MANAGED BY:
SELASA
18 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Minggu, 11 Februari 2018 08:23
PNS Avsec Bandara Bawa Sabu 1 Kg

Beraksi sejak 2010, Empat Kali Kirim ke Balikpapan

PANTAS DIHUKUM: Petugas menangkap Abdul Rajak (tengah) di terminal kedatangan Bandara Sepinggan, Kamis (8/2). (BAIM/KP)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Begitulah yang dialami Abdul Rajak (48). Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Aviation Security (Avsec) Bandara Juwata Tarakan, dia selalu berhasil menyelundupkan sabu. Aksinya baru terbongkar ketika keluar dari Bandara Sepinggan, Kamis (8/2)

Aksi Rajak yang membawa sabu seberat 1 kilogram terendus anggota Subdit I Direktorat Reserse Narkoba (Ditreskoba) Polda Kaltim. Petugas langsung menangkapnya saat hendak keluar dari terminal kedatangan Bandara Sepinggan, pukul 06.00 Wita. Rajak diketahui akan mengirimkan barang haram tersebut untuk seseorang yang sekarang dalam pencarian.

“Langsung kami telusuri. Anggota masih bekerja di lapangan,” sebut Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim Kombes Pol Ahmad Sauri bersama Kasubdit I AKBP Karyoto, Sabtu (10/2).

Warga Karang Anyar RT 33, Tarakan Barat itu juga menjalani pemeriksaan intensif soal lolosnya dari pemeriksaan saat di Bandara Juwata Tarakan. Sabu dimasukkan dalam plastik kemudian ditaruh dalam jaketnya.

“Ini terus kami kembangkan, kenapa bisa lolos,” ujarnya. Banyak faktor narkoba bisa lolos. Dugaan di antaranya alat pendeteksi X-Ray yang tak bekerja dengan baik, atau ada seseorang yang membantu meloloskan. “Sedang kami dalami buktinya, kenapa bisa lolos,” tambahnya. Polisi sendiri sudah mengendus pergerakan pelaku sejak dua pekan sebelum penangkapan.

Pengawasan pun dilakukan di Bandara Juwata dan Sepinggan Balikpapan. Setelah ditangkap, tersangka sempat dibawa lagi ke Tarakan untuk dilakukan pengembangan terkait sabu senilai lebih kurang Rp 2 miliar itu. Siang kemarin, Direktur Reserse Narkoba yang memimpin penangkapan tiba dan memberikan keterangan resmi.

“Kami sedang lakukan pengembangan. Ini masih berlanjut,” imbuhnya. Sementara itu, Rajak mengakui pada 2010 pernah lolos membawa sabu ke Balikpapan. “Pernah satu kali saya bawa. Ini yang ke empat kali, jumlahnya banyak 1 kg,” akunya.

Sekali mengantar, Rajak mengaku mendapatkan upah antara Rp 3-5 juta. Selain Balikpapan, kota lain di luar Kaltim juga pernah dia antar. “Nanti sampai kota tujuan ada yang ambil, kemudian saya kembali ke Tarakan lagi,” ungkapnya.

Dalam sebulan, dia bisa jadi kurir ke beberapa kota atau provinsi. “Sebulan bisa dua kali. Jumlahnya tak menentu. Paling banyak yang kami ungkap saat ini,” jelas Kombes Pol Ahmad Sauri.

Untuk pengantaran tujuan Balikpapan, lanjut Ahmad, pengakuan tersangka sudah empat kali sejak 2010.  Selain menyita sabu 1 kg, penyidik juga menyita sebuah kunci mobil, kartu ID Avsec, dua buah anjungan tunai mandiri (ATM), dua handphone serta uang tunai Rp 2.200.000. (aim/rsh/k18)


BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 08:03

Terduga Teroris Asal Balikpapan, Polda Tunggu Densus 88

BALIKPAPAN - Tertangkapnya dua terduga teroris di Jogjakarta, Selasa (11/12)…

Sabtu, 15 Desember 2018 18:08

Tol Balikpapan-Samarinda Tak Kunjung Selesai, Wali Kota Ngaku Kerap Digunjingkan Orang Kalsel

BALIKPAPAN- Tol trans-Kalimantan hingga saat ini tak kunjung selesai. Tol…

Jumat, 14 Desember 2018 07:42

Pengusaha Diberi Waktu 2 Bulan

BALIKPAPAN - Tiga poin pelanggaran ditemukan pada kasus limbah di…

Kamis, 13 Desember 2018 09:00
Latihan Skala Besar PHM Menghadapi Situasi Darurat

SUDAH SIAP..!! Jika Ada Kebocoran Pipa, Ini yang Dilakukan PHM

BALIKPAPAN – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) selaku operator Wilayah…

Senin, 10 Desember 2018 07:57

Dinas PU Siapkan Desain Pagar

BALIKPAPAN – Sudah tiga nyawa melayang akibat terseret air bah…

Senin, 10 Desember 2018 07:40

Larangan Plastik di Tempat Umum Diterapkan Tahun Depan

BALIKPAPAN - Peraturan Daerah (Perda) terkait larangan penggunaan kantong plastik…

Minggu, 09 Desember 2018 07:18

Terus Berulang, Saran Buat Pagar

PROSES pencarian Amin, bocah delapan tahun yang hanyut di drainase,…

Minggu, 09 Desember 2018 07:13

LIPI Evaluasi Kebun Raya

BALIKPAPAN - Status Kebun Raya Balikpapan (KRB) masih menjadi kewenangan…

Minggu, 09 Desember 2018 07:10

Polda Antisipasi Potensi Penimbun BBM

BALIKPAPAN – Pembatasan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya…

Sabtu, 08 Desember 2018 06:49

Pemkot Dianggap Tak Punya Taji

BALIKPAPAN  –  Pemkot Balikpapan dianggap tak punya taji. Mengatasi masalah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .