MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTARA

Kamis, 08 Februari 2018 08:23
Puluhan Siswa Diduga Keracunan Makanan
KERACUNAN?: Salah seorang siswa SMP 2 yang akan dirujuk ke rumah sakit setelah mendapat penanganan medis di puskesmas, kemarin (7/2).(MUHAMMAD RAJAB/BULUNGAN POST)

PROKAL.CO, TARAKAN – Musibah mewarnai dunia pendidikan di Tarakan, Rabu (7/2) pagi. Puluhan siswa SMP 2 Tarakan diduga keracunan makanan.  Hal itu diketahui dari gejala yang dirasakan para pelajar tersebut.

Awalnya mereka merasakan pusing, mual lalu muntah-muntah setelah memakan makanan dari kantin sekolah. Salah seorang korban, Nur Fitrah mengakui menyantap makanan di kantin itu ketika sedang istirahat, sekira pukul 10.00 Wita. Namun, Fitrah baru merasakan gejala ketika masuk kembali ke ruang kelas. 

"Waktu itu saya makan nasi uduk. Nasinya memang kayak warna hitam. Setelah itu, masuk kelas untuk belajar. Perut saya rasanya mules," ujar Nur Fitrah setelah mendapatkan pengobatan di Puskesmas Karang Rejo. 

Pelajar lain, Dea Arsy juga mengaku melihat sejumlah temannya merasakan gejala-gejala keracunan di dalam kelas. "Pertama saya lihat sekitar lima orang. Mulanya mereka pusing, habis itu sakit perut," ungkapnya. 

Setelah lima siswa tersebut, menyusul beberapa siswa lagi yang merasakan gejala serupa di kelas lain. Mereka lalu dibawa ke unit kesehatan sekolah (UKS) untuk mendapatkan pertolongan pertama. 

Namun, karena jumlah korban makin bertambah serta kurangnya tenaga medis dan fasilitas perawatan, pihak sekolah membawa siswa ke Puskesmas Karang Rejo. Informasi yang diperoleh dari Ilya, petugas kesehatan yang sempat memeriksa korban di sekolah, ada 43 siswa yang diduga keracunan. 

Namun, Ilya belum berani memastikan apakah benar siswa tersebut keracunan makanan. Namun, melihat gejalanya, dia menilai mirip dengan ciri-ciri keracunan seperti rasa mual, muntah, berkeringat, dan pusing. Menurutnya, Dinas Kesehatan sudah mengambil sampel makanan yang diduga mengandung racun untuk dibawa ke laboratorium.  (mrs/fen/san/k9)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 11:42

Jangan Hanya Berpikir Jadi PNS

TANJUNG SELOR–Banyak lulusan perguruan tinggi yang belum bekerja. Akibatnya, angka pengangguran…

Selasa, 18 September 2018 11:42

Dua WNI yang Diculik Belum Terdeteksi

TANJUNG SELOR–Konsulat Republik Indonesia di Tawau, Malaysia, telah menindaklanjuti penculikan…

Selasa, 18 September 2018 11:41

Sayangkan Pelajar Diproses Hukum

TANJUNG SELOR–Pelaporan terhadap seorang pelajar SMP di Kecamatan Tanjung Palas, Bulungan, kepada…

Selasa, 18 September 2018 11:40

Api Diduga dari Kamar Kosong

TANJUNG SELOR–Polres Bulungan masih menyelidiki kebakaran di Jalan MT Haryono, Tanjung Selor,…

Selasa, 18 September 2018 11:39

Warga Filipina Bawa Sabu 5 Kg

TANJUNG SELOR–Tim gabungan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Batalyon Infantri…

Selasa, 18 September 2018 08:22

Pemerintah Siapkan Rp 638 M untuk Jalan Perbatasan

JAKARTA – Kalimantan Utara (Kaltara) semakin diperhatikan. Buah dari  komunikasi intensif…

Selasa, 18 September 2018 08:20

Peringatan Harhubnas Jadi Momentum Mawas Diri

TANJUNG SELOR – Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2018 pada 17 September, menjadi…

Senin, 17 September 2018 08:19

Pengobatan Dokter Spesialis Gratis Digelar

JAKARTA – Pemberian pelayanan kesehatan dengan sistem “jemput bola” melalui program…

Senin, 17 September 2018 08:18

Angka Pengangguran Turun

JAKARTA – Ketersediaan dan partisipasi tenaga kerja di Kaltara terus mengalami peningkatan. Itu…

Senin, 17 September 2018 08:17

Kontingen PMI Ikuti TKR

TARAKAN – Sebanyak 43 kontingen Palang Merah Indonesia (PMI) Kaltara diberangkatkan untuk mengikuti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .