MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Selasa, 13 Februari 2018 09:30
Berganti Nama, Jumlah Insentif Sama
-

PROKAL.CO, JAKARTA – Penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2017 tentang Guru sempat diwarnai kehebohan. Sebab, dalam aturan tersebut, ada ketentuan pemberian tunjangan fungsional untuk guru non-PNS atau guru swasta dihapus.

Meski demikian, Kementerian Agama (Kemenag) tetap mempertahankan tunjangan tersebut. Namun, hanya berganti nama menjadi insentif. Istilah baru itu muncul dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1 Tahun 2018.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kemenag Suyitno mengatakan, ketika masih bernama tunjangan fungsional (TF), besarannya Rp 250 ribu/guru/bulan. Saat ini, ketika berganti jadi insentif guru non-PNS, besarannya tetap Rp 250 ribu/guru/bulan. “Dalam setahun nominalnya Rp 3 juta. Dibayarkan setiap bulan,” katanya saat dikonfirmasi kemarin (12/2).

Menurut dia, pembayaran tunjangan fungsional untuk guru non-PNS sempat berhenti sekitar satu semester. Sebab, di dalam regulasi PP 19/2017 memang tidak ada ketentuan pembayaran tunjangan fungsional.

Suyitno menjelaskan, tahun ini Kemenag mengalokasikan anggaran insentif guru non-PNS sebesar Rp 724,9 miliar. Uang itu untuk membayar insentif guru swasta sebanyak 241 ribu orang. Dia menegaskan, guru non-PNS yang berhak menerima insentif ini bisa dari madrasah negeri maupun swasta. Selain itu, guru di bawah naungan Kemenag lainnya di luar madrasah.

Dia mengakui, jumlah guru non-PNS di madrasah jumlahnya jauh lebih besar dibandingkan kuota tersebut. Tetapi, sudah ada beberapa kriteria guru non-PNS yang berhak mendapatkan insentif tersebut. Di antaranya adalah memenuhi beban mengajar 24 jam tatap muka/pekan. Selain itu, memiliki SK sebagai guru tetap.

Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rosyidi menyambut baik pemberian insentif tersebut. Dia berharap, inisiatif dari Kemenag itu menular ke jajaran pemerintah daerah. “Kalau pemimpin itu mau, ternyata bisa,” jelasnya.

Dia berharap, kepala daerah berinisiatif memberikan subsidi tunjangan fungsional kepada guru-guru swasta. Apalagi masih banyak laporan yang masuk ke PGRI, sejumlah guru swasta mendapatkan gaji yang cukup kecil. Dengan insentif itu, harapannya bisa membantu meringankan biaya hidup pada guru. (wan/agm/jpnn/rom/k11)


BACA JUGA

Jumat, 22 Juni 2018 13:00

PARAH WAL..!! Ratusan Pegawai Bolos Kerja

SAMARINDA - Cuti bersama Idulfitri sudah berakhir dua hari lalu. Mulai kemarin (21/6), para aparatur…

Kamis, 21 Juni 2018 23:00

Pemilih Tak Puas Picu Golput Tinggi

SAMARINDA – Sepekan jelang pencoblosan, potensi golongan putih (golput) di Pilgub Kaltim justru…

Kamis, 21 Juni 2018 14:00
Argentina vs Kroasia

Gempur Habis-habisan

NIZHNY NOVGOROD – Aib terbesar Argentina di ajang Piala Dunia setelah pergantian abad datang pada…

Kamis, 21 Juni 2018 11:00

ADA APA INI..?? Bupati Yusran Sindir Cabup

PENAJAM – Bahasan mengenai pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan pada Debat Kandidat Pasangan…

Kamis, 21 Juni 2018 08:43

INGAT..!! Perpanjang Libur Kena Sanksi

JAKARTA – Setelah libur panjang Lebaran sejak Sabtu (9/6), para aparatur sipil negara (ASN) diharuskan…

Kamis, 21 Juni 2018 08:42
Cerita Mahasiswa Kaltim di Balik Gelaran Piala Dunia di Rusia (1)

Jual Merchandise, Pecahan 100 Rubel Paling Laris

Piala Dunia 2018 membawa berkah tersendiri bagi mahasiswa Kaltim yang mengenyam pendidikan di Rusia.…

Rabu, 20 Juni 2018 13:00

Nasib Jembatan Tol Teluk Balikpapan Terancam

PENAJAM – Komitmen pasangan calon bupati dan wakil bupati Penajam Paser Utara (PPU) menuntaskan…

Rabu, 20 Juni 2018 12:36
Iran vs Spanyol

Percaya De Gea

KAZAN – Kiper Spanyol David de Gea membuat kesalahan besar pada debutnya di Piala Dunia 2018.…

Rabu, 20 Juni 2018 08:25
35.903 Orang Keluar lewat Semayang, Yang Balik Sebelum Pilkada Hanya 5.400-an

Cepat Pulang, demi Masa Depan Kaltim

SAMARINDA – Kekhawatiran angka golongan putih (golput) meninggi pada pemilihan kepala daerah (pilkada)…

Rabu, 20 Juni 2018 08:20
Pemkab Kukar Klaim Sudah Ajukan Izin Pemanfaatan Kawasan Tahura

Pusat Dituding Setengah Hati

TENGGARONG – Sejumlah objek yang beroperasi di atas Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto bakal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .