MANAGED BY:
SELASA
24 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 13 Februari 2018 10:45
Remaja Muncikari Bisa Bebas
-

PROKAL.CO, SAMARINDA - Bagaimana nasib EM, remaja putri di bawah umur yang tersandung kasus prostitusi online. Sepekan sudah perempuan yang berdiam di bilangan Jalan Slamet Riyadi, Sungai Kunjang, itu mendekam di jeruji besi Polres Samarinda.

Dara 16 tahun yang dibekuk di lobi hotel berbintang kawasan Sungai Kunjang, bisa saja bebas. Setelah dibekuk Senin (5/2) malam lalu, EM menjalani serangkaian pemeriksaan. Baik dari kepolisian maupun Balai Pemasyarakatan (Bapas) Klas II Samarinda.

Namun, kebebasan pelaku harus mendapat rekomendasi untuk dilakukan diversi atas kasus dari Bapas Samarinda. Diversiyaitu mengalihkan proses penyelesaian kasus anak dari peradilan pidana ke luar peradilan pidana.

Kasus EM memang banyak mengundang perhatian, khususnya Psikolog Klinis Siti Mahmudah Indah Kurniawati. Menurut dia, apa yang dilakukan EM semata-mata karena ekonomi.

Perdagangan manusia atau human trafficking yang sudah beberapa kali ditangani, sebut dia, untuk mengejar gaya hidup semata. “Apalagi mereka masih di bawah umur, seperti pencarian jati diri,” sebut psikolog klinis yang akrab disapa Nia itu.

Selain itu, menurut Nia, ada indikasi bahwa EM pernah menjadi korban kekerasan seksual. “Proses penyembuhan traumanya tidak tuntas dilakukan,” sambung Nia. Akhir pekan kemarin, EM diperiksa khusus dari Tim Bapas.

Diwawancarai terpisah, Kanit Ekonomi Khusus (Eksus) Satreskrim Polres Samarinda AKP Nono Rusmana menjelaskan, EM hanya dikenai UU ITE. “Hanya karena ada kata-kata yang mengandung asusila,” sebut perwira balok tiga tersebut. Saat disinggung terkait UU Human Trafficking, polisi belum menemukan. Namun, kepada petugas, EM mengakui bahwa turut menjajakan rekan sebayanya.

Karena itu, dara 16 tahun itu bisa saja lepas bila keputusan dari Bapas mewajibkan kasusnya diselesaikan melalui proses diversi. Ditegaskan Nono, meski belum menemukan jaringan EM yang lain, polisi tak berhenti melakukan penyelidikan. “Jika masyarakat mengetahui dan menemukan, segera laporkan ke kami,” sebut Nono.

Hasil penelusuran Kaltim Post, setidaknya, ada 15 akun yang menawarkan jasa prostitusi online. Rata-rata tarif yang dipatok berkisar Rp 700–800 ribu. Laiknya yang dilakukan EM, tarif rekannya yang dijajakan kepada pria hidung belang tak berbeda jauh dengan yang tersebar di aplikasi media sosial itu. (*/dra/kri/k16)


BACA JUGA

Minggu, 22 April 2018 20:49

Mantan Sekkot Samarinda Calonkan Diri Jadi DPD

SAMARINDA - Mantan Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Hermanto ternyata berniat maju sebagai anggota…

Minggu, 22 April 2018 10:41

Pertengahan Mei Penjara Khusus Perempuan Dibangun

SAMARINDA - Pembangunan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Samarinda direncanakan pertengahan Mei…

Minggu, 22 April 2018 10:41

13 Persen Melahirkan di Nonfasilitas Kesehatan

SAMARINDA - Nurul Ade (23) akhir tahun lalu baru saja melahirkan putri pertamanya. Bermukim di Kecamatan…

Minggu, 22 April 2018 10:40

Berharap Diakomodasi di APBD Perubahan

SAMARINDA – Meski sudah diuji Komisi Keamanan Jembatan Terowongan dan Jalan (KKJTJ)…

Minggu, 22 April 2018 10:39

TAKSI ONLINE Dibatasi Cuma 200 Unit

SAMARINDA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim mengadakan rapat koordinasi Dishub se-Kaltim…

Minggu, 22 April 2018 10:38

Masing-Masing Memiliki Keterampilan Khusus

Matanya awas terhadap setiap informasi yang ditampilkan di layar. Mengamati perpindahan sel tumor primer…

Minggu, 22 April 2018 10:21

Perkuat Hubungan Melalui Olahraga, BPJS TK Gelar Pertandingan Sepakbola dengan Perusahaan Binaan

SAMARINDA - Badan Penyelemggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) Samarinda melakukan lawatan…

Sabtu, 21 April 2018 09:56

Tim Labfor Periksa Lokasi Kebakaran

SAMARINDA - Penyebab kebakaran di Jalan Merdeka II, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai…

Sabtu, 21 April 2018 09:55

PDAM Perlu Penyegaran

SAMARINDA – Masa kerja Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Kencana Alimuddin berakhir 1 Juli. Namun,…

Sabtu, 21 April 2018 09:53
Fakta Baru dari Persidangan Korupsi Hibah 3 Yayasan di Kutai Barat

Surat dari Karang Paci, Oknum ASN Disdik Minta Mahar

Dugaan korupsi hibah di tiga yayasan pendidikan di Kutai Barat (Kubar) menggelinding deras di Pengadilan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .