MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Minggu, 11 Februari 2018 06:52
Memperdalam Pendidikan dan Budaya Tiongkok
HOLD ON: Tampak asri dan indah Yuntai Garden memang seru dikunjungi bareng pasangan.

PROKAL.CO, Tidak pernah jemu rasanya bertandang kemari. Seperti halnya rasa rindu, semakin berat bila tak bertemu. Entah sihir apa, seperti halnya magnet Guangzhou selalu menarik saya untuk kembali datang, lagi dan lagi.

Oleh: Akin Sudharta*  

JALAN di kota Guangzhou dipadati pejalan kaki hingga kendaraan. Di sana-sini bangunan megah dan tinggi menjulang. Meski begitu, kota di Tiongkok Selatan ini masih menawarkan keramahan. Taman hijau dengan berbagai atraksi dan fasilitas mudah ditemui. Di tengah keramaian tersebut saya masih dapat merasakan kedamaian. Kehangatan yang menyusup bersama senyuman mentari. 

Selama dua belas hari, tanpa terasa saya dan istri, Lily Ng telah menghabiskan waktu-waktu berharga kami di Guangzhou. Perjalanan menyenangkan yang dipenuhi kenangan manis. Seperti halnya perasaan cinta saya kepada Lily, semua menjadi hal berharga yang tidak akan saya lupakan. Bersama rekan-rekan saya, Yuliana Meryati dan Suwandy Hidayat.

Beberapa lokasi, yaitu Baomo Garden, Yuntai Garden, New Splendid Garden, DR Sun Yat Sen Memorial, Five Ram Statue, Canton Tower Guangzhou setinggi 488 meter, merasakan sensasi menaiki kapal Blue Dolphin Cruise di malam hari yang terkesan romantis, dengan pemandangan kota dihiasi gemerlap lampu.  

Tidak sekadar darmawisata, kami juga sempat mengunjungi Jinan University. Salah satu kampus tertua dan punya banyak mahasiswa asing. Kampus sembilan lantai itu didirikan pada 1906. Area kampus seluas 147.129 meter persegi tampak bersih. Mahasiswa di Jinan berjumlah 46,750 orang, sebanyak 13,512 orang di antaranya merupakan mahasiswa asing yang berasal dari 108 negara.

Kehidupan mahasiswa tampak harmonis dalam menjalani masa-masa pendidikan, tanpa melihat latar belakang, warna kulit, bahasa, maupun agama.  Hal yang membuat saya semakin bersyukur bahwa Balikpapan pun juga demikian. Berharap tetap aman dan nyaman bagi siapa pun yang tinggal.          

Negeri dengan maskot binatang panda tersebut menawarkan berbagai opsi dan solusi, mulai dari pendidikan ternama hingga destinasi wisata yang juga sayang bila dilewatkan. Mengingat pemerintah Tiongkok begitu serius menggalakkan pendidikan, serta mendorong sektor pariwisata yang telah berkembang dengan pesat.

Dari nilai pendidikan itu, masyarakat juga tetap peduli dalam mewariskan budaya dan tradisi leluhur. Menjadikan Guangzhou sebagai kota modern yang tak meninggalkan orisinalitas budaya. 

Saya pun berharap, suatu hari ada penerbangan langsung Balikpapan ke Negeri Tirai Bambu (Tiongkok). Dan itu bukanlah sekadar mimpi di siang bolong. Dengan adanya rute penerbangan tersebut, akan sangat membantu perekonomian. Juga para pelajar Balikpapan yang ingin menuntut ilmu hingga ke negeri Tiongkok. (*/lil/*/ni/k18)

*Pengusaha yang aktif di berbagai organisasi, komunitas dan acara sosial asal Balikpapan.

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .