MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Senin, 12 Februari 2018 12:35
Disentri Tak Diobati Berakibat Dehidrasi
KURANG CAIRAN: Bakteri penyebab disentri dapat membuat nyeri perut dan buang air besar berdarah. Perbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi dan segera berobat.

PROKAL.CO, Penyebab sakitnya perut bermacam-macam. Sakit perut disertai seringnya buang air besar (BAB) biasanya dikenal dengan diere. Namun, hati-hati jika disertai dengan keluarnya darah. Bisa jadi Anda terkena disentri.

“Disentri adalah infeksi usus yang menyebabkan diare disertai lendir dan darah. Perlu diketahui, dikatakan diare jika BAB dalam bentuk cairan sebanyak tiga kali atau lebih dalam satu hari. Jika BAB hanya satu kali dan bentuknya lunak saja, maka belum bisa dikatakan seorang anak mengalami diare,” terang dr Donabella Fortuna Santosa, saat diwawancarai pada Senin (5/2).

Dia mengatakan, disentri berbeda dengan diare pada umumnya, karena disentri disebabkan oleh bakteri sehingga membutuhkan antibiotik dalam pengobatannya. Sedangkan diare biasa tidak membutuhkan antibiotik. Penggunaan oralit, tablet zinc, pemberian ASI (cairan) dan makanan bergizi sudah cukup dalam mengobati diare.

“Disentri ada dua jenis, bisa disebabkan oleh bakteri dan amoeba. Tetapi paling sering disebabkan oleh bakteri, yaitu shigella dan sering ditemukan pada anak balita,” terang dokter Rumah Sakit Umum (RSU) Samarinda Medika Citra (SMC) tersebut.

Gejalanya, lanjut dia, berupa diare berdarah, ada lendir dalam tinja, nyeri saat mengeluarkan tinja dan dapat disertai mual, muntah, kram perut, dan demam. Penyebabnya, karena kurang menjaga kebersihan. Apalagi balita dalam fase yang suka memasukkan jari tangan ke dalam mulut, akan berisiko lebih tinggi terkena disentri. Infeksi juga menyebar melalui makanan dan air yang terkontaminasi dan biasanya terjadi di daerah dengan kebersihan yang buruk.

“Jika tidak diobati maka tubuh bisa kekurangan cairan atau dehidrasi,” ujar dia.

Pada anak, lanjut dia, cara mudah melihat anak dehidrasi atau kurang cairan adalah dengan melihat mata cowong pada anak, anak tampak lemas dan mudah tertidur (padahal biasanya aktif), saat ibu mencubit kulit anak, kulit anak kembali lebih lambat.

“Jika diarenya sudah sangat sering, anak tampak lemas, demam tidak membaik, apalagi jika anak tidak mau makan, maka harus segera dibawa ke dokter untuk diberikan penanganan lebih lanjut. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan tinja rutin untuk melihat adanya bakteri pada tinja,” ujar dia.

Cara mencegahnya, lanjut dia, dengan rajin mencuci tangan dengan air yang bersih dan menggunakan sabun, mencuci bahan makanan dengan benar, menjaga kebersihan peralatan memasak dan peralatan makan, hindari berbagi handuk atau peralatan makan dengan pasien. Makan makanan yang bergizi agar ketahanan tubuh meningkat. (*/yuv2/k9)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 10:24

Bersabar Selama Lima Tahun

PUNYA tubuh ideal dan sehat adalah keinginan Sartika Lonardy sejak remaja. Namun sayang, kebiasaan makan…

Minggu, 20 Mei 2018 10:23

Konsisten Menjalani Hidup Sehat

MENGUBAH kebiasaan hidup memang tak mudah. Banyak rintangan yang harus dihadapi, seperti pengalaman…

Minggu, 20 Mei 2018 10:22

Berprestasi di Kompetisi Lari

BERLARI sejauh 4 kilometer (km) setiap hari untuk mendapatkan bentuk tubuh lebih ideal, membuat Sartika…

Minggu, 20 Mei 2018 06:13

Sajian Lezat ala Q-Resto di Q-Hotel

RAMADAN kali ini ada penawaran spesial dari Q-Resto di Q-Hotel Jalan Yos Sudarso 2/17, Komplek Thomas…

Kamis, 17 Mei 2018 10:55

Semangat Berbisnis demi Meringankan Beban Orangtua

TERLAHIR sebagai anak bungsu dari tiga bersaudara, tak jadi alasan bagi Nur Fitria Sari untuk bermanja-manja.…

Kamis, 17 Mei 2018 10:55

Sabar Menghadapi Rintangan Usaha dan Klien

SUKA dan duka dalam berbisnis menjadi bumbu yang menambah banyak kesan dan pengalaman. Seperti yang…

Rabu, 16 Mei 2018 21:43

Ini Beberapa Hal yang Membantu Anda Rileks

Jika Anda diliputi kecemasan, sulit tidur karena mengkhawatirkan hari esok dan sering kali sakit kepala,…

Rabu, 16 Mei 2018 10:37

Tak Nyaman di Sekolah, Anak Bisa Melawan

Selamat belajar nak penuh semangat Rajinlah selalu tentu kau dapat Hormati gurumu sayangi teman Itulah…

Rabu, 16 Mei 2018 10:36

Halau Kekurangan, Berjuang Raih Prestasi

TUMBUH dan berkembang sebagai anak berkebutuhan khusus (ABK) bukanlah keinginan Erdy Forwadi. Sekilas,…

Selasa, 15 Mei 2018 11:00

Operasi Blepharoplasty untuk si Sipit

KELOPAK mata yang layu atau menurun karena faktor usia atau gen memang tak bisa dihindari. Hal tersebut…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .