MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Jumat, 09 Februari 2018 10:13
Tantangan Pemain Muda
PUNYA POTENSI: Rafli Mursalim, salah seorang pemain muda Mitra Kukar yang memiliki kualitas mumpuni.

PROKAL.CO, TENGGARONG – Penggawa muda Mitra Kukar tampaknya harus bekerja ekstra keras untuk masuk skema Rafael Berges Marin. Menilik kiprah tim Kota Raja di Piala Presiden beberapa waktu lalu, pelatih asal Spanyol itu lebih cenderung memasang pemain berusia matang untuk mengisi skemanya.

Hanya Septian David Maulana yang masuk kategori pemain muda yang kerap mendapat kesempatan tampil. Ya, kubu Naga Mekes memiliki segudang pemain belia. Di antaranya, alumni Timnas U-19 Luthfi Kamal dan Rafli Mursalim.

Kemudian trio lokal, Dhika Pratama, Abdul Rochim, dan Rizky Ramadhan. Kelima nama tersebut sangat minim jam terbang. Terlebih, tiga nama terakhir belum sekalipun mengecap menit bermain.

Luthfi dan Rafli lebih beruntung. Meski hanya pemain pengganti, keduanya sudah merasakan atmosfer di Piala Presiden. Namun, peran keduanya belum terlihat menonjol, sehingga Rafa Berges kembali memarkir keduanya di laga berikutnya.

Menanggapi hal tersebut, Rafli Mursalim menyikapi dengan bijak soal minimnya menit bermain yang diterimanya. Menurut pemain asal Jakarta itu, sebagai pemain muda, dia harus bekerja lebih keras lagi untuk menembus skuad utama.

“Saya harus bekerja keras untuk menunjukkan potensi ke pelatih. Saya siap bersaing dengan siapa pun, termasuk pemain asing,” kata pemain 18 tahun itu.

Tantangan Rafli tidaklah mudah. Sebab, selain harus bersaing dengan pemain senior di lini depan, dia mesti berkompetisi dengan top skor sementara Mitra Kukar Fernando Rodrigues Ortega yang mencetak empat gol di Piala Presiden lalu. Walhasil, pemain jebolan Liga Santri 2016 itu butuh lebih dari sekadar kerja keras untuk memikat hati Rafa.

“Saya percaya dengan kemampuan saya. Jika saat ini belum mendapat kesempatan, saya tidak akan menyerah,” imbuh Rafli.

Sebenarnya, peluang bersaing di skuad inti terbuka bagi semua pemain. Tak terkecuali pemain muda. Sebab, Rafa Berges merupakan sosok pelatih yang sangat adil. Pelatih 47 tahun itu tak pernah memainkan pemain berdasar suka atau tidak suka.

Namun, kendala terbesar pemain muda adalah mental bertanding. “Skill mereka (pemain muda) sangat bagus, tapi mereka kurang tenang,” terang Rafa. (don/kri/k16)


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 07:25

Rekor The Tractor Terhenti

NAPLES - Bagi bek Lazio Francesco Acerbi, giornata ke-20 Serie…

Selasa, 22 Januari 2019 07:19

Serah Terima Legalitas Rampung

BALIKPAPAN  -  Manajemen baru Persiba Balikpapan bisa bernapas lega. Permasalahan…

Selasa, 22 Januari 2019 07:13

Sudah Dapatkan Pelatih Baru

MAKASSAR - PSM Makassar sudah mendapatkan pelatih baru untuk musim…

Selasa, 22 Januari 2019 07:07

Resmi Milik Messi

BARCELONA - Cepat atau lambat, Lionel Messi pasti mencetak gol…

Selasa, 22 Januari 2019 07:04

Ball Susul LeBron dan Rondo

LOS ANGELES - Jelang laga menjamu Golden State Warriors pagi…

Senin, 21 Januari 2019 12:03

Zalnando Hijrah ke Persib

Persib Bandung terus melengkapi skuatnya. Setelah meresmikan Esteban Viscarra, tim…

Senin, 21 Januari 2019 07:14

GOODBYE EDY!

BADUNG — Gelombang desakan mundur terhadap Edy Rahmayadi dari kursi…

Senin, 21 Januari 2019 07:09

Jokdri Solusi PSSI?

MENANGGAPI penunjukan Jokdri sebagai pelaksana tugas (Plt) ketua umum PSSI,…

Senin, 21 Januari 2019 07:07

Awal yang Indah untuk Minions

KUALA LUMPUR – Minions are back! Ya, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin…

Senin, 21 Januari 2019 07:04

Waktunya yang Muda Bicara

MELBOURNE – Daniil Medvedev percaya diri akan mengamankan tiket perempat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*