MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 13 Februari 2018 07:22
Konsumsi Data Internet Naik 30 Persen
TAK LAGI SAMA: Di Kaltim, 50 persen 1,2 juta pelanggan Telkomsel merupakan pengguna internet aktif. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Pergeseran konsumsi jasa seluler di Kaltim berlanjut. Sepanjang tahun lalu, penggunaan data internet mobile tercatat naik 30 persen. Tren tersebut menjadi perhatian sejumlah operator seluler untuk menyediakan produk sesuai kebutuhan.

Terbaru, Telkomsel merespons perkembangan pasar itu dengan meluncurkan aplikasi khusus bernama Unmul Mobile. Sesuai namanya, platform layanan itu hadir untuk menawarkan paket layanan dengan segmen mahasiswa, yang merupakan bagian dari program Digital Campus Ecosystem.

General Manager Sales Regional Kalimantan Mulya Budiman mengatakan, secara keseluruhan, jumlah pelanggan Telkomsel di Kaltim mencapai 1,2 juta orang. Sekitar 50 persennya merupakan pengguna data internet aktif. “Pertumbuhan user pada 2017 lalu, dibandingkan 2016 meningkat 30 persen,” ucapnya setelah launching aplikasi Unmul Mobile di Auditorium Universitas Mulawarman Samarinda, Senin (12/2).

Pertumbuhan dengan angka mencolok, bahkan disebutnya bisa kembali terjadi tahun ini. Telkomsel menargetkan, penggunaan data internet bisa naik 35 persen dibanding tahun lalu.

Proyeksi itu berkaca pada semakin berkurangnya penggunaan layanan voice dan SMSdi Kaltim, yang juga mencapai angka double digit. Di sisi lain, turunnya revenue dari dua layanan lawas seluler itu belum bisa tertutupi oleh pemasukan dari produk data.

“Data internet hanya bisa menutupi sekitar 80 sampai 90 persen penurunan layanan telepon dan SMS. Saat ini, masih dalam era transisi. Butuh waktu untuk seluruh pengguna berganti menggunakan data internet,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, pertumbuhan data internet yang cukup baik itu menjadi salah satu pertimbangan Telkomsel mengkhususkan segmentasi pasarnya ke kalangan mahasiswa. Unmul yang memiliki belasan ribu mahasiswa, merupakan potensi besar. Terlebih, konsumsi data kebanyakan memang dilakukan kalangan muda.

“Aplikasi Unmul Mobile ini diharapkan jadi wadah aktivitas digital khusus untuk mahasiswa di sana. Dengan begitu, tumbuh digital ecosystem di bidang pendidikan,” tuturnya.

Selain aktivitas harian mahasiswa, Mulya menyebut, digital ecosystem itu juga akan mendukung kebutuhan akademik mahasiswa. Untuk wilayah kerja Papua, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan (Pamasuka), program digital ecosystem melalui aplikasi khusus kampus itu, baru tersedia di Samarinda dan Makassar.

“Lebih jauh, harapannya tentu untuk mencetak generasi muda yang kreatif, inovatif, dan memberikan solusi bagi pengembangan kampus. Bahkan Kota Samarinda secara umum,” terang dia. (*/ctr/man/k15)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 06:31

Permintaan Aneh Pelanggan Menggali Kreativitas

SETELAH lulus dari Limkokwing University of Creative Technology, Malaysia pada 2014, Sherli Sukangto…

Minggu, 20 Mei 2018 06:28

Jaga Komunikasi, Kualitas, dan Kecepatan Kerja

MENGELOlA bisnis di bidang desain sejak 2014, Sherli Sukangto mengaku telah banyak menghadapi persaingan.…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:14

2019, Ekonomi Ditarget Tumbuh 5,8 Persen

JAKARTA  –  Pemerintah memasang target pertumbuhan ekonomi pada 2019 mendatang mencapai…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:09

BI Terbitkan Buku Kajian Stabilitas Keuangan

JAKARTA –  Bank Indonesia (BI) meluncurkan buku Kajian Stabilitas Keuangan No.30, Maret 2018.…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:08

BI Terapkan Pengetatan Moneter, Era Bunga Tinggi Dimulai

JAKARTA  –  Bank Indonesia (BI) akhirnya menaikkan suku bunga acuan. Kamis (17/5), rapat…

Jumat, 18 Mei 2018 06:27

Asuransi Optimistis Tumbuh 20 Persen

JAKARTA – Industri asuransi tetap optimistis bisa tumbuh 20-30 persen tahun ini. Indonesia dinilai…

Jumat, 18 Mei 2018 06:23

Penambahan Subsidi Solar Belum Final

JAKARTA – Masyarakat harus bersabar. Rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)…

Jumat, 18 Mei 2018 06:23

Usaha Ritel di Surabaya Menurun 70 Persen

SURABAYA – Setelah kejadian teror bom di Surabaya dan Sidoarjo, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia…

Kamis, 17 Mei 2018 06:59

Pangkas Rantai Tata Niaga, Hindari Lonjakan Harga

SAMARINDA – Panjangnya rantai perdagangan di Kaltim serta kendala dalam proses distribusi diklaim…

Kamis, 17 Mei 2018 06:57

Indikasi Ekonomi Kaltim Terus Tumbuh

BALIKPAPAN - Kantor Wilayah (Kanwil) Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) kian optimistis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .