MANAGED BY:
RABU
23 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 09 Februari 2018 07:25
WOW..!! Peminat Rumah Murah di Kaltim Bertambah

Pengembang Makin Banyak, Ribuan Unit Siap Dibangun

KEJAR KEBUTUHAN: Salah satu kawasan pengembangan perumahan subsidi di Balikpapan Utara.Kebutuhan masyarakat pada segmenhunian ini diyakini masih tinggi. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN -  Beranjaknya pertumbuhan ekonomi Kaltim ke level positif rupanya belum cukup membuat pengembang perumahan yakin untuk menaikkan segmen produksi. Tahun ini, rumah murah diyakini masih jadi primadona.

Ketua Komisariat Real Estate Indonesia Balikpapan Edy Djuwadi mengatakan, saat ini masih ada ribuan permintaan yang belum terpenuhi untuk produk rumah bersubsidi. Dari kawasan yang digarapnya saja, dia mengaku sudah ada lebih dari 3 ribu daftar tunggu, yang membeli hunian lewat skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

“Makanya tahun ini saya kebut. Targetnya 2 ribu unit terbangun. Tapi, karena demand-nya tinggi, tahun ini kami stop dulu permintaan dari konsumen. Setidaknya, sampai unit ready stock sudah mendekati 2 ribu unit,” kata Edi saat ditemui Kaltim Post di kantornya, Kamis (8/2).

Untuk kawasan yang dibangun Edi di kawasan Balikpapan Utara, dia mengaku telah membangun 4 ribu unit di atas lahan seluas 60 hektare. Dari jumlah itu, hanya 300 unit di antaranya yang masuk kategori tipe menengah.

Penggarapan rumah murah yang kebanyakan membuka kawasan baru itu, disebut Edi menemui beberapa hambatan sepanjang tahun lalu. Salah satunya, curah hujan yang relatif lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

“Itu diprediksi berlanjut sampai saat ini. Kami harus kejar target, walaupun harga material tahun ini cenderung stabil,” jelasnya.

Lebih lanjut, dia menyebut, saat ini setidaknya ada 10 pengembang yang diketahui membangun rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kota Minyak.

Ditemui terpisah, Ketua Asosiasi Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Kaltim Sunarti Amirullah mengatakan, tahun ini pihaknya menargetkan pembangunan 6 ribu unit rumah murah. Jumlah itu terbagi di Balikpapan, Samarinda, Bontang, Sangatta dan Penajam Paser Utara (PPU).

Target asosiasi itu, disebutnya naik signifikan dibanding realisasi tahun lalu yang hanya 2.700 unit, dari target 3.500 unit. “Bertambahnya developer yang mengembangkan hunian bagi MBR membuat target pembangunannya naik. Tahun lalu hanya 37 pengembang, tahun ini ada 62 yang ikut,” bebernya.

Dia berharap, aksi tancap gas para pengembang membangun hunian subsidi diikuti kepedulian pemerintah dalam mendukung penyediaan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) dan fasilitas umum. Seperti penyediaan air layak konsumsi, maupun jalan lingkungan. “Karena kalau minim dukungan, pembangunannya bisa lebih lambat,” pungkasnya. (aji/man/k15)


BACA JUGA

Selasa, 22 Mei 2018 06:42

Kontribusi Pajak Manufaktur Menjanjikan

JAKARTA – Industri pengolahan masih memberikan kontribusi terbesar dalam penerimaan pajak berdasar…

Selasa, 22 Mei 2018 06:39

Indonesia Bisa Jadi Macan Ekonomi Digital

JAKARTA  – Pertumbuhan teknologi di Indonesia menujukan perubahan positif. Bahkan Indonesia…

Selasa, 22 Mei 2018 06:39

Penerbangan Extra Flight Dimulai 8 Juni

JAKARTA – Maskapai penerbangan mulai menambah kapasitas angkutan untuk mengantisipasi lonjakan…

Selasa, 22 Mei 2018 06:38

Penjualan Sepatu Masih Lesu

SURABAYA – Tren penjualan sepatu dan alas kaki di Jawa Timur masih lambat. Momen Ramadan dan Lebaran…

Selasa, 22 Mei 2018 06:36

Menteri Susi: Tenggelamkan! Bukan Sensasi

JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terkenal nyentrik. Dalam menjalankan tugas…

Selasa, 22 Mei 2018 06:34

Awal Pekan, IHSG dan Rupiah Melemah

JAKARTA - Pasar saham Indonesia sepanjang perdagangan awal pekan ini, berjalan melemah di zona merah.…

Senin, 21 Mei 2018 06:24

Harga Minyak Mentah Naik, BBM Tetap

JAKARTA – Tren kenaikan harga minyak mentah atau Indonesia crude price (ICP) berdampak positif…

Senin, 21 Mei 2018 06:23

Agustus, Akuisisi Pertagas Diminta Rampung

JAKARTA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meminta proses akuisisi PT Pertamina Gas…

Minggu, 20 Mei 2018 06:31

Permintaan Aneh Pelanggan Menggali Kreativitas

SETELAH lulus dari Limkokwing University of Creative Technology, Malaysia pada 2014, Sherli Sukangto…

Minggu, 20 Mei 2018 06:28

Jaga Komunikasi, Kualitas, dan Kecepatan Kerja

MENGELOlA bisnis di bidang desain sejak 2014, Sherli Sukangto mengaku telah banyak menghadapi persaingan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .