MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 08 Februari 2018 23:08
Jam Kerja Diperketat, Malah Muncul Pro-Kontra
PEMALAS..??? Pegawai Ngaku Berat Pulang Sore
DISIPLIN ITU SULIT: Disiplin itu sulit dilakukan dan diterapkan, sehingga menuai pro-kontra. Terlihat saat Kasmidi Bulang mengumpulkan para ASN dan TK2D di beberapa OPD beberapa waktu lalu, banyak pegawai yang tidak taat disiplin waktu dan kehadiran.

PROKAL.CO, SANGATTA - Jam kerja di lingkungan Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kutai Timur (Kutim) yang terus diperketat menuai pro-kontra. Sebab, absen sidik jari akan diberlakukan hanya pada waktu awal masuk pukul 08.00 Wita dan pulang kerja pukul 16.30 Wita.

Kebijakan ini berdasar tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga kerja kontrak daerah (TK2D) yang kerap tak disiplin, cenderung sepi ketika apel pagi dilaksanakan pukul 07.45 Wita. Sebagian pegawai mengaku berat kalau harus pulang terlalu sore. Apalagi mereka yang memiliki anak harus diantar jemput dari sekolah.

“Saya harus jemput anak sekolah pukul 15.00 Wita. Sulit untuk kembali ke kantor setelah itu. Bisa habis uang untuk beli bensin. Bolak-balik kantor karena jarak kantor ke sekolah dan rumah jauh,” ungkap seorang pegawai yang enggan disebut namanya.

Untuk diketahui, sejak Senin (5/2), apel pagi di Setkab Kutim digelar pukul 08.00 Wita dan absensi ditutup saat itu juga. Tidak ada lagi absen berlaku setelah itu. Begitu juga sorenya, absen kembali dibuka pukul 16.30 sore, sehingga pegawai tidak bisa absen pulang sebelum jadwal tersebut. “Kami ingin seluruh pegawai mematuhi jam kerja yang ada. Kalau memang harus keluar kantor sebelum apel pagi, atau sebelum jam absen pulang, harus izin atasan. Jadi, atasan mengetahui pegawai itu ke mana. Tidak pergi-pergi begitu saja,” ungkap Wabup Kutim Kasmidi Bulang, Selasa (6/2).

Bagi mereka yang hanya absen pagi, menurut Kasmidi, ada kategori tersendiri. Yakni, dianggap tidak masuk kerja. “Masalah kehadiran ini penting. Kalau hanya absen pagi, kemudian sudah lebih dulu pulang tanpa absen, lalu alasan kepulangan tidak diketahui atasan, ya terpaksa dianggap tidak masuk kerja,” ujar Kasmidi.

Selain itu, Pemkab Kutim terus berupaya mempertahankan predikat B untuk penghargaan akuntabilitas kinerja pada 2017, yang diberikan menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Bali beberapa waktu lalu.

Diwartakan sebelumnya, pada awal Januari, Kasmidi bersama timnya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Hasilnya, banyak ASN dan TK2D tak hadir. Penyebab utamanya karena banyak pegawai yang tidak hadir saat apel pagi dan titip absen.  Kasmidi menjanjikan, bakal melakukan pengurangan TK2D di Pemkab Kutim kurang lebih 2.000 orang. Sebab, saat ini TK2D jumlahnya mencapai sekira 9 ribu, namun banyak yang tukang bolos dan tetap menerima gaji. (mon/iza/k16)


BACA JUGA

Selasa, 25 September 2018 11:26

Usul Pemekaran Desa Makin Ramai

PENAJAM - Guyuran dana dari pemerintah pusat untuk desa, membuat usulan pemekaran desa terus bertambah…

Selasa, 25 September 2018 11:25

Caleg Jangan Terlalu Bernafsu Kampanye

TANA PASER – Tiga hari setelah ditetapkan daftar caleg tetap (DCT) pada 20 September, masa kampanye…

Selasa, 25 September 2018 11:24

Sasar Guru TK dan Kelompok Bermain

Pada 31 Juli 2018, Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) genap 15 tahun. Sejumlah kegiatan digelar untuk…

Selasa, 25 September 2018 11:22

Honorer K2 Dapat Satu Formasi CPNS

TANJUNG REDEB - Jelang dibukanya pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018, Kabupaten Berau…

Selasa, 25 September 2018 11:21

Ancaman Karhutla Makin Serius

SANGATTA - Musim kemarau mulai menunjukkan mara bahaya di Kutai Timur (Kutim) dan sekitarnya. Kebakaran…

Selasa, 25 September 2018 11:20

Tugboat Bintang Setiawan 98 Diduga Lalai

TANJUNG REDEB – PT Pelindo IV menyebut tugboat Bintang Setiawan 98 tak menggunakan jasa pandu…

Selasa, 25 September 2018 11:19

Mahasiswa Tuntut Transparansi BME

BONTANG – Area lobi Balai Kota Bontang kemarin (24/9) siang lebih riuh. Belasan aktivis Himpunan…

Selasa, 25 September 2018 11:19

Sangatta Belum Punya Ikon Kota

SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur (Kutim)hampir genap berusia 19 tahun. Namun, ternyata dianggap…

Selasa, 25 September 2018 11:18

Badak LNG Sertifikasi 40 Juru Las Migas

BONTANG – Sebagai upaya memberikan kesempatan kepada masyarakat Bontang, khususnya praktisi juru…

Senin, 24 September 2018 12:48

Warga Kampung Ongko Asa Minta Aparat Tangkap Pelaku Ilegal Mining di Kampung Mereka

BARONG TONGKOK- Kasus illegal mining yang terjadi di Kampung Ongko Asa, Kecamatan Barong Tongkok dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .