MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 09 Februari 2018 07:20
Nilai Tukar Membaik, Petani Masih Defisit
-

PROKAL.CO, SAMARINDA - Tahun berganti, namun tingkat kesejahteraan petani di Kaltim belum menunjukkan perbaikan. Itu terbukti dari indeks nilai tukar yang masih di level defisit.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, nilai tukar petani (NTP) di Kaltim pada Januari 2018 memang naik tipis 0,18 persen dibanding bulan sebelumnya. Namun, posisinya masih di angka 97,45 poin. Posisi indeks yang di bawah level 100, menggambarkan bahwa pengeluaran petani untuk produksi dan konsumsi harian, masih lebih tinggi dibandingkan pendapatan mereka.

Kepala BPS Kaltim Muhammad Habibullah mengatakan, kenaikan tipis NTP pada Januari lalu terjadi karena persentase peningkatan indeks harga yang diterima atau pendapatan petani. Meskipun pada saat bersamaan, indeks harga yang dibayar petani juga naik.

“Dari lima subsektor, hanya petani peternakan dan perikanan yang nilai tukarnya ada di level surplus. Kedua bidang itu masing-masing mencatatkan NTP 108,20 dan 103,01. Sementara tiga subsektor lainnya, yakni tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan rakyat, hanya 96,62, 92,18, dan 92,80 poin.

Berbeda dengan nilai tukar petani, posisi nilai tukar usaha rumah tangga pertanian di Kaltim telah lebih dulu ada di level surplus, setidaknya setahun terakhir. Januari lalu, indeksnya kembali naik menjadi 108,39 poin.

Ditemui terpisah, Ketua Tim Advisory Ekonomi dan Keuangan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim Harry Aginta mengatakan, posisi NTP mengonfirmasi tingkat kesejahteraan di kawasan perdesaan. Dalam struktur ekonomi, kata dia, sektor ini hanya berkontribusi 7,9 persen. Tertinggal jauh dari pertambangan, yang menyumbang 46 persen.

Menurutnya, indikator NTP dapat digunakan untuk mengetahui gambaran tentang perkembangan tingkat pendapatan petani, dari waktu ke waktu. Hal tersebut tentunya juga menjadi dasar kebijakan pemerintah untuk memperbaiki tingkat kesejahteraan mereka.

“Sehingga, jangan kaget jika jumlah petani semakin menurun. Karena NTP Kaltim juga belum bisa mencapai angka yang seharusnya. Wajar jika petani banyak beralih ke sektor lain,” tutup dia. (*/ctr/man/k15)


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 07:09

Industri Makanan Beku Minim Penggarap

JAKARTA – Industri makanan beku di Tanah Air belum digarap maksimal. Padahal, jenis komoditas…

Senin, 19 Februari 2018 07:07

Investor Makin Melirik Start-up Lokal

JAKARTA - Langkah Astra International menyuntikkan modal USD 150 juta atau setara Rp 2 triliun ke Go-Jek…

Senin, 19 Februari 2018 07:07

Mitsubishi Naikkan Target Penjualan

JAKARTA – Target penjualan produk Mitsubishi di Tanah Air meningkat tajam. Selain pembangunan…

Minggu, 18 Februari 2018 11:49

Mengoleksi Sekaligus Berbisnis

BERBAGAI tas bermerek tersusun rapi di sebuah meja. Tas tersebut merupakan koleksi miliki Della Anastasya.…

Minggu, 18 Februari 2018 11:45

Utamakan Kualitas dan Keaslian

TAS menjadi salah satu kebutuhan yang sangat diperhatikan Della Anastasya. Sebab itu, dia sangat memperhatikan…

Minggu, 18 Februari 2018 11:44

Merawat Tas agar Tahan Lama

TAK hanya karena harga yang mahal, kecintaannya terhadap tas membuat Della Anastasya sangat menjaga…

Minggu, 18 Februari 2018 07:05

Gairah Berbisnis Youngky Effendi

SAKIT tapi tidak berdarah. Kira-kira begitulah perasaan hati Youngky kala tahu dirinya ditipu oleh teman…

Minggu, 18 Februari 2018 07:02

Jalan Perlahan tapi Tepat Sasaran

PENGALAMAN adalah guru terbaik. Youngky Effendi menggenggam kalimat itu erat untuk usaha yang dia garap…

Sabtu, 17 Februari 2018 06:36

Konsumsi Bright Gas Terus Naik

BALIKPAPAN  -  PT Pertamina terus mengupayakan agar masyarakat kalangan ekonomi mampu beralih…

Sabtu, 17 Februari 2018 06:32

Peredaran Ponsel Bakal Diperketat

JAKARTA  -  Kementerian Perindustrian bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika dan operator…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .