MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 13 Februari 2018 10:44
Penyedot Debu Gampang Rusak

Nurrahmi: Kami Sudah Berusaha Maksimal

PERLU ALAT BARU: Mobil penyedot debu milik DLH Samarinda ini hanya dioperasikan di jalan-jalan protokol dengan jam kerja terbatas karena mudah rusak.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Masalah kebersihan di Kota Tepian kerap jadi sorotan publik. Mulai sampah yang berserakan hingga jalan berdebu dan becek. Namun demikian, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda mengklaim ibu kota Kaltim semakin bersih.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda Nurrahmani mengatakan, kebersihan sudah dipikirkan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang. “Mau itu berupa sampah atau jalan berdebu. Semuanya sudah diperbaiki mulai dari manajemen DLH. Sekarang orang yang ditempatkan sudah sesuai,” katanya.

Perempuan yang akrab disapa Yama itu menjelaskan, untuk mengatasi permasalahan debu, pihaknya telah menempuh berbagai cara. “Kalau dilihat dari fungsinya, kami sudah berusaha maksimal. Harus tetap bersama-sama lurah untuk menggeber masyarakat ikut aktif,” ungkapnya.

“Kami akan mulai dari Kecamatan Samarinda Ulu. Kami panggil pihak terkait, seperti LSM (lembaga swadaya masyarakat) dan komunitas lingkungan, agar berpartisipasi dalam kebersihan lingkungan,” sambung Yama.

Menurut dia, satu-satunya mobil penyedot debu yang dimiliki DLH pun mulai dioperasikan. Namun, penggunaan mobil penyedot debu sangat berisiko. Apalagi jika rutin dioperasikan. Pasalnya, sweeper atau sapu untuk menyedot debu tersebut rentan rusak.

Jika digunakan setiap hari paling tiga pekan harus diganti. “Perlu alat baru. Untuk satu kali ganti Rp 30 juta. Makanya, kami hanya bisa mengoperasikan di jalan protokol,” terangnya.

Sebab, mobil tersebut tidak bisa dipaksakan beroperasi di jalan yang permukaannya tidak rata. “Bisa lebih cepat rusaknya,” ujarnya.

Dalam satu hari jika dioperasikan dari kantor DLH di Jalan MT Haryono kemudian melintasi di Jalan Antasari, Jalan Yos Sudarso, Jalan Slamet Riyadi, hingga kembali lagi, memerlukan 25 liter BBM (bahan bakar minyak) sekali jalan.

“Itu kalau dioperasionalkan. Apalagi kalau hujan dan kondisi jalan banyak lumpurnya tidak bisa. Tetap kami upayakan maksimal. Yang jelas sekarang kami terus bekerja, apalagi dengan manajemen baru, Samarinda sudah lebih bersih,” sebut Yama.

Untuk anggaran keseluruhan, tahun ini DLH mendapat kucuran dana APBD Rp 30 miliar. Itu sudah termasuk untuk operasional pengelolaan sampah dan gaji pegawai. “Petugas kebersihan jalan 1.150 orang. Itu sudah termasuk penyapuan, pengangkutan sampah, pengangkut sampah pada anak parit, dan pekerja kebersihan sungai,” pungkasnya.

Dia menambahkan, tahun ini DLH juga bekerja sama dengan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Samarinda untuk menata pintu masuk Kota Tepian. Antara lain, Jalan HAMM Rifaddin, Suryanata, dan Jembatan Mahulu. “Sekarang kami sedang menyusun program apa saja yang akan dilakukan,” jelas Yama. (*/dq/kri/k16)

 


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 10:18
Gerakan Menutup Aurat Keempat di Kota Tepian

Yang Belum Diajak, yang Sudah Diharap Istikamah

Februari identik dengan valentine dan diartikan dengan kasih sayang berlebihan. Momentum ini dimanfaatkan…

Minggu, 18 Februari 2018 11:16

BAHAYA..!!! Bangunan Bertingkat RSUD Retak

SAMARINDA – Sejumlah keluarga pasien hilir mudik di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD AW…

Minggu, 18 Februari 2018 11:14

FKPT Monitor Tujuh Ponpes

SAMARINDA - Sebanyak tujuh pondok pesantren (ponpes) di Kaltim terus dimonitor dan diberikan pemahaman…

Minggu, 18 Februari 2018 11:13

Relokasi Terkendala Anggaran

SAMARINDA – Relokasi warga di bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) segmen Jembatan Kehewanan arah…

Minggu, 18 Februari 2018 11:12

Program Smart City Belum Jalan

SAMARINDA – Rencana Pemkot Samarinda menerapkan program smart city belum bisa berjalan.…

Minggu, 18 Februari 2018 11:12

Pria Mengambang di Sungai Mahakam

SAMARINDA – Sejak pergi dari rumahnya di Jalan Teuku Umar, Gang Suka Damai, Kelurahan Lok Bahu,…

Sabtu, 17 Februari 2018 11:41

Jelang UN, Ombudsman Awasi Sekolah

SAMARINDA – Jelang pelaksanaan UN (ujian nasional) April mendatang, Ombudsman RI Perwakilan Kaltim…

Sabtu, 17 Februari 2018 11:39

Buaya Muncul di Sungai Karang Mumus

SAMARINDA – Kurang dari sepekan, warga yang beraktivitas di Sungai Karang Mumus (SKM) gempar.…

Sabtu, 17 Februari 2018 11:38

Awalnya Anti, Kini Cinta Mati

Semangat Bunga Jelitha Ibrani untuk terus menggaungkan semangat menjaga hutan dan isinya terus bergema.…

Sabtu, 17 Februari 2018 11:37

Anggaran Bertambah, Utang Tetap Ada

SAMARINDA – Polres Samarinda mendapat tambahan anggaran pada 2018. Sebelumnya aparat berseragam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .