MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 13 Februari 2018 10:48
Objek Wisata Tak Langsung Jadi Sumber PAD
KEBANGGAAN KALTIM: Islamic Center, salah satu yang diharapkan Pemkot Samarinda mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di kota ini.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Bergerak sebagai kota jasa, tentu bukan sesuatu yang mudah. Pasalnya, harus memiliki kawasan-kawasan wisata yang dapat dikunjungi wisatawan. Namun, ini bukan masalah bagi Kepala Dinas Pariwisata Samarinda M Faisal.

Kota Tepian dinilainya masih punya kebanggaan dari berbagai hal. Seperti Kampung Tenun di Samarinda Seberang, Masjid Shiratal Mustaqim, Islamic Center, Buddhist Center, wisata jelajah Sungai Mahakam, serta kawasan budaya Pampang yang sudah dikenal di level nasional.

Menurut Faisal, pihaknya sedang mengupayakan agar wisata jelajah Sungai Mahakam dapat menonjol. Di sisi kuliner, pihaknya berupaya menonjolkan Perumahan Alaya. Untuk nostalgia, kawasan Citra Niaga menjadi prioritas.

“Memang tidak semuanya menjadi sumber PAD (pendapatan asli daerah). Apalagi untuk tempat-tempat ibadah,” ujar mantan kabag Humas Setkot Samarinda itu.

Tapi, lanjut dia, kalau ada orang luar Kaltim ingin melihat-lihat Islamic Center ataupun Buddhist Center, tentu memiliki daya tarik tersendiri. “Ini objek wisata tidak langsung, yang penting siapa pun yang berkunjung, menginap di Samarinda. Ini yang menjadi sumber pemasukan karena pajak hotel saja sudah 10 persen masuk PAD,” ujar Faisal.

Dia tidak memungkiri, masyarakat menilai bangunan-bangunan tersebut tidak menjadi sumber PAD. Namun, hal inilah yang perlu diedukasikan kepada masyarakat. Samarinda, lanjut dia, merupakan kota jasa, kota industri, dan kota perdagangan.

“Wisatanya hanya ikutan. Jadi, orang yang datang ke sini untuk berbisnis ataupun urusan niaga, setidaknya bisa melihat-lihat. Samarinda sama seperti Jakarta dan Surabaya, tidak ada objek wisata alamnya,” jelasnya.

Disinggung mengenai pandangan wisatawan yang memiliki ekspektasi berbeda dengan Samarinda, Faisal memaklumi. Apalagi wisatawan yang datang ke Kaltim pasti ingin melihat hutan, alam, maupun lamin sebagai rumah tradisional.

“Ketika sampai, ternyata banyak wisata buatan. Wajar, Samarinda ini kota. Kalau mau lihat hutan, mereka bisa berkunjung ke kabupaten/kota lainnya di Kaltim. Tapi Samarinda sebagai tempat transitnya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, tahun lalu sektor pariwisata mewarnai seperempat PAD Samarinda dengan raihan 23 persen atau senilai Rp 85 miliar. Itu didapat dari 10 persen pajak hotel, restoran dan rumah makan, serta tempat hiburan. (*/dq/kri/k16)

 


BACA JUGA

Rabu, 26 September 2018 08:48
Kasus Persekusi yang Dilakukan Anggota Fraksi PDIP

BK Tak Transparan, Kredibilitas Dipertanyakan

TINDAK lanjut Badan Kehormatan (BK) DPRD Samarinda dalam menyikapi kontroversi tiga anggotanya dari…

Selasa, 25 September 2018 08:16

Syarat Disebut Kurang, BK Tak Transparan

SAMARINDA – Keseriusan Badan Kehormatan (BK) DPRD Samarinda mengevaluasi disiplin, etika, dan…

Selasa, 25 September 2018 08:15

MUI: Apa Susahnya Minta Maaf

LEBIH sepekan sudah, semenjak dua warga Balikpapan, WS dan AD yang mengendarai Yamaha Jupiter MX KT…

Selasa, 25 September 2018 08:11

Jalan Meranti dan Anggi Bakal Ditutup

SAMARINDA – Hari ini (25/9), belasan ribu masyarakat bakal ramai-ramai memadati Masjid Baitul…

Selasa, 25 September 2018 08:07

ADA APA INI? Senat “Dicekal” ke Luar Daerah

SAMARINDA – Hasil penelusuran rekam jejak tiga calon rektor Universitas Mulawarman (Unmul) oleh…

Selasa, 25 September 2018 07:48

Pengabdian Masyarakat dari Jurusan Teknik Elektro

SAMARINDA - Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Samarinda (Polnes), menggelar penyuluhan mengenai…

Senin, 24 September 2018 08:42

BK Siapkan Agenda Konfrontasi

SAMARINDA – Satu persatu penanganan kasus dugaan persekusi yang melibatkan tiga oknum anggota…

Senin, 24 September 2018 08:40
Masih Soal Persekusi 3 Anggota DPRD Samarinda dari PDIP

“Wakil Rakyat Harus Memberi Contoh”

PERSEKUSI atau pemburuan sewenang-wenang terhadap seorang atau sejumlah warga yang kemudian disakiti,…

Senin, 24 September 2018 08:39

Ada Lokasi Terbatas hingga Terlarang

SAMARINDA – Kepekaan Pemkot Samarinda terhadap seni dan keindahan tata kota diuji. Berdasarkan…

Senin, 24 September 2018 07:12

Belanja Daerah Naik Rp 1,5 Triliun

SAMARINDA – Nota kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .