MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 13 Februari 2018 10:48
Objek Wisata Tak Langsung Jadi Sumber PAD
KEBANGGAAN KALTIM: Islamic Center, salah satu yang diharapkan Pemkot Samarinda mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di kota ini.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Bergerak sebagai kota jasa, tentu bukan sesuatu yang mudah. Pasalnya, harus memiliki kawasan-kawasan wisata yang dapat dikunjungi wisatawan. Namun, ini bukan masalah bagi Kepala Dinas Pariwisata Samarinda M Faisal.

Kota Tepian dinilainya masih punya kebanggaan dari berbagai hal. Seperti Kampung Tenun di Samarinda Seberang, Masjid Shiratal Mustaqim, Islamic Center, Buddhist Center, wisata jelajah Sungai Mahakam, serta kawasan budaya Pampang yang sudah dikenal di level nasional.

Menurut Faisal, pihaknya sedang mengupayakan agar wisata jelajah Sungai Mahakam dapat menonjol. Di sisi kuliner, pihaknya berupaya menonjolkan Perumahan Alaya. Untuk nostalgia, kawasan Citra Niaga menjadi prioritas.

“Memang tidak semuanya menjadi sumber PAD (pendapatan asli daerah). Apalagi untuk tempat-tempat ibadah,” ujar mantan kabag Humas Setkot Samarinda itu.

Tapi, lanjut dia, kalau ada orang luar Kaltim ingin melihat-lihat Islamic Center ataupun Buddhist Center, tentu memiliki daya tarik tersendiri. “Ini objek wisata tidak langsung, yang penting siapa pun yang berkunjung, menginap di Samarinda. Ini yang menjadi sumber pemasukan karena pajak hotel saja sudah 10 persen masuk PAD,” ujar Faisal.

Dia tidak memungkiri, masyarakat menilai bangunan-bangunan tersebut tidak menjadi sumber PAD. Namun, hal inilah yang perlu diedukasikan kepada masyarakat. Samarinda, lanjut dia, merupakan kota jasa, kota industri, dan kota perdagangan.

“Wisatanya hanya ikutan. Jadi, orang yang datang ke sini untuk berbisnis ataupun urusan niaga, setidaknya bisa melihat-lihat. Samarinda sama seperti Jakarta dan Surabaya, tidak ada objek wisata alamnya,” jelasnya.

Disinggung mengenai pandangan wisatawan yang memiliki ekspektasi berbeda dengan Samarinda, Faisal memaklumi. Apalagi wisatawan yang datang ke Kaltim pasti ingin melihat hutan, alam, maupun lamin sebagai rumah tradisional.

“Ketika sampai, ternyata banyak wisata buatan. Wajar, Samarinda ini kota. Kalau mau lihat hutan, mereka bisa berkunjung ke kabupaten/kota lainnya di Kaltim. Tapi Samarinda sebagai tempat transitnya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, tahun lalu sektor pariwisata mewarnai seperempat PAD Samarinda dengan raihan 23 persen atau senilai Rp 85 miliar. Itu didapat dari 10 persen pajak hotel, restoran dan rumah makan, serta tempat hiburan. (*/dq/kri/k16)

 


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 08:13

Tak Terlalu Pagi untuk Buraq

Pagi begitu dingin di Mahulu. Saya terbangun setidaknya tiga kali sebelum embun mulai tampak di atas…

Kamis, 18 Oktober 2018 07:47

160 Ribu KTP-el Belum Dicetak

SAMARINDA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diminta meninjau kembali rencana memblokir data…

Rabu, 17 Oktober 2018 08:10

Hak Lima Anggota DPRD Dibekukan

SAMARINDA – Hadirnya putusan sela Pengadilan Negeri (PN) Samarinda atas gugatan warga terkait…

Rabu, 17 Oktober 2018 07:53

Hudoq Pekayang Jati Diri Daerah

UJOH BILANG - Kegiatan rutin Hudoq Pekayang merupakan wujud implementasi dari Undang-Undang (UU) Nomor…

Rabu, 17 Oktober 2018 07:52

Lakukan Percepatan Pembangunan 2019

UJOH BILANG - Pada 2019 pemerintah akan mengoptimalkan penerimaan daerah melalui intensifikasi dan ekstensifikasi…

Rabu, 17 Oktober 2018 07:50

Penyusunan RZWP3K Tak Libatkan Nelayan

SAMARINDA - Hidup nelayan bakal lebih susah. Inilah yang dikhawatirkan para aktivis lingkungan, jika…

Senin, 15 Oktober 2018 21:44

Tak Mungkin Pesawat Presiden Mendarat di Samarinda

SAMARINDA- Harapan warga Samarinda agar pesawat Kepresidenan Republik Indonesia mendarat di Bandara…

Senin, 15 Oktober 2018 11:44

Alphad Bermasalah dengan Hukum, Ini Kata Gerindra Kaltim

BALIKPAPAN– Akhirnya partai dimana Alphad Syarif bernaung, Gerindra Kaltim buka suara soal kasus…

Senin, 15 Oktober 2018 10:51

KEJADIAN LAGI..!! Satu Tongkang Hantam Rumah

SAMARINDA– Kecelakaan perairan terjadi lagi di Mahakam. Ya, tongkang hanyut kembali menabrak rumah…

Senin, 15 Oktober 2018 07:00

Pengabdian dan Pengalaman yang Tak Terlupakan

Mamuju, Minggu sore sekira pukul 17.00 waktu setempat, relawan tanggap darurat dari Majelis Pimpinan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .