MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Senin, 12 Februari 2018 09:00
Selamatkan Ratusan Ribu Suara, Bergantung Kerja Keras KPU
Halda Arsyad

PROKAL.CO, ANCAMAN tenggelamnya ratusan ribu suara warga Kaltim yang berdomisili di luar daerah bakal jadi nyata. Musababnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim sebagai penyelenggara pilkada tak bisa berbuat banyak selain menaati aturan. Harapan diberikan fasilitas untuk mencoblos pun sirna. Padahal, potensi suara luar daerah boleh diperhitungkan. Tak hanya itu, suara-suara tersebut bakal masuk list golongan putih jika tak digunakan.

Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Halda Arsyad menyatakan, aturannya memang belum ada. Kecuali itu berkaitan dengan pemilihan presiden. “Khusus pilpres biasanya ada jemput bola atau mendatangi pemilih yang berada di luar daerah atau luar negeri,” ucapnya.

Jadi, kata dia, warga Kaltim yang berada di luar daerah, baik urusan pekerjaan atau pendidikan diharapkan bisa pulang kampung saat hari pencoblosan pada 27 Juni 2018 mendatang, agar dapat menggunakan hak pilihnya. Berikut petikan wawancara, Kamis pekan lalu.

Bagaimana upaya DKP3A Kaltim mendata warga Kaltim yang tinggal di daerah lain. Yang nantinya data tersebut bisa dijadikan acuan KPU dalam mendata pemilih?

Yang pasti, DKP3A Kaltim selalu lakukan sosialiasi kepada masyarakat. Apabila mereka pindah domisili sementara, baiknya melapor agar tercatat dengan baik. Sayangnya, harapan tersebut tak terjadi, sebagaian besar justru tak lapor akibatnya mereka yang menahun tinggal di daerah lain tak terekam di DKP3A. Intinya keaktifan masyarakat diperlukan, sebab pihaknya tak sanggup jika harus memantau ratusan ribu penduduk Kaltim yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Bagaimana nasib warga Kaltim di luar pulau itu. Apakah selama ini golput?

Kami perkirakan demikian. Itu dibuktikan dengan angka partisipasi pemilih Kaltim. DKP3A mencurigai, salah satu penyumbang terbesar adalah pekerja dan mahasiswa yang tak sempat pulang untuk nyoblos. Namun, itu masih dalam perkiraan sebab angka pastinya tak ada. Maksudnya, jumlah penduduk Benua Etam yang domisili di daerah lain.

Lalu bagaimana mengatasinya?

Sebenarnya KPU Kaltim dan DKP3A Kaltim sudah melakukan sosialisasi ke beberapa lembaga permasyarakatan serta rumah tahahan di Kaltim, yang juga merupakan penyumbang lebarnya jurang angka partisipasi. Bahkan, didapati ada beberapa tahanan tak punya tanda pengenal. Padahal, dia sudah bertahun-tahun mendekam. Setelah mendapat informasi, kami pun segera melakukan pencocokan dan penelitian data pemilih. Nah, setidaknya cara itu kami gunakan untuk mengurangi angka golput.

Lalu bagaimana seharusnya warga Kaltim yang berdomisili luar daerah agar tetap bisa berpartisipasi di pilgub?

Mau tak mau harus pulang (ke Kaltim) dan menyempatkan waktu untuk memilih calon kepala daerah. Jika masih sayang dengan Kaltim dan tak rela suaranya hangus sebaiknya kembali untuk memilih.

Tak ada solusi lain?

Sebenarnya ada, namun ini diambil jika KPU Kaltim mau bekerja keras. Misalnya, dengan menggandeng asrama mahasiswa dan mes Kaltim yang berada di daerah lain. Kemudian, memfasilitasi warga yang tak bisa pulang kampung untuk memilih calon kepala daerah mereka.

Cara tersebut menurut saya cukup ampuh. Bayangkan saja, jumlah suara yang berada di luar Kaltim itu bisa mengurangi angka golput. Itu juga kalau KPU mau kerja keras. Bila terbatas dengan anggaran atau tak bisa melanggar aturan, apa boleh buat. Jika tertarik satu yang patut diwaspadai, yakni independensi. (tim kp)


BACA JUGA

Senin, 14 Januari 2019 08:38

Nelayan Hanya Kaya Lautan

Takkan ada ikan gurih di meja makan, tanpa ada jerih…

Senin, 14 Januari 2019 08:23

Terancam Zonasi Segara

MENGGELUTI profesi nelayan di tengah gempuran pertambangan di Kaltim, bukan…

Senin, 14 Januari 2019 08:07

Nelayan Penjaga Kedaulatan

BERBAGAI persoalan ternyata dihadapi nelayan di Kaltim. Tak hanya persoalan…

Senin, 14 Januari 2019 07:56

Diklaim Bawa Perubahan

NELAYAN sebagai tulang punggung industri perikanan nasional memiliki fungsi penting.…

Jumat, 11 Januari 2019 09:24

Menangkal Kekalahan Durian Lokal

Musim hujan datang. Tiba pula musim durian. Kasar, berduri, kurang…

Jumat, 11 Januari 2019 09:20

Benarkah Durian Memicu Kolesterol Naik?

SELURUH penjuru dunia mengenal durian sebagai raja buah tropis. Namun,…

Jumat, 11 Januari 2019 09:19

Kontroversi Durian di Pesawat, Boleh Bawa, Redam Baunya

PENUMPANG Sriwijaya Air rute Bengkulu–Jakarta sempat heboh. Lantaran pesawat dengan…

Jumat, 11 Januari 2019 09:17

Buah Kerajaan, Penyubur bagi Perempuan

ALFRED Russel Wallace, seorang ahli botani yang kali pertama memberikan…

Senin, 07 Januari 2019 08:52

Jangan Fobia Disleksia

Setiap individu dilahirkan jenius dengan cara yang berbeda. Anda tak…

Senin, 31 Desember 2018 08:39

Tahun Baru, Yuk..!! Wujudkan Resolusi Baru

Tahun 2019 sudah di depan mata. Resolusi tahun baru pun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*