MANAGED BY:
RABU
22 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 13 Februari 2018 10:45
Remaja Muncikari Bisa Bebas
-

PROKAL.CO, SAMARINDA - Bagaimana nasib EM, remaja putri di bawah umur yang tersandung kasus prostitusi online. Sepekan sudah perempuan yang berdiam di bilangan Jalan Slamet Riyadi, Sungai Kunjang, itu mendekam di jeruji besi Polres Samarinda.

Dara 16 tahun yang dibekuk di lobi hotel berbintang kawasan Sungai Kunjang, bisa saja bebas. Setelah dibekuk Senin (5/2) malam lalu, EM menjalani serangkaian pemeriksaan. Baik dari kepolisian maupun Balai Pemasyarakatan (Bapas) Klas II Samarinda.

Namun, kebebasan pelaku harus mendapat rekomendasi untuk dilakukan diversi atas kasus dari Bapas Samarinda. Diversiyaitu mengalihkan proses penyelesaian kasus anak dari peradilan pidana ke luar peradilan pidana.

Kasus EM memang banyak mengundang perhatian, khususnya Psikolog Klinis Siti Mahmudah Indah Kurniawati. Menurut dia, apa yang dilakukan EM semata-mata karena ekonomi.

Perdagangan manusia atau human trafficking yang sudah beberapa kali ditangani, sebut dia, untuk mengejar gaya hidup semata. “Apalagi mereka masih di bawah umur, seperti pencarian jati diri,” sebut psikolog klinis yang akrab disapa Nia itu.

Selain itu, menurut Nia, ada indikasi bahwa EM pernah menjadi korban kekerasan seksual. “Proses penyembuhan traumanya tidak tuntas dilakukan,” sambung Nia. Akhir pekan kemarin, EM diperiksa khusus dari Tim Bapas.

Diwawancarai terpisah, Kanit Ekonomi Khusus (Eksus) Satreskrim Polres Samarinda AKP Nono Rusmana menjelaskan, EM hanya dikenai UU ITE. “Hanya karena ada kata-kata yang mengandung asusila,” sebut perwira balok tiga tersebut. Saat disinggung terkait UU Human Trafficking, polisi belum menemukan. Namun, kepada petugas, EM mengakui bahwa turut menjajakan rekan sebayanya.

Karena itu, dara 16 tahun itu bisa saja lepas bila keputusan dari Bapas mewajibkan kasusnya diselesaikan melalui proses diversi. Ditegaskan Nono, meski belum menemukan jaringan EM yang lain, polisi tak berhenti melakukan penyelidikan. “Jika masyarakat mengetahui dan menemukan, segera laporkan ke kami,” sebut Nono.

Hasil penelusuran Kaltim Post, setidaknya, ada 15 akun yang menawarkan jasa prostitusi online. Rata-rata tarif yang dipatok berkisar Rp 700–800 ribu. Laiknya yang dilakukan EM, tarif rekannya yang dijajakan kepada pria hidung belang tak berbeda jauh dengan yang tersebar di aplikasi media sosial itu. (*/dra/kri/k16)


BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 08:52

Reportase KPFM Samarinda Terbaik di Kaltim

SAMARINDA - Karya tulis berjudul ”Dari Samarinda, Menuju Asian Games 2018” membawa reporter…

Selasa, 21 Agustus 2018 08:50

Remaja Diancam Pidana 10 Tahun Penjara

SAMARINDA – Nasi sudah jadi bubur. Harapan AL menjadi pebalap andal harus tertunda. Remaja tanggung…

Selasa, 21 Agustus 2018 08:44

Mobil "Ciuman", Sopirnya Adu Jotos

MALAM semakin larut, laju mobil Zainuddin Syam (27) melintas di Jalan Anggi, Kelurahan Karang Asam Ilir,…

Senin, 20 Agustus 2018 20:13

YUK UNDUH SEKARANG..!! BPJS Luncurkan Kartu Digital, Banyak Kemudahan dan Keunggulannya Lho...

SAMARINDA - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Samarinda terus melaksanakan sosialisasi. Kali ini, BPJS Ketenagakerjaan…

Senin, 20 Agustus 2018 10:31

Ketua DPRD Baca Teks Proklamasi

SAMARINDA - Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun kembali mendapat tugas membacakan teks Proklamasi, pada peringatan…

Senin, 20 Agustus 2018 10:30

Singgung Pemerataan Hingga Asian Games

SAMARINDA-  Dipimpin Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun HS dan dihadiri Gubernur Kaltim Awang Faroek…

Senin, 20 Agustus 2018 08:41

Tidak Ada Alasan Tanpa Wawali

SAMARINDA – Keretakan koalisi pendukung Sjaharie Jaang dan Nusyirwan Ismail (alm) pada Pilwali…

Senin, 20 Agustus 2018 08:38

Tiga Kandidat Sepakat Perkuat Pengawasan

TIGA bakal calon wakil wali kota Samarinda meyakinkan publik jika tak sekadar jadi pemain pengganti.…

Senin, 20 Agustus 2018 08:35

Perda Anjal-Gepeng Masih Tumpul

SAMARINDA – Pemkot Samarinda sudah mendeklarasikan sebagai kota bebas anak jalanan dan gelandangan,…

Senin, 20 Agustus 2018 08:34

Direksi Dicopot jika Tak Sesuai Kontrak Kerja

SAMARINDA - Tiga direksi baru PDAM Tirta Kencana periode 2018-2023 terancam mengakhiri karier lebih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .