MANAGED BY:
SELASA
18 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Senin, 05 Februari 2018 08:20
Hiburan Sehat dan Tingkatkan Kekompakan

Menjajal Olahraga Woodball Bersama Istri Pangdam VI/Mulawarman

GIATKAN OLAHRAGA: Ossy Sonhadji saat melakukan pukulan terakhir bola woodball di bibir gawang.(kp)

PROKAL.CO, Ada sensasi tersendiri ketika memainkan olahraga woodball. Harus sabar dan tenang sebelum bola dipukul. Hingga akhirnya senyum terkembang menikmati proses permainan.   

SERUPA golf, woodball merupakan permainan yang dipilih Ossy Sonhadji. Istri dari Pangdam VI/Mulawarman tersebut tampak mahir mengayunkan mallet, yakni stik pemukul dalam permainan woodball. Tongkat pemukul berbentuk T. Kepala mallet menyerupai bentuk botol. Mallet bisa terbuat dari kayu maupun fiberglass. Harganya mulai dari Rp 750 sepaket (stik, bola dan gawang (gate)) hingga jutaan rupiah.

Dalam seminggu, setidaknya permainan tersebut dilakukan. Bersama anggota Persit Kartika Chandra Kirana Daerah VI Mulawarman. Seperti beberapa hari lalu, ketika dia bermain di lapangan Makodam VI/Mulawarman, para istri dari prajurit TNI AD tersebut menikmati suasana pagi sembari bermain woodball. Rutinnya ada 40-50 orang yang bermain.

Perempuan bernama lengkap Susi Prihartini ini mengambil ancang-ancang. Bola kayu seukuran kepala orang dewasa tersebut diletakkan di titik start. Sebelum hitungan ke sepuluh dia mengambil napas, memukulkan mallet ke permukaan bola. Pukulan pertamanya itu mencapai 4 meter. Mata dan senyumnya tampak puas. Setelah itu, beberapa pemain bergantian mengambil posisi. 

Berbeda dengan lapangan golf,  salah seorang pemandu permainan, Nurdin Joko, mengatakan, woodball dapat dilakukan di lapangan umum. Hal yang membedakan lagi adalah tepi jalur lapangan diberi batas. Dibuat sekat-sekat menggunakan seutas tali, lapangan tersebut dibagi menjadi beberapa fairway. Masing-masing memiliki lebar tiga meter serta panjang 30 meter sampai 120 meter. “Bola yang keluar dari jalur akan dinyatakan keluar, atau OB (out of boundary),” ucapnya.

Meski tidak terdapat bunker ataupun kolam seperti di lapangan golf, area woodball di Lapangan Makodam tersebut tetap memiliki rintangan alami. Seperti gundukan tanah, rumput, hingga akar pohon yang menjadi tantangan para pemain. Tantangan lain, area woodball tidak hanya lurus tapi juga melengkung mengikuti kondisi tanah. Gawang (gate) yang semua bahannya terbuat dari kayu diletakkan di ujung fairway. Lebar gawang tak lebih dari 10 cm.

Seperti halnya permainan golf, pemain yang dapat melakukan stroke (istilah memukul bola dalam woodball) paling sedikit yang mampu menjadi pemenang. Hasil akhir ditentukan oleh jumlah hitungan pukulan/poin. Poin akan di akumulasi setelah menyelesaikan pertandingan. Mulai fairway pertama sampai dengan fairway ke dua belas, Ossy melaluinya dengan baik. Berjalan selama empat jam. Ossy menempati posisi ketiga dengan total 77 pukulan.

Perempuan yang telah bermain woodball sejak tiga tahun terakhir ini pun menambahkan, pelajaran paling berharga dari permainan woodball ialah kesabaran dan ketenangan. Itu sangat membantu kaum hawa dalam membangun keluarga. Tidak sekadar pembinaan, lewat woodball dirinya merasakan hubungan kuat dengan sesama istri prajurit lainnya. Serta memelihara rasa kebersamaan yang menjaga kekompakan dalam menjalankan tugas persit.

Ossy menuturkan, woodball dapat dimainkan oleh siapa pun. Begitu giat melakukan woodball, dia berharap cabang olahraga ini dikembangkan oleh masyarakat. Khususnya atlet-atlet muda, agar nantinya, dapat mewakili Indonesia di tingkat internasional. “Woodball tidak sekadar hiburan, tapi sangat cocok dimainkan bagi mereka yang sudah berusia 40 tahun ke atas, termasuk bagi ibu-ibu Persit. Agar selalu tampak segar bugar dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari,” tutupnya. (*/lil/one/k18)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 18:08

Tol Balikpapan-Samarinda Tak Kunjung Selesai, Wali Kota Ngaku Kerap Digunjingkan Orang Kalsel

BALIKPAPAN- Tol trans-Kalimantan hingga saat ini tak kunjung selesai. Tol…

Jumat, 14 Desember 2018 07:42

Pengusaha Diberi Waktu 2 Bulan

BALIKPAPAN - Tiga poin pelanggaran ditemukan pada kasus limbah di…

Kamis, 13 Desember 2018 09:00
Latihan Skala Besar PHM Menghadapi Situasi Darurat

SUDAH SIAP..!! Jika Ada Kebocoran Pipa, Ini yang Dilakukan PHM

BALIKPAPAN – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) selaku operator Wilayah…

Senin, 10 Desember 2018 07:57

Dinas PU Siapkan Desain Pagar

BALIKPAPAN – Sudah tiga nyawa melayang akibat terseret air bah…

Senin, 10 Desember 2018 07:40

Larangan Plastik di Tempat Umum Diterapkan Tahun Depan

BALIKPAPAN - Peraturan Daerah (Perda) terkait larangan penggunaan kantong plastik…

Minggu, 09 Desember 2018 07:18

Terus Berulang, Saran Buat Pagar

PROSES pencarian Amin, bocah delapan tahun yang hanyut di drainase,…

Minggu, 09 Desember 2018 07:13

LIPI Evaluasi Kebun Raya

BALIKPAPAN - Status Kebun Raya Balikpapan (KRB) masih menjadi kewenangan…

Minggu, 09 Desember 2018 07:10

Polda Antisipasi Potensi Penimbun BBM

BALIKPAPAN – Pembatasan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya…

Sabtu, 08 Desember 2018 06:49

Pemkot Dianggap Tak Punya Taji

BALIKPAPAN  –  Pemkot Balikpapan dianggap tak punya taji. Mengatasi masalah…

Jumat, 07 Desember 2018 07:57

Korban Jiwa Pembakaran Rumah Bertambah

BALIKPAPAN - Setelah bertahan hidup selama tiga hari, Garini (55),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .