MANAGED BY:
RABU
23 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Rabu, 07 Februari 2018 09:50
Petugas Olah TKP Hari Ini

Kasus Penganiayaan Anak Kandung, Kondisi Tersangka Diawasi

TERUS MEMBANTAH: Tersangka Gayatri berusaha menutupi wajahnya dari sorotan kamera awak media.

PROKAL.CO, SAMARINDA - Ibu muda ini tak memperlihatkan raut wajah sedih. Padahal, dia baru kehilangan anak keempatnya. Itulah sepintas tentang Gayatri (26), ibu kandung Muhammad Mifzal Pahlevi, bocah 9 bulan yang tewas dengan tubuh penuh luka.

Gayatri juga terus mengelak disebut kerap menyiksa Mifzal. Aparat penegak hukum pun memutuskan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah tersangka Gayatri, mes tempat Donny (25), suami siri Gayatri bekerja.

Bangunan kayu berdinding tripleks di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota menjadi saksi bisu. Di rumah tersebut, Mifzal diduga kerap diperlakukan tak wajar. Tubuhnya yang mungil disungsang, pipinya ditampar, hingga kulitnya yang mulus digigit.

Tangisan kerap terdengar dari balik kamar berukuran sekitar 5x4 meter. “Tangisan minta susu. Tidak punya uang, ya, dibelikan yang kaleng,” sebut Gayatri.

Bangunan itu sedikit menjorok ke dalam sekitar 25 meter dari jalan utama. Polisi bakal memeriksa seluruh isi rumah. “Ya, satu-satu diperiksa dan semua sudut bangunan,” sebut Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ilir Ipda Purwanto saat dikonfirmasi kemarin (6/2).

Nah, yang diburu petugas adalah mencari ayunan yang dimaksud Donny. Pasalnya, dari keterangan ayah tiri korban, lebam di bagian mata kiri itu akibat terjatuh dari ayunan.

Ditegaskan Purwanto, olah TKP itu untuk memperkuat bukti tambahan. “Ya, mereka masih bersikeras dengan keterangan masing-masing. Soal penyiksaan selalu ditepis,” sebut Purwanto. Hari ini, pemeriksaan tempat tinggal Donny dan Gayatri dilakukan.

Polisi juga berencana memastikan susu yang dimaksud pelaku. “Kalau sudah tahu alergi, kenapa masih diberikan yang kaleng,” imbuh perwira balok satu itu. Eks kanit Reskrim Polsek Samarinda Seberang itu , bukti-bukti tambahan itu nantinya bakal memperberat hukuman Donny dan Gayatri, ayah tiri dan ibu kandung.

Dari pantauan Kaltim Post di Polsek Samarinda Ilir, Gayatri menghuni sel perempuan seorang diri. Sedangkan Donny, bergabung dengan kriminalis lainnya. Beberapa kali perempuan 26 tahun itu terlihat bicara sendiri. Duduk, rebah, berdiri, hal itu dilakukan di dalam bilik jeruji berukuran sekitar 5x2 meter, berdinding beton tebal. Perempuan kelahiran Samarinda, 20 Januari 1992 itu tampak bingung.  

Kembali ditegaskan Purwanto, kejiwaan mereka masih normal. “Buktinya dimintai keterangan bersedia,” jelasnya. Terkait pendampingan psikiater, Purwanto menegaskan, sudah berkoordinasi. “Kami mengira, masih ada yang disembunyikan. Makanya dia (Gayatri) bukan seperti ibu pada umumnya,” pungkas Purwanto. Begitu pula dengan saksi ahli, dokter di RS Siti Aisyiyah Samarinda bakal dimintai keterangan.

Kasus yang menyeret pasangan suami-istri tersebut, polisi menjeratnya dengan UU Nomor 35/2014 tentang Perlindungan Anak, ancaman hukuman 15 tahun penjara. “Kasus ini tidak perlu dikenakan pasal berlapis. Semuanya sudah termasuk dalam UU tersebut,” pungkasnya. (*/dra/kri/k11)

 


BACA JUGA

Senin, 21 Mei 2018 10:37

Akses Batu Besaung Memprihatinkan

SAMARINDA – Puluhan kilometer Jalan Batu Besaung kurun lima tahun terakhir mengalami kerusakan…

Senin, 21 Mei 2018 10:30

Pansus Ingin Bulan Ini

SAMARINDA -Jabatan wakil wali (wawali) kota Samarinda yang lowong sejak Nusyirwan Ismail meninggal dunia…

Senin, 21 Mei 2018 10:28

Banyak Melanggar, Satpol PP Keluarkan SP1

Ramadan tahun ini sudah memasuki hari kelima. Tapi, banyak tempat hiburan umum (THU), yakni kafe, warnet,…

Senin, 21 Mei 2018 07:42

Warga Wajib Waspadai Produk Kedaluwarsa

SAMARINDA – Anggota Komisi II DPRD Kaltim Suterisno Thoha mengimbau masyarakat Kaltim untuk waspada…

Senin, 21 Mei 2018 07:41

Berjanji Maksimalkan Bantuan Anggaran

SAMARINDA – Meskipun tersisa empat tahapan pembahasan anggaran sebelum masa bakti berakhir, anggota…

Senin, 21 Mei 2018 06:45

Wajib Jual Makanan Sehat

SAMARINDA – Pasar Ramadan kembali digelar di halaman parkir Gedung Olahraga (GOR) Segiri Samarinda.…

Senin, 21 Mei 2018 06:44

Safari Ramadan Pertama di Masjid As-Syifa

SAMARINDA - Pemerintah Kota Samarinda kembali mengagendakan Safari Ramadan 1439 H.  Sasaran pertama…

Senin, 21 Mei 2018 06:43

Kadar Zakat Fitrah Tertinggi Rp 55 Ribu

SAMARINDA - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Samarinda telah menetapkan nilai zakat fitrah tahun…

Minggu, 20 Mei 2018 13:00
Bandara APT Pranoto Siap Layani Mudik Lebaran

YESS..!! Pendaratan Perdana di Bandara APT Pranoto Lancar

SAMARINDA – Bandara APT Pranoto Samarinda dipastikan diresmikan 24 Mei. Selain telah mengantongi…

Minggu, 20 Mei 2018 10:08

ASN Rumah Sakit “Seruduk” Pejalan Kaki Hingga Tewas

SAMARINDA – Suara benturan keras membuat Chairil Anwar beranjak dari peraduan. Langkah kakinya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .