MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 08 Februari 2018 23:08
Jam Kerja Diperketat, Malah Muncul Pro-Kontra
PEMALAS..??? Pegawai Ngaku Berat Pulang Sore
DISIPLIN ITU SULIT: Disiplin itu sulit dilakukan dan diterapkan, sehingga menuai pro-kontra. Terlihat saat Kasmidi Bulang mengumpulkan para ASN dan TK2D di beberapa OPD beberapa waktu lalu, banyak pegawai yang tidak taat disiplin waktu dan kehadiran.

PROKAL.CO, SANGATTA - Jam kerja di lingkungan Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kutai Timur (Kutim) yang terus diperketat menuai pro-kontra. Sebab, absen sidik jari akan diberlakukan hanya pada waktu awal masuk pukul 08.00 Wita dan pulang kerja pukul 16.30 Wita.

Kebijakan ini berdasar tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga kerja kontrak daerah (TK2D) yang kerap tak disiplin, cenderung sepi ketika apel pagi dilaksanakan pukul 07.45 Wita. Sebagian pegawai mengaku berat kalau harus pulang terlalu sore. Apalagi mereka yang memiliki anak harus diantar jemput dari sekolah.

“Saya harus jemput anak sekolah pukul 15.00 Wita. Sulit untuk kembali ke kantor setelah itu. Bisa habis uang untuk beli bensin. Bolak-balik kantor karena jarak kantor ke sekolah dan rumah jauh,” ungkap seorang pegawai yang enggan disebut namanya.

Untuk diketahui, sejak Senin (5/2), apel pagi di Setkab Kutim digelar pukul 08.00 Wita dan absensi ditutup saat itu juga. Tidak ada lagi absen berlaku setelah itu. Begitu juga sorenya, absen kembali dibuka pukul 16.30 sore, sehingga pegawai tidak bisa absen pulang sebelum jadwal tersebut. “Kami ingin seluruh pegawai mematuhi jam kerja yang ada. Kalau memang harus keluar kantor sebelum apel pagi, atau sebelum jam absen pulang, harus izin atasan. Jadi, atasan mengetahui pegawai itu ke mana. Tidak pergi-pergi begitu saja,” ungkap Wabup Kutim Kasmidi Bulang, Selasa (6/2).

Bagi mereka yang hanya absen pagi, menurut Kasmidi, ada kategori tersendiri. Yakni, dianggap tidak masuk kerja. “Masalah kehadiran ini penting. Kalau hanya absen pagi, kemudian sudah lebih dulu pulang tanpa absen, lalu alasan kepulangan tidak diketahui atasan, ya terpaksa dianggap tidak masuk kerja,” ujar Kasmidi.

Selain itu, Pemkab Kutim terus berupaya mempertahankan predikat B untuk penghargaan akuntabilitas kinerja pada 2017, yang diberikan menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Bali beberapa waktu lalu.

Diwartakan sebelumnya, pada awal Januari, Kasmidi bersama timnya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Hasilnya, banyak ASN dan TK2D tak hadir. Penyebab utamanya karena banyak pegawai yang tidak hadir saat apel pagi dan titip absen.  Kasmidi menjanjikan, bakal melakukan pengurangan TK2D di Pemkab Kutim kurang lebih 2.000 orang. Sebab, saat ini TK2D jumlahnya mencapai sekira 9 ribu, namun banyak yang tukang bolos dan tetap menerima gaji. (mon/iza/k16)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 10:30

Proyek 2015 Belum Dibayar Disdik?

SANGATTA - Surat perintah kerja (SPK) proyek di Dinas Pendidikan…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:29

Pembangunan Maratua Sangat Pesat

TANJUNG REDEB – Jumlah kunjungan wisatawan ke Pulau Maratua dalam…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:25

Gaji Guru Honorer dan PTT Disamakan

TANJUNG REDEB – Kabar gembira bagi guru honorer yang mengabdi…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:24

Dicabuli Ayah Tiri, Mencoba Bunuh Diri

SANGATTA – Kasus pencabulan yang dilakukan terhadap anak tiri, terjadi…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:21

Sawah Jadi Tempat Buang Tanah

KUKAR–Kekecewaan terlihat dari wajah Plt Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah.…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:20

Jalan Dua Desa Bakal Disemen

TENGGARONG–Di tengah defisit keuangan daerah, dua desa di Tenggarong Seberang,…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:17

Polri Ancang-Ancang Songsong Pemilu 2019

SENDAWAR–Seluruh personel Polres Kutai Barat (Kubar) punya tanggung jawab besar.…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:14

Perlu Evaluasi Menyeluruh

PENAJAM - Pembenahan bakal dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:12

Sepuluh Calon Tunggu Uji Kepatutan

TANA PASER – Penentuan siapa yang akan terpilih menjadi anggota…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:12

Asrama SMP IT Al-Khawarizmi Terbakar

TANA PASER – Warga Gang Seratai, RT 2 Jalan Kesuma…