MANAGED BY:
SELASA
18 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 10 Februari 2018 10:11
Pembantaian Brutal Orangutan di TNK
Polisi Curiga Warga Sekitar
BERHASIL DIANGKAT: Peluru senapan angin yang sempat bersarang di kepala dan badan orangutan, berhasil diangkat saat proses autopsi.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Kematian orangutan (Pongo pygmaeus) akibat tembakan 130 peluru senapan angin terus diusut polisi dan tim satuan tugas gabungan. Karena hidup berdampingan dengan manusia, kecurigaan awal polisi terhadap warga yang tinggal di Taman Nasional Kutai (TNK), Desa Teluk Pandan, Kutai Timur (Kutim), makin dalam.

Kabag Ops Polres Kutim Kompol Budi Heriawan yang hadir pada pertemuan di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim pada Kamis (8/2) menyebut, analisis awal kepolisian adalah warga yang bermukim tak jauh dari lokasi penemuan orangutan. “Itu pemikiran awal kami. Sejauh ini belum ditemukan,” sebut perwira melati satu tersebut. Budi melanjutkan, polisi tak memasang target waktu untuk mengungkap siapa pelaku penembakan brutal itu.

Namun, aparat penegak hukum tersebut berjanji, kasus yang kabarnya turut jadi perhatian dunia itu bakal secepatnya diungkap. Tewasnya orangutan yang diberondong peluru itu mendapat kutukan keras dari para pencinta fauna. Informasi yang diperoleh Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sudah mengerahkan lima tim dari Balai TNK untuk mencegah terulangnya peristiwa tersebut dan mereka menyebar di lima desa.

Daerah yang menjadi perhatian, yakni Desa Teluk Pandan, Sangatta Selatan, Sangkima, Rantau Pulung dan Menamang. Hal itu dilakukan agar orangutan tidak turun ke permukiman atau lahan warga. Berdasarkan inventarisasi Balai TNK, populasi orangutan di TNK ada 1.931 individu. Dari 198.629 hektare lahan TNK, 192 hektare adalah lahan sawit. Nah, lokasi penemuan binatang bernama latin Pongo pygmaeus yang ditembaki 130 peluru senapan angin itu, berada di sekitar lahan sawit. Bahkan, proses nekropsi yang dilakukan tim dokter hewan, menemukan tiga biji sawit di tubuh orangutan tersebut.

Kepala BKSDA Kaltim Sunandar menjelaskan, enam sarang yang ditemukan di sekitar lokasi penemuan orangutan belum bisa dipastikan. “Apakah sarang baru atau lama perlu diperiksa,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Centre of Orangutan Protection (COP) Hardi Baktiantoro menjelaskan, sebelum benar-benar dinyatakan mati, orangutan yang kini berada di BKSDA Kaltim itu mengalami trauma. “Baik secara fisik maupun mental,” jelas Hardi. Meski tak memegang data rinci berapa jumlah orangutan yang tersebar di Kaltim, Hardi menyebut populasinya masih cukup banyak. Namun, dengan adanya pembantaian seperti yang terjadi di TNK, jika tidak dihentikan dan tanpa ada tindakan tegas, jumlahnya bisa terus berkurang.

Dengan adanya temuan orangutan yang tewas dengan 130 peluru, penggunaan senapan angin tentunya harus mendapat pengawalan ketat. Hal itu sesuai dengan Peraturan Kapolri Nomor 8/2012 tentang Pengawasan dan Pengendalian Senjata Api untuk Kepentingan Olahraga, senapan angin hanya diperbolehkan di lapangan tembak. (*/dra/iza/k9)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 18 Desember 2018 12:56
Duka Kebakaran di Loa Bakung

Kebakaran Makan 7 Korban Jiwa, Ini Kata Wali Kota Samarinda

SAMARINDA - Kebakaran memakan 7 korban jiwa di Perumahan Korpri…

Selasa, 18 Desember 2018 12:35
Duka Kebakaran di Loa Bakung

SSB Putra LBK Kehilangan Rafli "Si Gelandang Pekerja Keras"

SAMARINDA - Korban tewas satu keluarga akibat kebakaran di Perumahan…

Selasa, 18 Desember 2018 10:45

Kuasa Hukum 5 Anggota DPRD Samarinda Balas Komentar Gubernur, Ini Kata Dia...

SAMARINDA- Kuasa hukum 5 anggota DPRD Samarinda Asran Siri dan…

Selasa, 18 Desember 2018 10:26

Kebakaran di Perum Korpri Loa Bakung, Tujuh Orang Jadi Korban

SAMARINDA - Kebakaran merenggut korban satu keluarga terjadi di Jl…

Selasa, 18 Desember 2018 08:57
BREAKING NEWS

INNALILLAHI....Sekeluarga Meninggal dalam Musibah Kebakaran di Loa Bakung

SAMARINDA- Akhir tahun 2018 menjadi duka mendalam bagi warga Samarinda.…

Selasa, 18 Desember 2018 08:50

Elite Politik Main Batu Bara

SAMARINDA – Sektor pertambangan batu bara telah menjadi komoditas politik…

Senin, 17 Desember 2018 10:07

Target Menurunkan Persentase Pengangguran Belum Tercapai

SAMARINDA - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kaltim menargetkan…

Senin, 17 Desember 2018 09:31

Pemprov Harus Tegas

SAMARINDA–Pemerintah wajib mengevaluasi kinerja kontraktor pembangunan Jembatan Mahkota IV alias…

Senin, 17 Desember 2018 06:00

KENAPA SIH..?? Lima Anggota DPRD Samarinda Itu Kukuh Ngga Mau di PAW

SAMARINDA – Pergantian antarwaktu (PAW) lima penghuni Basuki Rahmat, sebutan…

Minggu, 16 Desember 2018 22:15

Berawal dari Gugatan Konstituen yang Ngaku Ngga Rela karena Wakilnya Mengundurkan Diri

SAMARINDA – Kisruh pergantian antarwaktu (PAW) lima anggota DPRD Samarinda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .