MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Sabtu, 10 Februari 2018 09:04
Hanura Terbelah, Dukungan Pecah
-

PROKAL.CO, SAMARINDA – Setelah menarik diri dari susunan kepengurusan tim pemenangan Rusmadi-Safaruddin, DPD Hanura Kaltim kubu Daryatmo dikabarkan mengalihkan dukungannya. Dari informasi yang beredar, DPD Hanura Kaltim yang diketuai Herwan Susanto itu beralih mendukung Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Kaltim Syaharie Jaang-Awang Ferdian Hidayat (JaDi).

Dikonfirmasi Kaltim Post, Herwan membenarkan itu. Dia mengaku sudah memegang pengalihan dukungan pasangan calon Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018. Pengalihan dukungan tertuang dalam Surat Keputusan (SK) DPP Partai Hanura Nomor: SKEP/026/DPP-HANURA/H/2018.

Surat itu ditandatangani Ketua Umum DPP Hanura Daryatmo dan Sekretaris Jenderal Sarifuddin Sudding. Herwan mengungkapkan, dengan adanya SK tersebut, dia segera menyampaikan ke pasangan JaDi.

Herwan menyebut, dirinya melaporkan perkembangan pengurus DPD Partai Hanura Kaltim. Selain itu, dia melaporkan penggantian pengurus Hanura di tim pemenangan Rusmadi-Safaruddin.

Dia menegaskan, pengalihan dukungan oleh Hanura versi Daryatmo tak akan terbit bila tak ada perubahan susunan tim pemenangan Rusmadi-Safaruddin. Untuk diketahui, Sekretaris DPD Hanura Kaltim kubu Daryatmo, Thamrin menepati kursi sekretaris tim pemenangan Rusmadi-Safaruddin.

Namun, belakangan Thamrin digeser dari tim dan digantikan Aji Dendi, sekretaris DPD Hanura Kaltim kubu Oesman Sapta Odang (OSO). Selain Thamrin, ada beberapa pengurus DPD Hanura versi munaslub lagi yang digeser dari tim pemenangan.

“Saya sadar, memang begitu dinamikanya di tubuh Hanura,” ujarnya. Namun, Herwan mengatakan, sebagai pengurus partai yang mengantongi 129 ribu suara mesti memiliki prinsip. “Ini soal harga diri dan komitmen pengurus Partai Hanura Kaltim pimpinan Pak Daryatmo,” tuturnya.

Ketua Fraksi Hanura DPRD Kaltim itu menegaskan, dengan terbitnya SK tersebut, jelas sudah arah perintah DPP. Yakni, segera melaksanakan langkah strategis pemenangan JaDi.

Menanggapi pengalihan dukungan tersebut, Ketua DPD Hanura kubu OSO, Surpani, mengatakan, yang dilakukan Hanura versi Daryatmo di Kaltim hanya sebuah pergerakan politik. “Sekarang sudah tahu sebenarnya arah dukungan kubu sebelah ke mana,” ujarnya. Seharusnya, lanjut dia, Herwan tahu benar bila sudah terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebuah partai politik tak boleh mengalihkan dukungan.

Dia menegaskan, selama ini pihaknya cukup lunak menghadapi kubu Daryatmo. Apalagi pengurus Hanura yang dianggap resmi adalah kubu OSO. Karena menggunakan nama dan atribut Hanura di luar kepengurusan yang resmi, Surpani akan melaporkan secara pidana.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan JaDi, Rusman Yaqub, menyatakan, dia sudah mendengar kabar bila timnya akan mendapat suntikan dukungan dari Hanura kubu Daryatmo. “Saya lihat di media massa dan Pak Herwan beberapa waktu lalu sudah ada komunikasi melalui telepon,” ujar politikus PPP itu.

Namun, dirinya hingga kini belum mendapat salinan surat pengalihan dukungan yang disebut-sebut sudah dipegang Herwan. Namun, sebagai ketua tim, dia senang dengan tambahan kekuatan dukungan. “Sesungguhnya semakin banyak dukungan semakin baik,” ujarnya.

Sementara itu, Rusmadi enggan menanggapi soal pengalihan dukungan tersebut. “Saya no comment dulu, karena itu masalah internal di Hanura,” tuturnya.

Kubu Surpani menunjuk Sutrisno sebagai kuasa hukum menghadapi gugatan perdata yang dilayangkan Herwan ke Pengadilan Negeri (PN) Samarinda. Gugatan dengan nomor pendaftaran 16/Pdt-5/2018/PN Smr itu bagian dari upaya Herwan memberitahukan adanya sengketa hukum dan imbauan kepada kepala daerah se-Kaltim, DPRD Kaltim, DPRD kabupaten/kota, dan stakeholder di Kaltim untuk menunda segala sesuatu pengajuan atas nama Hanura Kaltim.

Sutrisno mengatakan, pihaknya sudah melakukan pembentukan tim. “Kami terdiri dari sembilan pengacara,” ujarnya. Nah, kini mereka sudah mendapat surat dari PN Samarinda. Rencananya, sidang perdana dilaksanakan 5 Maret mendatang.

Tris, sapaan akrab Sutrisno, menyebut, selama belum ada putusan tetap dari pengadilan, Hanura kubu OSO di Kaltim boleh melakukan kegiatan seperti biasa. “Tak bisa dihalang-halangi,” terangnya. (*/fch/rom/k11)


BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 13:12

MASIH BANYAK..!! Ada 120 Desa di Kaltim Masih Tertinggal

SAMARINDA- Badan Pusat Statistik Kaltim mencatat 120 desa di Kaltim…

Selasa, 11 Desember 2018 11:00

Wisata Alam Kaltim Masih Jadi Idola

SAMARINDA - Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kaltim pada Oktober…

Selasa, 11 Desember 2018 09:30

Ada Tambang Dekat Pemukiman, Laporkan ke Dinas ESDM

SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Energi Sumber Daya…

Senin, 10 Desember 2018 11:32

KERAS..!! TNI Ultimatum Separatis Papua: Menyerah atau Kami Selesaikan!

Pencarian lima korban kebrutalan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) Papua…

Senin, 10 Desember 2018 09:14

WOW..!! Gubernur Bertemu Dubes Rusia, Proyek Kereta Api Dilanjutkan

DENPASAR- Sempat vakum selama dua tahun, proyek kereta api di…

Senin, 10 Desember 2018 07:34

Air Mata Naga

JAKARTA – Ruang ganti Mitra Kukar mendadak hening. Semua penggawanya…

Minggu, 09 Desember 2018 23:25

Naga Akhirnya Turun Kasta, Ini Kata Pelatih RD

Perjuangan itu akhinya kandas. Ya Mitra Kukar secara resmi dipastikan…

Minggu, 09 Desember 2018 23:19

Kenapa Prabowo-Sandi Pindahkan Markas ke Jawa Tengah?

Keputusan Tim Prabowo-Sandiaga memindahkan markas perjuangannya ke Jawa Tengah, banyak…

Minggu, 09 Desember 2018 08:17

“Kakak Saya Lari, lalu Ditembak Mati”

BALIKPAPAN - Petrus Tandi sibuk dengan telepon genggamnya. Beberapa kali…

Minggu, 09 Desember 2018 08:12

Sulit Adang Pasokan Senjata

PEMBANTAIAN 16 pekerja di Papua menjadi indikasi bahwa pasokan senjata…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .