MANAGED BY:
RABU
18 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 08 Februari 2018 23:08
Jam Kerja Diperketat, Malah Muncul Pro-Kontra
PEMALAS..??? Pegawai Ngaku Berat Pulang Sore
DISIPLIN ITU SULIT: Disiplin itu sulit dilakukan dan diterapkan, sehingga menuai pro-kontra. Terlihat saat Kasmidi Bulang mengumpulkan para ASN dan TK2D di beberapa OPD beberapa waktu lalu, banyak pegawai yang tidak taat disiplin waktu dan kehadiran.

PROKAL.CO, SANGATTA - Jam kerja di lingkungan Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kutai Timur (Kutim) yang terus diperketat menuai pro-kontra. Sebab, absen sidik jari akan diberlakukan hanya pada waktu awal masuk pukul 08.00 Wita dan pulang kerja pukul 16.30 Wita.

Kebijakan ini berdasar tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga kerja kontrak daerah (TK2D) yang kerap tak disiplin, cenderung sepi ketika apel pagi dilaksanakan pukul 07.45 Wita. Sebagian pegawai mengaku berat kalau harus pulang terlalu sore. Apalagi mereka yang memiliki anak harus diantar jemput dari sekolah.

“Saya harus jemput anak sekolah pukul 15.00 Wita. Sulit untuk kembali ke kantor setelah itu. Bisa habis uang untuk beli bensin. Bolak-balik kantor karena jarak kantor ke sekolah dan rumah jauh,” ungkap seorang pegawai yang enggan disebut namanya.

Untuk diketahui, sejak Senin (5/2), apel pagi di Setkab Kutim digelar pukul 08.00 Wita dan absensi ditutup saat itu juga. Tidak ada lagi absen berlaku setelah itu. Begitu juga sorenya, absen kembali dibuka pukul 16.30 sore, sehingga pegawai tidak bisa absen pulang sebelum jadwal tersebut. “Kami ingin seluruh pegawai mematuhi jam kerja yang ada. Kalau memang harus keluar kantor sebelum apel pagi, atau sebelum jam absen pulang, harus izin atasan. Jadi, atasan mengetahui pegawai itu ke mana. Tidak pergi-pergi begitu saja,” ungkap Wabup Kutim Kasmidi Bulang, Selasa (6/2).

Bagi mereka yang hanya absen pagi, menurut Kasmidi, ada kategori tersendiri. Yakni, dianggap tidak masuk kerja. “Masalah kehadiran ini penting. Kalau hanya absen pagi, kemudian sudah lebih dulu pulang tanpa absen, lalu alasan kepulangan tidak diketahui atasan, ya terpaksa dianggap tidak masuk kerja,” ujar Kasmidi.

Selain itu, Pemkab Kutim terus berupaya mempertahankan predikat B untuk penghargaan akuntabilitas kinerja pada 2017, yang diberikan menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Bali beberapa waktu lalu.

Diwartakan sebelumnya, pada awal Januari, Kasmidi bersama timnya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Hasilnya, banyak ASN dan TK2D tak hadir. Penyebab utamanya karena banyak pegawai yang tidak hadir saat apel pagi dan titip absen.  Kasmidi menjanjikan, bakal melakukan pengurangan TK2D di Pemkab Kutim kurang lebih 2.000 orang. Sebab, saat ini TK2D jumlahnya mencapai sekira 9 ribu, namun banyak yang tukang bolos dan tetap menerima gaji. (mon/iza/k16)


BACA JUGA

Selasa, 17 Juli 2018 11:37
Demo Petani Sawit di Kantor Bupati Paser

Tegaskan Instruksi Penetapan Harga

TANA PASER–Kekecewaan para petani sawit dan sejumlah forum serikat lainnya atas anjloknya harga…

Selasa, 17 Juli 2018 11:37

Tuding Perusahaan Turunkan Kualitas Rendemen

Senin (16/7), telah dilakukan aksi damai terkait anjloknya harga tandan buah segar (TBS) sawit. Aksi…

Selasa, 17 Juli 2018 09:06

KUKUH..!! Pria Ini Minta Pejabat Bolos yang Keluarga Istri Bupati Itu Dipecat

PENAJAM–Alimuddin berkeras sanksi pemberhentian diberikan pejabat pembina kepegawaian (PPK) kepada…

Selasa, 17 Juli 2018 09:05

Jangan Bebaskan Anak Gunakan Kendaraan

PENAJAM–Pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi perhatian pihak…

Selasa, 17 Juli 2018 09:04

Koperasi TKBM Sumber Karya Peroleh Penghargaan Tingkat Nasional

TANA PASER–Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Sumber Karya Pelabuhan Tana Paser kembali…

Selasa, 17 Juli 2018 09:03

Bahas Jadwal dan Uji Kelayakan Calon Dirut Perusda

TANA PASER–Komisi I DPRD Paser menggelar rapat koordinasi dengan pemerintah daerah dan Badan Pengawas…

Selasa, 17 Juli 2018 09:02

Pesimistis Dapat Jatah Formasi CPNS

PENAJAM–Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU)…

Selasa, 17 Juli 2018 09:01

SAMBUT TAMU DARI KECAMATAN

DPRD Paser sepakat memberi dukungan terhadap rencana pendirian pabrik sawit di Kecamatan Long Ikis.…

Selasa, 17 Juli 2018 08:49

Harus Utamakan Keselamatan Penumpang

TANJUNG REDEB– Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau mengharapkan tranportasi  air  mulai…

Selasa, 17 Juli 2018 08:47

Masjid Rawan Longsor

BONTANG – Kondisi Masjid Nurul Jariah cukup memprihatinkan. Pasalnya, masjid yang terletak di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .