MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTARA

Kamis, 08 Februari 2018 08:23
Puluhan Siswa Diduga Keracunan Makanan
KERACUNAN?: Salah seorang siswa SMP 2 yang akan dirujuk ke rumah sakit setelah mendapat penanganan medis di puskesmas, kemarin (7/2).(MUHAMMAD RAJAB/BULUNGAN POST)

PROKAL.CO, TARAKAN – Musibah mewarnai dunia pendidikan di Tarakan, Rabu (7/2) pagi. Puluhan siswa SMP 2 Tarakan diduga keracunan makanan.  Hal itu diketahui dari gejala yang dirasakan para pelajar tersebut.

Awalnya mereka merasakan pusing, mual lalu muntah-muntah setelah memakan makanan dari kantin sekolah. Salah seorang korban, Nur Fitrah mengakui menyantap makanan di kantin itu ketika sedang istirahat, sekira pukul 10.00 Wita. Namun, Fitrah baru merasakan gejala ketika masuk kembali ke ruang kelas. 

"Waktu itu saya makan nasi uduk. Nasinya memang kayak warna hitam. Setelah itu, masuk kelas untuk belajar. Perut saya rasanya mules," ujar Nur Fitrah setelah mendapatkan pengobatan di Puskesmas Karang Rejo. 

Pelajar lain, Dea Arsy juga mengaku melihat sejumlah temannya merasakan gejala-gejala keracunan di dalam kelas. "Pertama saya lihat sekitar lima orang. Mulanya mereka pusing, habis itu sakit perut," ungkapnya. 

Setelah lima siswa tersebut, menyusul beberapa siswa lagi yang merasakan gejala serupa di kelas lain. Mereka lalu dibawa ke unit kesehatan sekolah (UKS) untuk mendapatkan pertolongan pertama. 

Namun, karena jumlah korban makin bertambah serta kurangnya tenaga medis dan fasilitas perawatan, pihak sekolah membawa siswa ke Puskesmas Karang Rejo. Informasi yang diperoleh dari Ilya, petugas kesehatan yang sempat memeriksa korban di sekolah, ada 43 siswa yang diduga keracunan. 

Namun, Ilya belum berani memastikan apakah benar siswa tersebut keracunan makanan. Namun, melihat gejalanya, dia menilai mirip dengan ciri-ciri keracunan seperti rasa mual, muntah, berkeringat, dan pusing. Menurutnya, Dinas Kesehatan sudah mengambil sampel makanan yang diduga mengandung racun untuk dibawa ke laboratorium.  (mrs/fen/san/k9)


BACA JUGA

Rabu, 14 Februari 2018 08:40

Kembangkan Tanggap Bencana Terintegrasi

TANJUNG SELOR – Tanggap darurat atas kejadian bencana alam tak luput dari perhatian Pemprov Kaltara.…

Rabu, 14 Februari 2018 08:39

Hari Ini, Penyerahan SK Plt Wali Kota Tarakan

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Irianto Lambrie telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) Nomor…

Selasa, 13 Februari 2018 08:56

Posisi RS Sangat Strategis

TANJUNG SELOR – Untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kaltara, Pemprov mengakselerasikan…

Selasa, 13 Februari 2018 08:55

LADK Diminta Dukung Program Pemerintah

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Irianto Lambrie menerima kedatangan tokoh masyarakat dari Lembaga…

Selasa, 13 Februari 2018 08:55

Kegiatan Fisik Akan Dimulai Maret

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Irianto Lambrie menginstruksikan seluruh organisasi perangkat…

Senin, 12 Februari 2018 08:33

SOA APBN Ditandatangani

TANJUNG SELOR - Masyarakat di wilayah perbatasan dan pedalaman Kalimantan Utara (Kaltara) segera menikmati…

Senin, 12 Februari 2018 08:32

Gudang Farmasi Sudah Siap Diresmikan

TANJUNG SELOR - Pembangunan bidang kesehatan menjadi perhatian serius Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara).…

Senin, 12 Februari 2018 08:31

18.950 Siswa Ikut UNBK Tahun Ini

TANJUNG SELOR - Peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Kaltara tahun ini berjumlah 18.950 orang.…

Kamis, 08 Februari 2018 08:26

Sistem Pengendalian Banjir Buruk

TANJUNG SELOR – Penyebab terbesar musibah banjir yang sering kali terjadi di Kota Tanjung Selor,…

Kamis, 08 Februari 2018 08:25

Sabu1 Kilogram Nyaris Beredar

TARAKAN – Peredaran sabu-sabu di Tarakan semakin mengkhawatirkan. Sebab, jumlahnya bukan lagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .