MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 08 Februari 2018 23:04
WADUHHH..!! Harga Beras di Kubar Makin Mahal

PROKAL.CO, SENDAWAR - Harga beras di Kutai Barat (Kubar) terus merangkak naik. Sejumlah ibu rumah tangga menyatakan, kenaikan beras terjadi hampir setiap pekan. Misalnya, beras ketupat kemasan 25 kilogram menjadi Rp 290 ribu, padahal tiga pekan lalu hanya Rp 260 ribu.

“Naiknya setiap minggu Rp 10 ribu,” kata Kartini, pelaku usaha rumah makan di Pasar Sementara Olah Bebaya, Melak. Menurutnya, jika harga beras terus mengalami kenaikan, tentu sangat memberatkan warga. Mengingat, beras merupakan kebutuhan pokok yang wajib dibeli karena untuk dimakan setiap hari.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kubar Fincen Allotodang mengatakan, kenaikan harga beras akan terus dipantau oleh Satgas Kubar. Ketua Harian Satgas adalah Kapolres Kubar dan anggota dinas terkait di lingkungan Pemkab Kubar, yakni Distan, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, dan Kantor Ketahanan Pangan Kubar.

“Jadi, kalau ada masyarakat dirugikan dengan membeli beras sangat mahal, bisa dilaporkan kepada Satgas. Pedagang tidak bisa menaikkan harga seenaknya. Nanti akan ditindak tegas,” kata Fincen.

Disinggung mengenai stok beras Kubar? Fincen mengakui, kebutuhan beras se-Kubar meliputi 16 kecamatan sebanyak 15 ribu ton setahun. Sementara ketersediaan beras lokal atau dipanen oleh petani hanya 8 ribu ton. Sisanya atau kekurangannya didatangkan para pedagang dari luar daerah, di antaranya dari Sulawesi dan Kutai Kartanagera (Kukar).

Adapun basis beras lokal meliputi Kecamatan Bongan, Long Iram, Nyuatan, Barong Tongkok, Mook Manaar Bulatn, dan Linggang Bigung. Tahun ini, ada pencetakan sawah seluas 500 hektare bantuan dari APBN untuk kebutuhan beras di Kubar. “Dari luas tanam 1 hektare sawah, bisa produksi 3–4 ton,” katanya.

Tahun ini juga akan menjadi target nasional, Kubar mendapatkan 2.100 hektare tanaman padi sawah. “Ini kerja sama TNI. Tersebar di tujuh kecamatan meliputi Bongan, Barong Tongkok, Mook Manaar Bulatn, Long Iram, Nyuatan, Damai, dan Linggang Bigung,” katanya. (rud/kri/k11)

 


BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 10:44

Bandara Kalimarau Sudah Punya DPPU

TANJUNG REDEB – Setelah cukup lama menunggu, akhirnya pembangunan Depot …

Selasa, 11 Desember 2018 08:02

MASALAH LAGI..!! Warga Tuntut Kejelasan Ganti Rugi Lahan Jalan Jembatan Pulau Balang

PENAJAM - Puluhan warga Kelurahan Pantai Lango, Kecamatan Penajam mendatangi…

Selasa, 11 Desember 2018 07:55

“Melapor, Berarti Berani Berantas Korupsi”

TANA PASER - Puluhan pegawai dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tana…

Selasa, 11 Desember 2018 07:52

10 Calon Ditentukan Pekan Ini

PENAJAM - Nasib calon komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten…

Selasa, 11 Desember 2018 07:49

SEDIHNYA AEEE...!! Harga Sawit Masih di Bawah Rp 1.000

TANA PASER – Menindaklanjuti aspirasi Forum Petani Kelapa Sawit (FPKS)…

Senin, 10 Desember 2018 11:20

LOH KENAPA? Proyek Gedung Kuta Adat Stop

PENAJAM–Pembangunan Taman Budaya dan Kuta Adat Paser di Kabupaten Penajam…

Senin, 10 Desember 2018 11:02

Kontingen Paser Keluhkan Fasilitas Porprov

TANA PASER–Penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI/2018 Kaltim 2018 di…

Senin, 10 Desember 2018 10:54

Akses Mentawir Nyaris Putus

PENAJAM–Akses jalan penghubung di Kelurahan Mentawir, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam…

Senin, 10 Desember 2018 09:53

Harga Merangkak Naik

SANGATTA–Harga sejumlah kebutuhan pokok pangan di sejumlah pasar Sangatta dalam…

Senin, 10 Desember 2018 09:52

Cegah Korupsi, Kejari Bagi-Bagi Stiker

BONTANG–Salah satu upaya untuk mencegah tindak pidana korupsi, Kejaksaan Negeri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .