MANAGED BY:
SELASA
18 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Rabu, 07 Februari 2018 09:50
Petugas Olah TKP Hari Ini

Kasus Penganiayaan Anak Kandung, Kondisi Tersangka Diawasi

TERUS MEMBANTAH: Tersangka Gayatri berusaha menutupi wajahnya dari sorotan kamera awak media.

PROKAL.CO, SAMARINDA - Ibu muda ini tak memperlihatkan raut wajah sedih. Padahal, dia baru kehilangan anak keempatnya. Itulah sepintas tentang Gayatri (26), ibu kandung Muhammad Mifzal Pahlevi, bocah 9 bulan yang tewas dengan tubuh penuh luka.

Gayatri juga terus mengelak disebut kerap menyiksa Mifzal. Aparat penegak hukum pun memutuskan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah tersangka Gayatri, mes tempat Donny (25), suami siri Gayatri bekerja.

Bangunan kayu berdinding tripleks di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota menjadi saksi bisu. Di rumah tersebut, Mifzal diduga kerap diperlakukan tak wajar. Tubuhnya yang mungil disungsang, pipinya ditampar, hingga kulitnya yang mulus digigit.

Tangisan kerap terdengar dari balik kamar berukuran sekitar 5x4 meter. “Tangisan minta susu. Tidak punya uang, ya, dibelikan yang kaleng,” sebut Gayatri.

Bangunan itu sedikit menjorok ke dalam sekitar 25 meter dari jalan utama. Polisi bakal memeriksa seluruh isi rumah. “Ya, satu-satu diperiksa dan semua sudut bangunan,” sebut Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ilir Ipda Purwanto saat dikonfirmasi kemarin (6/2).

Nah, yang diburu petugas adalah mencari ayunan yang dimaksud Donny. Pasalnya, dari keterangan ayah tiri korban, lebam di bagian mata kiri itu akibat terjatuh dari ayunan.

Ditegaskan Purwanto, olah TKP itu untuk memperkuat bukti tambahan. “Ya, mereka masih bersikeras dengan keterangan masing-masing. Soal penyiksaan selalu ditepis,” sebut Purwanto. Hari ini, pemeriksaan tempat tinggal Donny dan Gayatri dilakukan.

Polisi juga berencana memastikan susu yang dimaksud pelaku. “Kalau sudah tahu alergi, kenapa masih diberikan yang kaleng,” imbuh perwira balok satu itu. Eks kanit Reskrim Polsek Samarinda Seberang itu , bukti-bukti tambahan itu nantinya bakal memperberat hukuman Donny dan Gayatri, ayah tiri dan ibu kandung.

Dari pantauan Kaltim Post di Polsek Samarinda Ilir, Gayatri menghuni sel perempuan seorang diri. Sedangkan Donny, bergabung dengan kriminalis lainnya. Beberapa kali perempuan 26 tahun itu terlihat bicara sendiri. Duduk, rebah, berdiri, hal itu dilakukan di dalam bilik jeruji berukuran sekitar 5x2 meter, berdinding beton tebal. Perempuan kelahiran Samarinda, 20 Januari 1992 itu tampak bingung.  

Kembali ditegaskan Purwanto, kejiwaan mereka masih normal. “Buktinya dimintai keterangan bersedia,” jelasnya. Terkait pendampingan psikiater, Purwanto menegaskan, sudah berkoordinasi. “Kami mengira, masih ada yang disembunyikan. Makanya dia (Gayatri) bukan seperti ibu pada umumnya,” pungkas Purwanto. Begitu pula dengan saksi ahli, dokter di RS Siti Aisyiyah Samarinda bakal dimintai keterangan.

Kasus yang menyeret pasangan suami-istri tersebut, polisi menjeratnya dengan UU Nomor 35/2014 tentang Perlindungan Anak, ancaman hukuman 15 tahun penjara. “Kasus ini tidak perlu dikenakan pasal berlapis. Semuanya sudah termasuk dalam UU tersebut,” pungkasnya. (*/dra/kri/k11)

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 17 Desember 2018 10:07

Target Menurunkan Persentase Pengangguran Belum Tercapai

SAMARINDA - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kaltim menargetkan…

Senin, 17 Desember 2018 09:31

Pemprov Harus Tegas

SAMARINDA–Pemerintah wajib mengevaluasi kinerja kontraktor pembangunan Jembatan Mahkota IV alias…

Senin, 17 Desember 2018 06:00

KENAPA SIH..?? Lima Anggota DPRD Samarinda Itu Kukuh Ngga Mau di PAW

SAMARINDA – Pergantian antarwaktu (PAW) lima penghuni Basuki Rahmat, sebutan…

Minggu, 16 Desember 2018 22:15

Berawal dari Gugatan Konstituen yang Ngaku Ngga Rela karena Wakilnya Mengundurkan Diri

SAMARINDA – Kisruh pergantian antarwaktu (PAW) lima anggota DPRD Samarinda…

Minggu, 16 Desember 2018 08:13

WADUH..!! Sungai Mahakam Masih Tak Aman

SAMARINDA – Sungai Mahakam memiliki panjang sekitar 920 kilometer (km).…

Sabtu, 15 Desember 2018 17:22

Dilelang Bank, Bangunan Hotel Mercure dan Ibis Samarinda Terjual

SAMARINDA - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Timur Dwi…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:14

HAAWWW, KENAPA NI...??? Gubernur dan Wakil Kota Dipolisikan

SAMARINDA  –  Surat pemberhentian lima anggota dewan yang dikeluarkan Senin…

Jumat, 14 Desember 2018 12:53

Sambut Natal dan Tahun Baru, Dishub Kaltim Pasang 12 Plang Jalan Alternatif

SAMARINDA - Sebanyak 12 plang petunjuk jalan alternatif menuju Bandara…

Jumat, 14 Desember 2018 11:00

SUDAH DIDUGA..!! Target Jembatan Kembar Diprediksi Meleset

SAMARINDA - Target penyelesaian Jembatan IV Mahakam atau jembatan kembar…

Jumat, 14 Desember 2018 10:16
Untuk Pertama Kalinya, Penumpukan Penumpang Terjadi di Bandara APT Pranoto

Lengkapi Dong Fasilitas Penerbangan Malam di Bandara APT Pranoto, Biar Ngga Kayak Gini....

SAMARINDA- Untuk pertama kalinya, penumpukan penumpang terjadi di Bandara APT…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .