MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 09 Februari 2018 07:28
CAIRRR.. BOSSSKUU...!! Harga Batu Bara Naik, Sentuh USD 100 Per Ton
NAIK TERUS: Tren kenaikan harga batu bara berlanjut. Februari ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan harga acuan emas hitam itu meningkat 5,4 persen menjadi USD 100,69 per metrik ton.

PROKAL.CO, JAKARTA - Tren kenaikan harga batu bara berlanjut. Februari ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan harga acuan emas hitam itu meningkat 5,4 persen menjadi USD 100,69 per metrik ton.

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 407 K/32/MEM/2018 yang diteken Senin (5/2) lalu. Beleid ini merupakan pelaksanaan ketentuan Pasal 6 pada Permen ESDM Nomor 44 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Permen Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tata Cara Penetapan Harga Patokan Penjualan Mineral Logam dan Batu Bara.

Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi dan Kerja Sama, Kementerian ESDM Agung Pribadi menjelaskan, kenaikan harga batu bara itu dipicu tingginya permintaan dari Tiongkok. Negeri Tirai Bambu, disebut masih meningkatkan pasokan, untuk kebutuhan lanjutan musim dingin. “Naiknya harga batu bara acuan Februari ini juga karena terhambatnya produksi dan pengiriman domestik, karena cuaca di negara tersebut,” jelasnya dalam keterangan resmi, Kamis (8/2).

Agung menjelaskan, harga batu bara acuan (HBA) diperoleh dari rata-rata indeks Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platt's 5900 pada bulan sebelumnya. Adapun kualitas emas hitam itu disetarakan menjadi 6.322 kkal per kg GAR, dengan total kelembapan 8 persen, sulfur 0,8 persen, dan abu 15 persen.

Selain tingginya permintaan dari Tiongkok, dia melanjutkan, kebutuhan batu bara dari Jepang dan Korea juga meningkat. Faktornya, juga karena lanjutan kebutuhan musim dingin saat ini.

Pengawasan dan pembatasan produksi yang ketat dari Pemerintah Indonesia juga disebut memengaruhi pasokan batu bara dunia. Saat ini, Kementerian ESDM tengah merumuskan formula baru harga batu bara untuk kebutuhan dalam negeri (DMO), dengan melibatkan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan kalangan industri dalam negeri. Dengan formula baru tersebut, diharapkan tarif listrik tidak mengalami perubahan signifikan, guna menjaga daya beli masyarakat, inflasi, dan daya saing industri.

Kementerian ESDM sebelumnya menegaskan bahwa tarif listrik tetap dan tidak mengalami perubahan hingga akhir Maret 2018. Selain menetapkan HBA, pemerintah melalui Kepmen ESDM 407/2018 juga menetapkan Harga Mineral Acuan (HMA).

HMA merupakan salah satu variabel dalam menentukan Harga Patokan Mineral (HPM) logam berdasarkan formula yang diatur dalam Kepmen ESDM Nomor 2946 K/30/MEM/2017 tentang Formula Untuk Penetapan Harga Patokan Mineral Logam. Di Pasal 6 Peraturan Menteri Nomor 44 Tahun 2017, HMA menjadi salah satu variabel untuk menentukan HPM. Variabel penentuan HPM logam lainnya adalah nilai/kadar mineral logam, konstanta, corrective factor, treatment cost, refining charges, dan payable metal.

Besaran HMA ditetapkan oleh Menteri ESDM setiap bulan dan mengacu pada publikasi harga mineral logam pada index dunia. Antara lain London Metal Exchange, London Bullion Market Association, Asian Metal dan Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX). Sementara itu, Formula HPM Logam dapat ditinjau kembali secara berkala setiap enam bulan atau sewaktu-waktu apabila diperlukan. (man2/k15)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 06:50

Promosikan Wisata Halal Lombok

BADUNG – Pariwisata menjadi tema lanjutan pertama yang dibahas setelah pertemuan tahunan bertajuk…

Rabu, 17 Oktober 2018 06:48

Pengusaha Butuh Kepastian Pasar

SAMARINDA - Program mandatori biodiesel 20 persen (B20)  atau pencampuran minyak kelapa sawit ke…

Rabu, 17 Oktober 2018 06:48

Furnitur Impor Mulai Terdampak Kenaikan Dolar

BALIKPAPAN - Keperkasaan dolar Amerika Serikat (USD) terhadap rupiah tak serta-merta memengaruhi penjualan…

Rabu, 17 Oktober 2018 06:45

MAUNYA SIH..!! Maloy Harus Beroperasi Bulan Ini

SAMARINDA - Sempat tertunda beroperasi dari target awal pada Agustus, Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta…

Rabu, 17 Oktober 2018 06:43

Jalan Dua Bulan, WP Meningkat hingga 18.424 Orang

BALIKPAPAN – Sejak Juli lalu, tarif pajak penghasilan (PPh) Final untuk usaha mikro, kecil, dan…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:44

Triton Masih Jadi Unggulan

BALIKPAPAN - Membaiknya kinerja pertambangan batu bara di Bumi Etam turut mengerek penjualan Mitsubishi.…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:42

Minyak Mentah Turun Bisa Jadi Penolong Rupiah

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih sulit meninggalkan level 15.000.…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:32

Pacu Pembangunan Pembangkit Listrik Energi Terbarukan

JAKARTA - Indonesia memerhatikan laporan terbaru panel antar pemerintah tentang perubahan iklim …

Senin, 15 Oktober 2018 06:36

BI Sebut Kebutuhan Dolar Masih Besar

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproyeksi kebutuhan valuta asing dalam bentuk dolar Amerika Serikat…

Senin, 15 Oktober 2018 06:29

Kerek Okupansi Hotel

BALI – Gelaran pertemuan tahunan bertajuk Annual Meetings International Monetary Fund World Bang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .