MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Sabtu, 10 Februari 2018 22:03
(0) Valencia vs Barcelona (2)
Final Spesial
DEJA VU: Philippe Coutinho mencetak gol pertamanya untuk Barcelona yang menang atas Valencia, Jumat (9/2) dini hari Wita.JOSE JORDAN/AFP

PROKAL.CO, SEVILLE – Pada 17 Februari 2013, Philippe Coutinho mempersembahkan gol perdananya untuk Liverpool setelah memanfaatkan umpan Luis Suarez. Lima tahun berselang, momen itu terulang di Barcelona. Pada laga lanjutan Copa del Rey di Stadion Mestalla, Jumat (9/2) dini hari Wita, Coutinho mencetak gol perdananya ke gawang Valencia pada menit ke-50, juga berkat umpan El Pistolero.

Gol Coutinho membuka kemenangan 2-0 Barca, sekaligus mengantarkan Blaugrana empat kali berturut-turut melaju ke partai final Piala Raja. Satu gol lainnya diciptakan Ivan Rakitic pada menit ke-82, juga setelah memanfaatkan kreasi Suarez. Di final, Barca akan bersua Sevilla yang lebih dulu menjejakkan kakinya di partai puncak.

Catatan quattrick menjajal final Copa del Rey adalah sejarah baru untuk Barca. Di tanah Spanyol, baru dua klub yang berhasil mencatatkan rekor tersebut, yakni Real Madrid (1905–1908) dan Athletic Bilbao (1930–1933). Barca pernah hampir masuk dalam jajaran tim elite Piala Raja. Telah tiga kali (1951-1953), sayang, kesempatan keempat kali beruntun menjajal partai puncak pada 1954 kandas setelah ditaklukkan Valencia.

Entrenador Barcelona Ernesto Valverde tak bisa menyembunyikan kegembiraan atas kemenangan dan torehan rekor tersebut. “Kami sudah mengalahkan tim bagus seperti Celta Vigo, Valencia, dan Espanyol, di turnamen ini. Saya sangat senang,” jelasnya, dilansir dari Marca.

“Barcelona sudah bermain di banyak final. Tetapi ini adalah kali kedua bagi saya selama menjadi pelatih. Semoga lebih beruntung dari yang edisi pertama,” jelasnya. Edisi pertama yang dia maksud, yakni pada 2015, ketika dia masih menangani Athletic Bilbao. Kala itu timnya ditaklukkan Barcelona dengan skor 1-3.

Soal simpang siurnya lokasi pertandingan final, Valverde hanya ingin laga bisa berlangsung di tempat netral. Dia mengisahkan, semasa menukangi Bilbao pada 2015, timnya melakoni laga puncak di Camp Nou, markas Barcelona, yang menjadi lawannya di final. “Saya tak ingin hal itu terulang lagi,” jelasnya.

Ada beberapa opsi yang mencuat seputar penentuan lokasi tuan rumah final Copa del Rey. Presiden Sevilla Jose Castro meminta partai itu digelar di markas mereka, Stadion Ramon Sanchez Pizjuan. Opsi lainnya, muncul nama stadion Santiago Bernabeu (markas Real Madrid) dan Wanda Metropolitano (markas Athletico Madrid).

Aksi Coutinho pada laga itu begitu mencuri perhatian. Bagaimana tidak, turun sebagai pengganti, dia hanya memerlukan lima menit untuk membuktikan kepantasannya. Dia dimainkan pada awal babak kedua menggantikan Andre Gomes. “Andre (Gomes) menolong kami dengan kekuatannya. Tetapi kami membutuhkan pemain yang bisa lebih ke depan dan melakukan sesuatu dengan dominasi kami di pertandingan itu. Saya menunggu waktu yang tepat untuk mengganti pemain. Saat itu rasanya pas,” jelasnya. (ndy2/k16)


BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 13:09

Ini Dia Faktor Kenapa Aleksandar Rakic Bisa Jadi Top Skor

MULANYA striker Persebaya Surabaya David da Silva yang lebih dijagokan…

Selasa, 11 Desember 2018 13:01
Rohit Chand

Pemain Tim, Tidak Individual

SEBELUM pekan terakhir Liga 1, sudah terdengar beberapa nama yang…

Selasa, 11 Desember 2018 12:58
Osvaldo Haay, Pemain Muda Terbaik Liga 1 2018

Karena Menonjol Dalam Tim

LAMBAT panas. Kata itu tepat menggambarkan performa winger Persebaya Surabaya…

Selasa, 11 Desember 2018 11:19

Fase Penentu di Camp Nou

BARCELONA memang sudah memastikan tiket ke 16 besar Liga Champions.…

Selasa, 11 Desember 2018 11:08

Degradasi Bukan Kiamat

KOMPETISI Liga 1 2018 sudah selesai. Persija Jakarta keluar sebagai…

Selasa, 11 Desember 2018 11:04

Ozil berlabuh ke Inter Milan

Rumor yang menyebut gelandang Arsenal Mesut Ozil bakal bergabung dengan…

Selasa, 11 Desember 2018 07:28

Nabil: Itu Bukan Tipe Saya

BOS Borneo FC Nabil Husein meradang. Tim yang dikelolanya dengan…

Selasa, 11 Desember 2018 07:21

Evaluasi PSM: Kurang Maksimalkan Potensi

LIGA 1 2018 sudah berakhir. Para pemain PSM pun kini…

Selasa, 11 Desember 2018 07:12

Tak Dipandang Sebelah Mata

JAKARTA – Terpilihnya Rohit Chand (Persija) sebagai pemain terbaik Liga…

Selasa, 11 Desember 2018 07:09

Liga 1 2019 setelah Pilpres

JAKARTA - PT Liga Indonesia Baru (LIB) segera melakukan evaluasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .