengetahui permasalahan para petani kala melantik pengurus Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Samarinda di Makroman dua hari lalu. Beberapa petani meminta pemerintah mengalokasikan 10 persen APBD untuk pertanian.

“Bidang pendidikan sudah 20 persen, untuk pertanian nanti kami lihat lagi. Yang jelas, ini harus diperjuangkan,” kata Jaang.

Sementara itu, Kadis Pertanian Samarinda Ary Filipus mengatakan, petani di ibu kota kebanyakan dipersulit memperoleh pinjaman bank. “Bank bilang kredit gampang, ada sekian triliun disiapkan. Tapi, faktanya petani mau pinjam ke bank justru susah,” ungkapnya.

Jika dapat pinjaman pun, kesulitan semakin bertambah. Pasalnya, perbankan membebankan bunga pinjaman hingga 12 persen. Namun, pemerintah membantu meringankan hingga 5 persen. “Jadi, petani tinggal bayar 7 persen sisanya,” ujarnya. (*/dq/kri/k16)

 


BACA JUGA

Rabu, 20 Februari 2019 11:16

Rektor Unmul Dipanggil Polda Kaltim, Kasus Ini yang Diselidiki

SAMARINDA - Kepolisian Daerah Provinsi Kalimantan Timur telah memanggil dan…

Rabu, 20 Februari 2019 09:19

Samarinda Tak Nyaman Huni, Pemkot Minta Solusi

SAMARINDA–Tingkat kenyamanan bermukim di Kota Tepian berada di “zona merah”.…

Selasa, 19 Februari 2019 09:37

Matangkan Aturan Menata SKM

SAMARINDA–Penataan bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) masih jadi polemik hingga…

Selasa, 19 Februari 2019 09:34

Dikira Istirahat, Ternyata Ingin Melompat

MENJELANG siang, Senin (18/2) sekira 11.00 Wita, Bripka Budi Suharyono…

Selasa, 19 Februari 2019 09:31

Alphad Dituntut Penjara 4 Tahun

SAMARINDA–Sempat tertunda dua pekan, tuntutan untuk Alphad Syarief yang tersandung…

Senin, 18 Februari 2019 13:17

Hadi Janji Tinjau Izin Perusahaan Terkait Tewasnya 32 Anak di Kolam Tambang

SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi berjanji akan meninjau…

Minggu, 17 Februari 2019 23:52
Buka Nobar Debat Capres dan Diskusi Publik

AMINKAN..!! Wagub Hadi Berharap Ada Presiden dari Kaltim

SAMARINDA  - Sejak Indonesia merdeka, tak ada satupun orang Kaltim…

Minggu, 17 Februari 2019 20:46

Berkat IPDP Kaltim Kota Samarinda, Tambangan Hidup Lagi

SAMARINDA – Kapal tambangan yang merupakan transportasi utama di Samarinda…

Minggu, 17 Februari 2019 19:19

TERNYATA..!! Salah Satu yang Tertangkap saat Penggerebekan Loket Narkoba Ada Oknum Satpol PP Samarinda

SAMARINDA - Salah satu dari 15 orang yang tertangkap saat…

Minggu, 17 Februari 2019 12:56

Perparkiran Bandara Sudah Memadai

SAMARINDA – PT CentrePark telah ditunjuk sebagai mitra dalam pengelolaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*