MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 13 Februari 2018 10:48
Objek Wisata Tak Langsung Jadi Sumber PAD
KEBANGGAAN KALTIM: Islamic Center, salah satu yang diharapkan Pemkot Samarinda mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di kota ini.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Bergerak sebagai kota jasa, tentu bukan sesuatu yang mudah. Pasalnya, harus memiliki kawasan-kawasan wisata yang dapat dikunjungi wisatawan. Namun, ini bukan masalah bagi Kepala Dinas Pariwisata Samarinda M Faisal.

Kota Tepian dinilainya masih punya kebanggaan dari berbagai hal. Seperti Kampung Tenun di Samarinda Seberang, Masjid Shiratal Mustaqim, Islamic Center, Buddhist Center, wisata jelajah Sungai Mahakam, serta kawasan budaya Pampang yang sudah dikenal di level nasional.

Menurut Faisal, pihaknya sedang mengupayakan agar wisata jelajah Sungai Mahakam dapat menonjol. Di sisi kuliner, pihaknya berupaya menonjolkan Perumahan Alaya. Untuk nostalgia, kawasan Citra Niaga menjadi prioritas.

“Memang tidak semuanya menjadi sumber PAD (pendapatan asli daerah). Apalagi untuk tempat-tempat ibadah,” ujar mantan kabag Humas Setkot Samarinda itu.

Tapi, lanjut dia, kalau ada orang luar Kaltim ingin melihat-lihat Islamic Center ataupun Buddhist Center, tentu memiliki daya tarik tersendiri. “Ini objek wisata tidak langsung, yang penting siapa pun yang berkunjung, menginap di Samarinda. Ini yang menjadi sumber pemasukan karena pajak hotel saja sudah 10 persen masuk PAD,” ujar Faisal.

Dia tidak memungkiri, masyarakat menilai bangunan-bangunan tersebut tidak menjadi sumber PAD. Namun, hal inilah yang perlu diedukasikan kepada masyarakat. Samarinda, lanjut dia, merupakan kota jasa, kota industri, dan kota perdagangan.

“Wisatanya hanya ikutan. Jadi, orang yang datang ke sini untuk berbisnis ataupun urusan niaga, setidaknya bisa melihat-lihat. Samarinda sama seperti Jakarta dan Surabaya, tidak ada objek wisata alamnya,” jelasnya.

Disinggung mengenai pandangan wisatawan yang memiliki ekspektasi berbeda dengan Samarinda, Faisal memaklumi. Apalagi wisatawan yang datang ke Kaltim pasti ingin melihat hutan, alam, maupun lamin sebagai rumah tradisional.

“Ketika sampai, ternyata banyak wisata buatan. Wajar, Samarinda ini kota. Kalau mau lihat hutan, mereka bisa berkunjung ke kabupaten/kota lainnya di Kaltim. Tapi Samarinda sebagai tempat transitnya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, tahun lalu sektor pariwisata mewarnai seperempat PAD Samarinda dengan raihan 23 persen atau senilai Rp 85 miliar. Itu didapat dari 10 persen pajak hotel, restoran dan rumah makan, serta tempat hiburan. (*/dq/kri/k16)

 


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 21:25
Matangkan Materi Debat Terakhir Pilgub Kaltim

Tingkatkan Partisipasi Warga, KPU Kaltim Gelar FGD

SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim, Kamis (21/6) menggelar Fokus Grup Diskusi (FGD)…

Kamis, 21 Juni 2018 11:36

Kursi Wawali Sudah Kosong 4 Bulan, DPRD “Ikut” Kata Jaang

SAMARINDA – Kursi wakil wali kota (wawali) Samarinda sudah hampir empat bulan kosong. Partai pengusung…

Kamis, 21 Juni 2018 11:35

Tak Fokus, Seruduk Kontainer Sampah

SAMARINDA – Kecelakaan terjadi di Jalan APT Pranoto, Samarinda, kemarin (20/6) sekira pukul 13.09…

Kamis, 21 Juni 2018 11:17

Buruh Percayakan Kaltim ke Rusmadi-Safaruddin

SAMARINDA - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim nomor 4, Rusmadi-Safaruddin mendapat dukungan kemenangan…

Kamis, 21 Juni 2018 11:13

Beda Hasil 3 Lembaga Survei, LSI Denny JA Sebut Rusmadi-Safaruddin Unggul

SAMARINDA- Tiga lembaga survei merilis hasil temuannya mengenai siapa gubernur Kaltim periode 2018-2023…

Kamis, 21 Juni 2018 08:24

Menjaga Tali Persaudaraan

SAMARINDA – Momentum Idulfitri 1439 Hijriah dimanfaatkan Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun, Wakil Ketua…

Rabu, 20 Juni 2018 11:41

Lebaran, Pengunjung Turun Drastis

SAMARINDA - Sehari sebelum cuti bersama berakhir, beberapa tempat wisata di Kota Tepian tampak sepi.…

Rabu, 20 Juni 2018 11:40

Ibu Memasak, Anak Dibawa Kabur

SAMARINDA – Kesal bercampur khawatir menyelimuti perasaan Putri Utami (26) saat mengetahui anak…

Rabu, 20 Juni 2018 11:39

Sopir Truk Dikeroyok di Palaran

SAMARINDA – Kejadian tidak mengenakkan dirasakan Muhammad Zufrani (43), sopir pengangkut tabung…

Rabu, 20 Juni 2018 11:37

Mengambil Hikmah dari Momen Lebaran

Momen Idulfitri di Indonesia, tidak hanya milik umat Islam. Nyatanya, seluruh penduduk di Tanah Air…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .