MANAGED BY:
KAMIS
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTARA

Selasa, 13 Februari 2018 08:56
Posisi RS Sangat Strategis

Ditinjau Gubernur, Pembangunan Mulai 2018 Ini

-

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kaltara, Pemprov mengakselerasikan pembangunan rumah sakit (RS) di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. RSUD Tanjung Selor yang rencananya bertipe B mulai dibangun tahun ini.

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie menargetkan peletakan batu pertama pada 22 April, bertepatan dengan peringatan HUT ke-5 Kaltara.

Gubernur meninjau lokasi rencana pembangunan RS Tanjung Selor di Jalan Trans Kalimantan Kilometer (Km) 4 Desa Jelarai Selor, Kecamatan Tanjung Selor, Senin (12/2). Lahan yang ditinjau sedang dalam proses pematangan. Luasnya mencapai 9 hektare, hibah dari salah seorang warga Tanjung Selor.

“RSUD Tipe B ini akan menjadi rumah sakit rujukan kabupaten dan kota di Kaltara. Ke depan, RS Tipe B yang sudah ada, yakni RSUD Tarakan akan dinaikkan menjadi RSUD Tipe A Pendidikan, seperti RSUD AW Sjahranie di Samarinda,” jelas Irianto.

Gubernur mengatakan, lahan rumah sakit tersebut posisinya sangat strategis dan representatif. Berada di pinggir jalan poros Trans Kalimantan. Langsung menghadap lokasi Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor di Gunung Seriang.

“Untuk pembangunan fisik akan dilakukan dengan sistem tahun jamak menggunakan dana pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur,” lanjutnya.

Kepastian pinjaman diperoleh setelah beberapa hari lalu Pemprov dan DPRD Kaltara menandatangani berita acara Nomor 197/HK/2018 dan Nomor 160/04/BA/DPRD/2018 tentang Persetujuan Bersama Gubernur Kaltara dan DPRD Kaltara atas Pelaksanaan Kontrak Tahun Jamak Pembangunan Rumah Sakit Tipe B di Tanjung Selor.

“Dengan kesepakatan dimaksud, Pemprov dan DPRD siap untuk mendukung percepatan pembangunan RS Tipe B guna memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kaltara dengan fasilitas yang optimal dan memadai,” urai Irianto.

Selain itu, di kesepakatan bersama tersebut dicantumkan jangka waktu pelaksanaan kegiatan pembangunan RS Tipe B itu selama tiga tahun, yakni sejak 2018–2020. (hms/san/k11)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 20 Februari 2019 10:00

MESTI DIAWASI

Anak-anak di Desa Jelarai Selor, Tanjung Selor Hilir, asyik bermain…

Rabu, 20 Februari 2019 09:59

Air Baku PDAM Mulai Menipis

TARAKAN – Hujan yang mulai jarang mengguyur Tarakan, berdampak terhadap…

Rabu, 20 Februari 2019 09:27

Pembangunan Serudong-Seimenggaris Disepakati

SABAH– Pemprov Kaltara yang mewakili Indonesia bersama Pemerintah Sabah, Malaysia,…

Selasa, 19 Februari 2019 09:44

Lelang Proyek Harus Beres April

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara)  Irianto Lambrie menginginkan…

Selasa, 19 Februari 2019 09:39

Perekaman KTP-el Masuk Wilayah Hijau

TANJUNG SELOR – Meski belum seratus persen, berdasar hasil pemetaan…

Senin, 18 Februari 2019 10:04

Gubernur Optimistis Pembangunan KIPI Lancar

TARAKAN–Gubernur Kaltara Irianto Lambrie menyebut, rencana pengembangan Kawasan Industri dan…

Senin, 18 Februari 2019 09:44

Pemprov Diminta Lengkapi Data untuk Pelepasan HPL

TANJUNG SELOR–Sesuai janjinya, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi…

Rabu, 13 Februari 2019 12:30

Tak Ditarget, Diharapkan Cepat

TANJUNG SELOR– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara tidak menarget penyelesaian…

Rabu, 13 Februari 2019 11:52

Realisasi KIPI Siap Dikebut

TARAKAN–Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) beserta…

Selasa, 12 Februari 2019 10:50

Warga Puas, PRS Lanjut Tahun Depan

SAMARINDA – Pekan Raya Samarinda (PRS) 2019 telah berakhir. Event…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*