MANAGED BY:
SELASA
24 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Senin, 12 Februari 2018 11:51
ALAMAKKK..!! Gagal Kencan, Bencong Dipolisikan

PROKAL.CO, SAMARINDA – Dua laki-laki yang kerap menggunakan pakaian perempuan (waria) dan menjajakan diri di Kompleks Voorvo, Jalan Letjen Suprapto, Samarinda Ulu, kemarin (11/2), harus berurusan dengan polisi. Firman (30) alias Anggi dan Herman (28) alias Nana, keduanya yang gagal kencan dituduh mencuri dompet.

Ditemui di Polsek Samarinda Ulu, dari awal Anggi sudah membantah dirinya tidak melakukan pencurian. “Astaga, buat apa saya nyuri. Kencan aja minta turunin tarif,” ujar Anggi dengan nada kesal. Namun, pria yang sudah beberapa tahun terakhir terpaksa menjadi waria itu membenarkan jika dia dan rekannya sempat menentukan kesepakatan harga.

Diungkapkan Anggi, tarif sekali kencan Rp 100 ribu. “Orang itu (calon pelanggan) enggak cukup uangnya,” jelas Anggi. Laki-laki tersebut lantas meminta Anggi untuk memanggilkan Nana. Jika sebelumnya Anggi transaksi di mobil, Nana menolak dan hanya berdiri dengan badan disandarkan ke jendela mobil yang terbuka.

Namun, negoisasi itu tak kunjung berhasil. Pria yang dimaksud Anggi dan Nana pun malah menuduh keduanya mencuri dompet. Anggi yang saat itu masih berdiri di sekitar Kompleks Voorvo dihampiri laki-laki yang sebelumnya mengatur tarif. “Tiba-tiba pukul saya dan Nana. Saya bilang enggak jelas,” ujar Anggi sembari meninggalkan lokasi karena sudah pagi.

Pria tersebut lantas kembali dan mendatangi Nana, yang saat itu masih mencari pelanggan. Datang bersama beberapa rekannya, Nana yang seorang diri lantas lari. Nahas, waria itu malah terjatuh ke saluran pembuangan. Nana pun mendapat beberapa pukulan dari pria yang sebelumnya mengajaknya kencan tersebut.

Tak bisa berbuat banyak, Anggi yang sudah berada di rumah dihubungi untuk datang. Tak pelak, dua warga Damanhuri, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, itu jadi bulan-bulanan rekan beberapa orang.

Beruntung, ada anggota TNI dan Polri yang pagi-pagi buta sedang memeriksa beberapa masjid di kawasan Samarinda Ulu. “Coba cari dulu di mobil, bisa saja jatuh di mobil,” ungkap Anggi. Rupanya benar, dompet pria yang dimaksud masih ada di dalam mobil.

Kapolsek Samainda Ulu Kompol Raden Sigit Satrio Hutomo menjelaskan, kasus itu murni salah paham. “Diselesaikan secara damai,” sebut Sigit. Perwira melati satu tersebut berpesan agar menyimpan barang-barang pribadi di tempat yang aman. (*/dra/kri/k9)


BACA JUGA

Minggu, 22 April 2018 20:49

Mantan Sekkot Samarinda Calonkan Diri Jadi DPD

SAMARINDA - Mantan Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Hermanto ternyata berniat maju sebagai anggota…

Minggu, 22 April 2018 10:41

Pertengahan Mei Penjara Khusus Perempuan Dibangun

SAMARINDA - Pembangunan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Samarinda direncanakan pertengahan Mei…

Minggu, 22 April 2018 10:41

13 Persen Melahirkan di Nonfasilitas Kesehatan

SAMARINDA - Nurul Ade (23) akhir tahun lalu baru saja melahirkan putri pertamanya. Bermukim di Kecamatan…

Minggu, 22 April 2018 10:40

Berharap Diakomodasi di APBD Perubahan

SAMARINDA – Meski sudah diuji Komisi Keamanan Jembatan Terowongan dan Jalan (KKJTJ)…

Minggu, 22 April 2018 10:39

TAKSI ONLINE Dibatasi Cuma 200 Unit

SAMARINDA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim mengadakan rapat koordinasi Dishub se-Kaltim…

Minggu, 22 April 2018 10:38

Masing-Masing Memiliki Keterampilan Khusus

Matanya awas terhadap setiap informasi yang ditampilkan di layar. Mengamati perpindahan sel tumor primer…

Minggu, 22 April 2018 10:21

Perkuat Hubungan Melalui Olahraga, BPJS TK Gelar Pertandingan Sepakbola dengan Perusahaan Binaan

SAMARINDA - Badan Penyelemggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) Samarinda melakukan lawatan…

Sabtu, 21 April 2018 09:56

Tim Labfor Periksa Lokasi Kebakaran

SAMARINDA - Penyebab kebakaran di Jalan Merdeka II, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai…

Sabtu, 21 April 2018 09:55

PDAM Perlu Penyegaran

SAMARINDA – Masa kerja Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Kencana Alimuddin berakhir 1 Juli. Namun,…

Sabtu, 21 April 2018 09:53
Fakta Baru dari Persidangan Korupsi Hibah 3 Yayasan di Kutai Barat

Surat dari Karang Paci, Oknum ASN Disdik Minta Mahar

Dugaan korupsi hibah di tiga yayasan pendidikan di Kutai Barat (Kubar) menggelinding deras di Pengadilan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .