MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 09 Februari 2018 07:20
Nilai Tukar Membaik, Petani Masih Defisit
-

PROKAL.CO, SAMARINDA - Tahun berganti, namun tingkat kesejahteraan petani di Kaltim belum menunjukkan perbaikan. Itu terbukti dari indeks nilai tukar yang masih di level defisit.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, nilai tukar petani (NTP) di Kaltim pada Januari 2018 memang naik tipis 0,18 persen dibanding bulan sebelumnya. Namun, posisinya masih di angka 97,45 poin. Posisi indeks yang di bawah level 100, menggambarkan bahwa pengeluaran petani untuk produksi dan konsumsi harian, masih lebih tinggi dibandingkan pendapatan mereka.

Kepala BPS Kaltim Muhammad Habibullah mengatakan, kenaikan tipis NTP pada Januari lalu terjadi karena persentase peningkatan indeks harga yang diterima atau pendapatan petani. Meskipun pada saat bersamaan, indeks harga yang dibayar petani juga naik.

“Dari lima subsektor, hanya petani peternakan dan perikanan yang nilai tukarnya ada di level surplus. Kedua bidang itu masing-masing mencatatkan NTP 108,20 dan 103,01. Sementara tiga subsektor lainnya, yakni tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan rakyat, hanya 96,62, 92,18, dan 92,80 poin.

Berbeda dengan nilai tukar petani, posisi nilai tukar usaha rumah tangga pertanian di Kaltim telah lebih dulu ada di level surplus, setidaknya setahun terakhir. Januari lalu, indeksnya kembali naik menjadi 108,39 poin.

Ditemui terpisah, Ketua Tim Advisory Ekonomi dan Keuangan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim Harry Aginta mengatakan, posisi NTP mengonfirmasi tingkat kesejahteraan di kawasan perdesaan. Dalam struktur ekonomi, kata dia, sektor ini hanya berkontribusi 7,9 persen. Tertinggal jauh dari pertambangan, yang menyumbang 46 persen.

Menurutnya, indikator NTP dapat digunakan untuk mengetahui gambaran tentang perkembangan tingkat pendapatan petani, dari waktu ke waktu. Hal tersebut tentunya juga menjadi dasar kebijakan pemerintah untuk memperbaiki tingkat kesejahteraan mereka.

“Sehingga, jangan kaget jika jumlah petani semakin menurun. Karena NTP Kaltim juga belum bisa mencapai angka yang seharusnya. Wajar jika petani banyak beralih ke sektor lain,” tutup dia. (*/ctr/man/k15)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 06:59
Permintaan Bertambah, Harga Acuan Meningkat

Batu Bara Kembali Menjadi Primadona

SAMARINDA - Kaltim bisa membantu pemerintah dalam memacu kinerja ekspor dan memperbaiki neraca perdagangan,…

Selasa, 18 September 2018 06:55

Tiongkok dan AS Jadi Tujuan Utama Ekspor

JAKARTA – Upaya pemerintah menggenjot ekspor masih belum menunjukkan hasil membanggakan. Badan…

Selasa, 18 September 2018 06:49

Wajib Pajak Tak Patuh Bakal Diperiksa

JAKARTA – Masyarakat diminta tak perlu takut menghadapi pemeriksaan pajak seiring keluarnya Surat…

Selasa, 18 September 2018 06:45

Sasar Komunitas Kaum Hawa

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (BBTN) menyasar komunitas kaum hawa sebagai nasabah tabungan dan kredit.…

Selasa, 18 September 2018 06:45

Lanjutkan Program Pengendalian Inflasi

BALIKPAPAN – Guna menekan laju inflasi di Kota Minyak, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI)…

Senin, 17 September 2018 07:11

Selamatkan Devisa lewat B20

SAMARINDA – PT Pertamina (Persero) terus mengintensifkan monitoring implementasi mandatori Biodiesel…

Senin, 17 September 2018 07:09

Asa Pariwisata Kota Minyak

BALIKPAPAN – Pemerintah tampaknya harus bekerja lebih serius dalam meningkatkan pariwisata. Minimnya…

Senin, 17 September 2018 07:05

Cocok dengan Medan Kaltim

SAMARINDA – Hadirnya produk baru, New Triton Athlete berhasil mendongkrak penjualan mobil Mitsubishi.…

Senin, 17 September 2018 07:02

Impor Barang Rp 1,1 Juta Kena Bea Masuk

JAKARTA – Pemerintah mengubah ketentuan batas nilai impor barang kiriman dengan mengenakan bea…

Senin, 17 September 2018 06:56

RI Poros Ekonomi Kreatif 2030

JAKARTA – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) berkomitmen menjadikan Indonesia sebagai salah satu poros…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .