MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 08 Februari 2018 07:18
SKK Migas Ingatkan Target Lifting Blok Mahakam
KEJAR KOMITMEN: Realisasi lifting migas Blok Mahakam bakal memengaruhi pencapaian target produksi nasional. (DOK/KP)

PROKAL.CO, JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengingatkan Pertamina Hulu Mahakam memenuhi target lifting yang disepakati dalam APBN tahun ini. Peringatan disampaikan, karena Blok Mahakam yang dikelola perusahaan tersebut masuk daftar sumber terbesar di Tanah Air.

“Blok Mahakam masuk daftar sepuluh besar, baik untuk produksi minyak maupun gas. Untuk itu, kinerja dari blok ini sangat memengaruhi kinerja lifting migas secara nasional,” jelas Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Wisnu Prabawa Taher dalam keterangan resminya, Selasa (6/2).

Dia mengungkapkan, sesuai APBN 2018, target lifting yang dialokasikan untuk Blok Mahakam mencapai 48.271 barel per hari (BOPD) untuk minyak. Sementara untuk gas, mencapai 1.110 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

Per 31 Januari 2018, posisi rata-rata pencapaian lifting untuk minyak dari blok ini adalah sebesar 31.053 BOPD. Sementara rata-rata lifting gas 969 MMSCFD. Artinya, jika tak ada penambahan, lifting kedua komoditas itu belum memenuhi proyeksi.

Sementara itu, pengiriman produksi (inlet) gas ke kilang Bontang, rata-rata per 31 Januari 2018 baru terpenuhi 966 MMSCFD dari target 1.108 MMSCFD. Artinya, Blok Mahakam baru memenuhi sekitar 87 persennya.

“Pemenuhan target ini sangat penting terutama untuk gas bumi. Blok Mahakam memasok gas untuk Kilang LNG Badak di Bontang. Apabila pasokan gas ke kilang ini di bawah target, penyaluran LNG tidak bisa memenuhi komitmen yang telah disepakati,” terang Wisnu. Karenanya, SKK Migas pun menegaskan siap mendukung Pertamina Hulu Mahakam untuk memastikan kinerja operasi Blok Mahakam sesuai target APBN 2018.

Mengelola Blok Mahakam disebut menjadi tantangan tersendiri bagi PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM). Direktur Hulu Pertamina, Syamsu Alam mengatakan, produksi minyak di blok ini turun lantaran kondisi reservoir sudah tua.

Kemudian, banyak muncul gas, namun fasenya sudah turun. “Tantangan ini jelas tidak mudah bagi kami. Strategi mempertahankan produksi, maka harus cepat mencari titik pengeboran baru,” ucapnya saat serah terima Blok Mahakam dengan Total E&P Indonesie, akhir tahun lalu.

Belum lagi, kata dia, sifat lahan di Blok Mahakam ini rawa-rawa dan belum lagi di offshore (lepas pantai). Tantangan yang pihaknya dapatkan bervariasi. Menurutnya, ini adalah pertaruhan besar.

“Untungnya, banyak karyawan dari Total yang stay. Harapan kami, ritme kerja mereka yang sebelumnya sudah dilakukan dapat ditularkan kepada pekerja dari PT Pertamina,” terangnya. (man2/k15)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 06:59
Permintaan Bertambah, Harga Acuan Meningkat

Batu Bara Kembali Menjadi Primadona

SAMARINDA - Kaltim bisa membantu pemerintah dalam memacu kinerja ekspor dan memperbaiki neraca perdagangan,…

Selasa, 18 September 2018 06:56

Waspada Investasi Bodong, 10 Tahun Terakhir, Kerugian Capai Rp 105 Triliun

SAMARINDA - Literasi keuangan di Indonesia masih harus ditingkatkan. Khususnya Kaltim. Penawaran keuntungan…

Selasa, 18 September 2018 06:53

Alat Berat Butuh Treatment Khusus

BALIKPAPAN - Mulai 1 September 2018, pemerintah menerapkan kebijakan mandatori biodiesel 20 persen (B20)…

Selasa, 18 September 2018 06:52

Smartphone Tak Terdampak Pelemahan Daya Beli

BALIKPAPAN - Telepon pintar saat ini sudah menjadi kebutuhan primer masyarakat. Ini terlihat dari penjualan…

Selasa, 18 September 2018 06:45

Sasar Komunitas Kaum Hawa

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (BBTN) menyasar komunitas kaum hawa sebagai nasabah tabungan dan kredit.…

Senin, 17 September 2018 07:11

Selamatkan Devisa lewat B20

SAMARINDA – PT Pertamina (Persero) terus mengintensifkan monitoring implementasi mandatori Biodiesel…

Senin, 17 September 2018 07:09

Asa Pariwisata Kota Minyak

BALIKPAPAN – Pemerintah tampaknya harus bekerja lebih serius dalam meningkatkan pariwisata. Minimnya…

Senin, 17 September 2018 07:05

Cocok dengan Medan Kaltim

SAMARINDA – Hadirnya produk baru, New Triton Athlete berhasil mendongkrak penjualan mobil Mitsubishi.…

Senin, 17 September 2018 07:02

Impor Barang Rp 1,1 Juta Kena Bea Masuk

JAKARTA – Pemerintah mengubah ketentuan batas nilai impor barang kiriman dengan mengenakan bea…

Senin, 17 September 2018 06:58

Kredit Kendaraan dan Properti Dominan

SAMARINDA – Kinerja penyaluran kredit rumah tangga (RT) pada triwulan II 2018 mengalami penurunan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .