MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 13 Februari 2018 10:44
Penyedot Debu Gampang Rusak

Nurrahmi: Kami Sudah Berusaha Maksimal

PERLU ALAT BARU: Mobil penyedot debu milik DLH Samarinda ini hanya dioperasikan di jalan-jalan protokol dengan jam kerja terbatas karena mudah rusak.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Masalah kebersihan di Kota Tepian kerap jadi sorotan publik. Mulai sampah yang berserakan hingga jalan berdebu dan becek. Namun demikian, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda mengklaim ibu kota Kaltim semakin bersih.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda Nurrahmani mengatakan, kebersihan sudah dipikirkan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang. “Mau itu berupa sampah atau jalan berdebu. Semuanya sudah diperbaiki mulai dari manajemen DLH. Sekarang orang yang ditempatkan sudah sesuai,” katanya.

Perempuan yang akrab disapa Yama itu menjelaskan, untuk mengatasi permasalahan debu, pihaknya telah menempuh berbagai cara. “Kalau dilihat dari fungsinya, kami sudah berusaha maksimal. Harus tetap bersama-sama lurah untuk menggeber masyarakat ikut aktif,” ungkapnya.

“Kami akan mulai dari Kecamatan Samarinda Ulu. Kami panggil pihak terkait, seperti LSM (lembaga swadaya masyarakat) dan komunitas lingkungan, agar berpartisipasi dalam kebersihan lingkungan,” sambung Yama.

Menurut dia, satu-satunya mobil penyedot debu yang dimiliki DLH pun mulai dioperasikan. Namun, penggunaan mobil penyedot debu sangat berisiko. Apalagi jika rutin dioperasikan. Pasalnya, sweeper atau sapu untuk menyedot debu tersebut rentan rusak.

Jika digunakan setiap hari paling tiga pekan harus diganti. “Perlu alat baru. Untuk satu kali ganti Rp 30 juta. Makanya, kami hanya bisa mengoperasikan di jalan protokol,” terangnya.

Sebab, mobil tersebut tidak bisa dipaksakan beroperasi di jalan yang permukaannya tidak rata. “Bisa lebih cepat rusaknya,” ujarnya.

Dalam satu hari jika dioperasikan dari kantor DLH di Jalan MT Haryono kemudian melintasi di Jalan Antasari, Jalan Yos Sudarso, Jalan Slamet Riyadi, hingga kembali lagi, memerlukan 25 liter BBM (bahan bakar minyak) sekali jalan.

“Itu kalau dioperasionalkan. Apalagi kalau hujan dan kondisi jalan banyak lumpurnya tidak bisa. Tetap kami upayakan maksimal. Yang jelas sekarang kami terus bekerja, apalagi dengan manajemen baru, Samarinda sudah lebih bersih,” sebut Yama.

Untuk anggaran keseluruhan, tahun ini DLH mendapat kucuran dana APBD Rp 30 miliar. Itu sudah termasuk untuk operasional pengelolaan sampah dan gaji pegawai. “Petugas kebersihan jalan 1.150 orang. Itu sudah termasuk penyapuan, pengangkutan sampah, pengangkut sampah pada anak parit, dan pekerja kebersihan sungai,” pungkasnya.

Dia menambahkan, tahun ini DLH juga bekerja sama dengan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Samarinda untuk menata pintu masuk Kota Tepian. Antara lain, Jalan HAMM Rifaddin, Suryanata, dan Jembatan Mahulu. “Sekarang kami sedang menyusun program apa saja yang akan dilakukan,” jelas Yama. (*/dq/kri/k16)

 


BACA JUGA

Sabtu, 17 Februari 2018 11:39

Buaya Muncul di Sungai Karang Mumus

SAMARINDA – Kurang dari sepekan, warga yang beraktivitas di Sungai Karang Mumus (SKM) gempar.…

Sabtu, 17 Februari 2018 11:38

Awalnya Anti, Kini Cinta Mati

Semangat Bunga Jelitha Ibrani untuk terus menggaungkan semangat menjaga hutan dan isinya terus bergema.…

Sabtu, 17 Februari 2018 11:37

Anggaran Bertambah, Utang Tetap Ada

SAMARINDA – Polres Samarinda mendapat tambahan anggaran pada 2018. Sebelumnya aparat berseragam…

Sabtu, 17 Februari 2018 11:36

Bosan Dituduh Selingkuh

“Aduh, Pak. Sakit”. Demikian rintihan Diana Dewati sembari memegang tangan dan wajahnya…

Jumat, 16 Februari 2018 12:39

Masyarakat Tak Perlu Khawatir

SAMARINDA - Masyarakat diimbau tidak tergiur dengan agen travel yang menawarkan perjalanan umrah dengan…

Jumat, 16 Februari 2018 12:37

Fender Jembatan Mahakam yang Dihantam Ponton, Keputusan di Tangan Gubernur

SAMARINDA –Benturan yang mengakibatkan fender atau pelindung pilar Jembatan Mahakam miring sudah…

Jumat, 16 Februari 2018 12:35

Imlek 2569 Kebhinekaan di Nusantara

TAHUN Baru Imlek 2569 (lunar) bertepatan pada Jumat, 16 Februari 2018. Ini merupakan perayaan budaya…

Jumat, 16 Februari 2018 12:34

Cuti Kampanye, Mobil Dinas Ditinggal

SAMARINDA - Terhitung 15 Februari hingga 23 Juni 2018, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang resmi cuti…

Jumat, 16 Februari 2018 12:33

Agar Manusia Bisa Menjaga Alam

Ketika masalah perburuan hewan mendunia dan nyaris tak ada yang selesai kasusnya, saat itu pula, Bunga…

Kamis, 15 Februari 2018 10:06

Pjs Wali Kota Beber Rencana

SAMARINDA – Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang dan Wakilnya Nusyirwan Ismail telah mengambil cuti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .