MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 11 Februari 2018 10:22
Dari Memelihara hingga Hasilkan Rupiah
SEJAK KECIL: Faridi jatuh hati pada kucing dari kecil. Menginjak 20 tahun, dia melirik kucing ras hingga pernah pelihara 30 ekor.

PROKAL.CO, TINGKAHNYA membuat Muhammad Faridi jatuh hati. Akrab sejak masih anak-anak, hingga akhirnya mulai memelihara kucing ras pada usia 20 tahun. Semakin tertarik, dia menjalani usaha grooming dan kini menjadi cattery (memelihara dan melakukan aktivitas pembiakan) sejak 2012.

“Saya sudah memiliki usaha grooming sendiri di rumah. Dengan begitu, ada penghasilan yang bisa ditunggu untuk kehidupan. Juga untuk biaya perawatan kucing yang saya miliki,” ujar Faridi saat diwawancarai, Jumat (9/2).

Dari penjelasan Faridi, biaya kebutuhan kucing setiap bulan tidak murah. Jika ditotal setidaknya Rp 3–4 juta dihabiskan dalam sebulan. Taksiran itu bahkan bisa lebih jika ingin kucing makin sehat dan terawat.

“Kucing tidak bisa dibisniskan, makanya lebih menggunakan peluang bisnis grooming dan pet shop bersama teman,” tuturnya ditemui di N2 Petshop & Care, Jalan Wahid Hasyim.

Hobi yang jadi bisnis dilakoninya. Dia menjual anakan kucing, tapi diakui Faridi, tak bisa berharap penuh pada hasilnya. Sebab, biaya perawatan tidak menutup dari hasil penjualan.

Dikisahkan, pertama kali memelihara kucing ketika atasannya memberi di tempat kerja dulu. Lama-kelamaan, ada rasa candu dan ingin menambah peliharaan. Walhasil, dia membeli sampai Jakarta.

“Saya ikut aktivitas pelihara kucing, ikut di komunitas, dan daftar menjadi cattery. Mulai mengerti tentang kucing dan memahami, akhirnya buka grooming sendiri,” jelasnya.

Berawal dari kebutuhan biaya kucing yang banyak, dia ingin terus memelihara dan merawat. Faridi bermitra dengan kawannya. Dia membuka usaha grooming sedangkan kawannya itu di bagian pet shop.

“Sebab, saya sudah berhenti dari pekerjaan dan fokus ke dunia kucing sejak 2014. Jadi, mesti ada keuntungan untuk aktivitas yang dilalui,” tegasnya. Karena itu, dirinya tak sembarangan menjalani usahanya kini.

Kegiatan grooming seperti menyisir bulu, membersihkan mata, telinga membuat Faridi semangat. Meski diakui pernah jenuh dengan aktivitas tersebut. “Dengan begitu, selain menyalurkan hobi, juga bisa bertemu dengan kucing milik orang lain yang tentu mengasyikan dan menjadi tantangan,” tuturnya.

Nah, Faridi tidak hanya berkutat di perawatan kucing. Semacam apresiasi terhadap hewan berkumis tersebut, Faridi mengikutkan kucing-kucingnya cat show. Dari situ, menjadi ajang promosi sekaligus silaturahmi. “Kecantikan dan kualitas kucing akan dilihat pencinta kucing lain,” tutup Faridi. (*/lia/*/rdm/k16)


BACA JUGA

Minggu, 06 Januari 2019 08:34

Penting..!! Cek Kolesterol Usai Liburan

Liburan bisa membuat Anda relaks dan mengisi ulang energi dan…

Minggu, 30 Desember 2018 11:02

Maratua Istimewa

Komunitas gowes Kaltim Post, Samarinda Blue Bike Community (SBBC), kembali…

Minggu, 30 Desember 2018 10:47

Tubuh Ideal dan Pertahanan Diri

SALAH satu olahraga bela diri yang cukup populer berasal dari…

Minggu, 16 Desember 2018 11:13

Cegah Terkena Diabetes Melitus

Jumlah penderita diabet melitus (DM) di Indonesia terus meningkat. Menurut…

Minggu, 16 Desember 2018 07:56

Asmara dalam Pigura

DALAM mengambil gambar untuk pre-wedding, ada beberapa hal yang harus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*