MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 10 Februari 2018 10:03
Ribuan Warga Samarinda Bergantung dari Ojek Online

Tak Bisa Dibendung, Hanya Perlu Dibatasi

Ismansyah

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pembatasan driver ojek online sulit dibendung. Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda mengaku, tidak bisa membendung kecuali diblokir langsung oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo). “Kami tidak bisa membendung, karena berbasis aplikasi dari aplikasi. Di pusat atau kominfo yang bisa blokir itu,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda Ismansyah.

Dia menyebut, kalau mau membatasi jumlah driver pun ada penghitungan sendiri. Mulai dari perbandingan dengan jumlah penduduk, jumlah kendaraan dan luas wilayah Samarinda. Jumlah driver ojek online di Kota Tepian, diyakini sekitar 6.200 orang dengan dua perusahaan yang mendominasi, yakni Go-Jek dan Grab. Go-Jek lah yang terbesar, sekitar 5.000 orang terdaftar di sistem. Sedangkan jumlah penduduk Samarinda berdasarkan sensus BPS 2015 berjumlah 812.597 jiwa.

Dengan kata lain, sekitar 0,6 persen penduduk Kota Tepian menggantungkan hidup menjadi driver Go-Jek. Sedangkan untuk GrabBike memiliki anggota sekitar 1.200 orang atau 0,2 persen dari penduduk Kota Samarinda. Artinya 0,8 persen penduduk Samarinda terlibat di bisnis ojek online tersebut. “Tidak bisa sembarangan menentukan, meskipun itu tetap dari pihak aplikatornya,” terangnya.

Dia mengatakan, setelah ada kejelasan dari Kemenkominfo, barulah pemerintah berani keluarkan aturan berupa SK wali kota atau sejenisnya untuk membatasi jumlah driver tersebut. “Pemerintah hanya keluarkan aturan, yang membatasi tetap pihak aplikatornya,” sebut dia.

Prinsipnya, kata dia, pemerintah tidak ingin membatasi hak warga untuk mencari nafkah. Namun kalau ternyata jumlahnya dianggap berlebih dan menjadi masalah, barulah bisa dikeluarkan aturan. “Sementara ini belum ada riak-riak atau konflik,” sambungnya.  Memang, lanjut dia, jumlah driver online perlu ada pembatasan karena dikhawatirkan dapat memicu konflik. Menurutnya, semakin banyak jumlah driver kendaraan umum berbasis online pada satu perusahaan, bakal memunculkan persaingan. “Itu yang kami jaga, jangan sampai terjadi gesekan di lapangan,” ungkap mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Samarinda itu. (*/dq/iza/k9)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 10:05

Sekkot Bakal Panggil Dewan Pengawas PDAM

SAMARINDA – Surat rekomendasi terhadap hasil evaluasi terhadap kinerja direksi PDAM Tirta Kencana…

Minggu, 20 Mei 2018 10:04

Sirkuit Dadakan di Dekat Perumahan Elite

SALAT sunah Tarawih belum usai, motor-motor sekumpulan anak muda sudah berjejer di jalan selebar sekitar…

Jumat, 18 Mei 2018 10:20

Staf Unmul Klaim Bukan “Pengantin”

SAMARINDA – Penyerangan kelompok teroris tak bisa diketahui kapan waktunya, di mana lokasi atau…

Jumat, 18 Mei 2018 10:20

Membara di Hari Pertama Ramadan

SAMARINDA - Waktu berbuka puasa tiba, tak dinyana, warga di Jalan Juanda, RT 59, Kelurahan Sidodadi,…

Jumat, 18 Mei 2018 10:19
Soal Deklarasi Kota Tepian Bebas Anjal-Gepeng

Dewan Minta Samarinda Steril Dulu

SAMARINDA – Memasuki Ramadan, Dinas Sosial (Dissos) Samarinda berencana melakukan deklarasi Samarinda…

Kamis, 17 Mei 2018 11:44

CSR BPJS Ketenagakerjaan Sambut Ramadan, Bagi 300 Paket Sembako

SAMARINDA - Menyambut bulan suci Ramadan 1439 H, BPJS Ketenagakerjaan membagikan sembako kepada masyarakat…

Kamis, 17 Mei 2018 10:37

Peluang Tenaga Kerja Lokal

SAMARINDA - Rencana pembangunan kilang minyak Pertamina di Balikpapan dan kilang gas di Bontang dipastikan…

Kamis, 17 Mei 2018 10:36

Alhamdulillah, SBU Bandara APT Pranoto Sudah Terbit!

SAMARINDA - Kabar gembira untuk warga Kota Samarinda dan Kaltim pada umumnya. Sertifikat Bandar Udara…

Kamis, 17 Mei 2018 10:11

Perizinan Masih Dikeluhkan

SAMARINDA – Kepastian waktu pengurusan perizinan di Kaltim masih dikeluhkan pengusaha. Padahal,…

Kamis, 17 Mei 2018 10:10

Bandara Dihijaukan, Jalan Akan Dilebarkan

SAMARINDA – Bandara APT Pranoto dipastikan mulai beroperasi 24 Mei mendatang. Pemkot Samarinda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .