MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 08 Februari 2018 07:18
SKK Migas Ingatkan Target Lifting Blok Mahakam
KEJAR KOMITMEN: Realisasi lifting migas Blok Mahakam bakal memengaruhi pencapaian target produksi nasional. (DOK/KP)

PROKAL.CO, JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengingatkan Pertamina Hulu Mahakam memenuhi target lifting yang disepakati dalam APBN tahun ini. Peringatan disampaikan, karena Blok Mahakam yang dikelola perusahaan tersebut masuk daftar sumber terbesar di Tanah Air.

“Blok Mahakam masuk daftar sepuluh besar, baik untuk produksi minyak maupun gas. Untuk itu, kinerja dari blok ini sangat memengaruhi kinerja lifting migas secara nasional,” jelas Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Wisnu Prabawa Taher dalam keterangan resminya, Selasa (6/2).

Dia mengungkapkan, sesuai APBN 2018, target lifting yang dialokasikan untuk Blok Mahakam mencapai 48.271 barel per hari (BOPD) untuk minyak. Sementara untuk gas, mencapai 1.110 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

Per 31 Januari 2018, posisi rata-rata pencapaian lifting untuk minyak dari blok ini adalah sebesar 31.053 BOPD. Sementara rata-rata lifting gas 969 MMSCFD. Artinya, jika tak ada penambahan, lifting kedua komoditas itu belum memenuhi proyeksi.

Sementara itu, pengiriman produksi (inlet) gas ke kilang Bontang, rata-rata per 31 Januari 2018 baru terpenuhi 966 MMSCFD dari target 1.108 MMSCFD. Artinya, Blok Mahakam baru memenuhi sekitar 87 persennya.

“Pemenuhan target ini sangat penting terutama untuk gas bumi. Blok Mahakam memasok gas untuk Kilang LNG Badak di Bontang. Apabila pasokan gas ke kilang ini di bawah target, penyaluran LNG tidak bisa memenuhi komitmen yang telah disepakati,” terang Wisnu. Karenanya, SKK Migas pun menegaskan siap mendukung Pertamina Hulu Mahakam untuk memastikan kinerja operasi Blok Mahakam sesuai target APBN 2018.

Mengelola Blok Mahakam disebut menjadi tantangan tersendiri bagi PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM). Direktur Hulu Pertamina, Syamsu Alam mengatakan, produksi minyak di blok ini turun lantaran kondisi reservoir sudah tua.

Kemudian, banyak muncul gas, namun fasenya sudah turun. “Tantangan ini jelas tidak mudah bagi kami. Strategi mempertahankan produksi, maka harus cepat mencari titik pengeboran baru,” ucapnya saat serah terima Blok Mahakam dengan Total E&P Indonesie, akhir tahun lalu.

Belum lagi, kata dia, sifat lahan di Blok Mahakam ini rawa-rawa dan belum lagi di offshore (lepas pantai). Tantangan yang pihaknya dapatkan bervariasi. Menurutnya, ini adalah pertaruhan besar.

“Untungnya, banyak karyawan dari Total yang stay. Harapan kami, ritme kerja mereka yang sebelumnya sudah dilakukan dapat ditularkan kepada pekerja dari PT Pertamina,” terangnya. (man2/k15)


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 07:25

WADUH..!! Baru 36 Persen Perusahaan Jamin Pekerja

BALIKPAPAN - Tingkatkepesertaan dunia usaha Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan…

Selasa, 20 Februari 2018 09:27

Pengembang Berharap Perlakuan Khusus

BALIKPAPAN - Pengembang di segmen rumah subsidi masih keberatan dengan suku bunga kredit yang diterapkan…

Selasa, 20 Februari 2018 09:23

Target Satu Juta Per Tahun Belum Tercapai

PROGRAM satu juta rumah belum terealisasi sesuai target. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat…

Selasa, 20 Februari 2018 09:17

Pengangguran Didorong Garap Sektor Nonformal

BALIKPAPAN - Selain memaksimalkan serapan industri dari investasi baru, Pemkot Balikpapan telah menyiapkan…

Selasa, 20 Februari 2018 09:16

Polytron Luncurkan Prime 7 Pro

POLYTRON tampaknya kian serius menjajal pasar smartphone nasional. Setelah Prime 7 meluncur ke pasaran…

Selasa, 20 Februari 2018 09:14

Gaya Hidup Tak Sehat Masyarakat Jadi Potensi Pasar

Pangsa pasar sektor consumer goods di Indonesia masih didominasi makanan pokok dan cepat saji. Produk…

Senin, 19 Februari 2018 07:25

Impor Barang Produksi Turun Tajam

SAMARINDA – Berbeda dengan ekspor yang melesat tajam, kinerja impor Kaltim sepanjang 2017 lalu…

Senin, 19 Februari 2018 07:24

Long Weekend, Hotel di Samarinda Perbaiki Okupansi

SAMARINDA - Momen long weekend edisi Imlek lalu membawa berkah bagi bisnis perhotelan di Samarinda.…

Senin, 19 Februari 2018 07:18

Tekan Biaya Produksi Padi, Petani Akan Kelola Kotoran Sapi

Salah satu cara membuat sektor pertanian tetap menarik adalah menjaga margin keuntungan dari si petani.…

Senin, 19 Februari 2018 07:09

Industri Makanan Beku Minim Penggarap

JAKARTA – Industri makanan beku di Tanah Air belum digarap maksimal. Padahal, jenis komoditas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .