MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Senin, 12 Februari 2018 09:06
Luar Kaltim Hilang, Selatan Jadi Rebutan
DAERAH STRATEGIS: Ketiadaan tokoh yang mewakili Paser, Penajam Paser Utara, dan Balikpapan, tiga kawasan ini menjadi rebutan para kandidat mencari suara. (DOK/KP)

PROKAL.CO, TANPA pembukaan tempat pemungutan suara di luar Kaltim, sekitar 100 ribu suara terancam hilang. Pertarungan merebut hati pemilih pun berlangsung keras di daerah. Suara selatan disebut menjadi yang paling menentukan.

Ketiadaan tokoh yang mewakili kawasan selatan, yaitu Paser, Penajam Paser Utara, dan Balikpapan, adalah pangkalnya. Dari empat pasangan calon yang hari ini ditetapkan di Komisi Pemilihan Umum, semua adalah figur dari kawasan tengah dan utara.

Padahal, suara dari selatan begitu menggiurkan. Untuk ketiga daerah tadi, menurut daftar pemilih tetap pilkada serentak 2015, menembus 744 ribu pemilih. Dengan demikian, selatan memiliki andil 30 persen dari seluruh pemilik suara di Kaltim (penyebaran pemilih Kaltim, lihat infografis).

Ratusan ribu suara itulah yang tak bertuan setelah Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi urung berpartisipasi dalam kontestasi pilgub. Rizal menyusul Bupati PPU Yusran Aspar, sebelumnya ketua DPD Gerindra Kaltim, yang juga tidak menjadi kontestan. Tanpa keduanya, selatan nihil peserta pilgub.

Kondisi itu berbeda lima tahun silam. Imdaad Hamid, wali kota Balikpapan selama dua periode, berpasangan dengan Ipong Muchlisonni. Pengaruh selatan begitu terlihat. Imdaad menang di kawasan selatan dan hanya terpaut 6 persen dari gubernur petahana, Awang Faroek Ishak yang menggandeng mendiang Mukmin Faisyal. Sebagai catatan, Pilgub Kaltim 2013 masih diikuti Kalimantan Utara. Tanpa Kaltara dalam pilgub tahun ini, kekuatan suara dari selatan diperkirakan jauh lebih menentukan.

Kabar gembiranya, sebagian besar warga di kawasan selatan justru tetap ingin memakai hak suara. Dalam jajak pendapat Tim Riset Kaltim Post, 79,1 persen warga Balikpapan, Paser, dan PPU, mengaku tetap hadir di TPS pada hari pemungutan. Hanya 20,9 persen yang memilih tidak memakai hak suara. Dari angka itu, 50 persen kelompok tersebut berargumen tidak ada calon gubernur dari selatan. Sebesar 45 persen mengaku tidak ada pasangan yang sesuai dengan kriteria yang diinginkan.

Sonny Sudiar, pengamat politik dari Universitas Mulawarman, Samarinda, menyatakan bahwa fokus meraup suara di Kaltim terutama di selatan pasti terjadi. "Tak perlu repot-repot mengejar suara di luar Kaltim,” sebutnya.

Dia mengatakan, persoalan mencoblos atau tidak memang dikembalikan kepada pemilih kendati sudah disosialisasikan. "KPU Kaltim harus kerja ekstra. TPS khusus tak mungkin dibuka di luar daerah dengan terbatasnya anggaran. Tapi, jangan sampai mereka golput,” terangnya.

Bicara golput, angka pemilih yang tidak menggunakan hak suara di kawasan selatan terbilang rendah dibanding daerah yang lain. Berkaca pilkada serentak 2015 yang dicatat KPU Kaltim, partisipasi pemilih di Balikpapan sebesar 59,31 persen sedangkan di Paser menyentuh 66,86 persen. Tingkat partisipasi pemilih di kedua daerah itu di atas rata-rata provinsi yang hanya 56,97 persen. Adapun pilbup PPU, baru tahun ini diadakan bersamaan dengan pilgub Kaltim (partisipasi pemilih selengkapnya, lihat infografis). (tim kp)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 10:46

Cerita Perjalanan Sunarman, Napi Palu yang Menyerahkan Diri ke Rutan Solo

Bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) beberapa…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:40

Waduh, Utang Luar Negeri Indonesia Naik, Tembus Rp 5.410 Triliun..!!

JAKARTA- Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tumbuh sebesar USD 360,7 miliar atau Rp 5.410 triliun (kurs…

Selasa, 16 Oktober 2018 11:14

MAAF..!! Tol Balikpapan - Samarinda Molor, Ngga Jadi Diresmikan Jokowi

SAMARINDA- Tol Balikpapan-Samarinda batal diresmikan akhir tahun ini. Padahal mantan Gubernur Kaltim…

Senin, 15 Oktober 2018 11:42
Menelisik Prostitusi Online di Kota Semarang

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota…

Senin, 15 Oktober 2018 11:36
Romo Leo Joosten Ginting Suka, Warga Belanda yang Lestarikan Budaya Batak Karo

Lestarikan Budaya Batak karena Cinta

Begitu menginjakkan kaki di Tapanuli Utara pada 1971, Leo Joosten langsung jatuh cinta dengan tanah…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:11

INNALILLAHI..!! 12 Siswa Tewas Diterjang Banjir

JAKARTA – Kelas sore itu berubah jadi tragedi. Puluhan siswa yang tengah belajar diterjang air…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:09

Premium Tak Naik, Tapi Pasokan Dikurangi?

Pengamat Ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudistira menilai,…

Minggu, 14 Oktober 2018 08:06

Sikat Persebaya, Borneo FC Bidik Papan Atas

SURABAYA – Gairah Borneo FC kembali membuncah. Tekad bersaing di papan atas makin kuat. Suntikan…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:10

Rumah DP 0 Persen Diluncurkan Anies

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan berharap rumah DP 0 persen dapat meringankan warga…

Sabtu, 13 Oktober 2018 10:28

Dua Kali Dipanggil Mangkir, Ketua DPRD Itu Dibawa Polisi

JAKARTA – Isu bahwa Ketua DPRD Samarinda Alphad Syarif ditangkap polisi terjawab. Ya, Mabes Polri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .