MANAGED BY:
SELASA
18 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTARA

Kamis, 08 Februari 2018 08:23
Puluhan Siswa Diduga Keracunan Makanan
KERACUNAN?: Salah seorang siswa SMP 2 yang akan dirujuk ke rumah sakit setelah mendapat penanganan medis di puskesmas, kemarin (7/2).(MUHAMMAD RAJAB/BULUNGAN POST)

PROKAL.CO, TARAKAN – Musibah mewarnai dunia pendidikan di Tarakan, Rabu (7/2) pagi. Puluhan siswa SMP 2 Tarakan diduga keracunan makanan.  Hal itu diketahui dari gejala yang dirasakan para pelajar tersebut.

Awalnya mereka merasakan pusing, mual lalu muntah-muntah setelah memakan makanan dari kantin sekolah. Salah seorang korban, Nur Fitrah mengakui menyantap makanan di kantin itu ketika sedang istirahat, sekira pukul 10.00 Wita. Namun, Fitrah baru merasakan gejala ketika masuk kembali ke ruang kelas. 

"Waktu itu saya makan nasi uduk. Nasinya memang kayak warna hitam. Setelah itu, masuk kelas untuk belajar. Perut saya rasanya mules," ujar Nur Fitrah setelah mendapatkan pengobatan di Puskesmas Karang Rejo. 

Pelajar lain, Dea Arsy juga mengaku melihat sejumlah temannya merasakan gejala-gejala keracunan di dalam kelas. "Pertama saya lihat sekitar lima orang. Mulanya mereka pusing, habis itu sakit perut," ungkapnya. 

Setelah lima siswa tersebut, menyusul beberapa siswa lagi yang merasakan gejala serupa di kelas lain. Mereka lalu dibawa ke unit kesehatan sekolah (UKS) untuk mendapatkan pertolongan pertama. 

Namun, karena jumlah korban makin bertambah serta kurangnya tenaga medis dan fasilitas perawatan, pihak sekolah membawa siswa ke Puskesmas Karang Rejo. Informasi yang diperoleh dari Ilya, petugas kesehatan yang sempat memeriksa korban di sekolah, ada 43 siswa yang diduga keracunan. 

Namun, Ilya belum berani memastikan apakah benar siswa tersebut keracunan makanan. Namun, melihat gejalanya, dia menilai mirip dengan ciri-ciri keracunan seperti rasa mual, muntah, berkeringat, dan pusing. Menurutnya, Dinas Kesehatan sudah mengambil sampel makanan yang diduga mengandung racun untuk dibawa ke laboratorium.  (mrs/fen/san/k9)


BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 08:02

Bulog Tambah Gudang

TANJUNG SELOR - Penduduk Bulungan terus bertambah. Hal ini tentu…

Jumat, 14 Desember 2018 07:36

Musnahkan Barang Ilegal

NUNUKAN – Pemusnahan barang milik negara hasil sitaan, dilakukan Kantor…

Jumat, 14 Desember 2018 07:34

Molor Lagi, Peresmian Paras Perbatasan

NUNUKAN – Semula pemerintah merencanakan akan meresmikan pusat jajanan serba…

Kamis, 13 Desember 2018 07:14

Waspadai Ancaman Perbatasan

TARAKAN – Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengingatkan aparat keamanan…

Kamis, 13 Desember 2018 07:12

Kalangan Nelayan Curiga Ada Permainan

TARAKAN – Perhimpunan Nelayan Kecil (PNK) Kota Tarakan kembali mengeluhkan…

Kamis, 13 Desember 2018 07:10

Pemkab Mulai Buru Wajib Pajak Restoran

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan sekarang mulai getol memburu…

Kamis, 13 Desember 2018 07:10

Bocah 4 Tahun Tewas Terseret Arus

TANJUNG SELOR – Suasana di kamar jenazah RSD dr H…

Rabu, 12 Desember 2018 07:59

Menteri PUPR Beri Dukungan

JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki…

Rabu, 12 Desember 2018 07:58

Urutan Ke-19 Indeks Kesiapan Geospasial

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie mengungkapkan, Kaltara berada…

Rabu, 12 Desember 2018 07:28

Bongkar Paksa Algaka

NUNUKAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan lakukan penertiban alat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .